Cinta Berselimut Dendam

Cinta Berselimut Dendam
Kejutan Manis


__ADS_3

alarm dihandphone Rosie berdering, dengan sedikit malas Rosie mulai membuka mata dan menggerakkan bagian tubuhnya, untuk beberapa saat Rosie hanya berbalik kekanan dan kekiri sampai akhirnya dia membulatkan tekad untuk bangun lebih awal hari ini. dia ingin datang lebih awal ke kantor karena banyak hal yg harus dia pelajari dengan cepat.


Rosie bukanlah wanita bodoh, dia cukup pintar dan cekatan. hal itulah yg membuat dia lulus interview dan mendapatkan pekerjaan nya saat ini namun sebagai karyawan baru Rosie tentu harus belajar banyak.


setelah selesai mandi dan berganti pakaian Rosie bergegas menuju ruangan utama, disana dia bertemu ibu Darmi dan mencium tangannya untuk meminta izin berangkat.


"kenapa pagi sekali kau sudah bersiap berangkat kerja Ros..??" Darmi


"Iya ibu, agar tidak telat selain itu biar aq bisa sedikit belajar sebelum yg lainnya datang" Rosie


"ibu akan siapkan sarapanmu dan bekal makan siangmu, tunggulah sebentar. tidak baik pergi bekerja dengan perut kosong" Darmi

__ADS_1


"jangan repot ibu, masih banyak yg harus ibu kerjakan, aq akan menyiapkan sendiri sarapanku.... ibu aq minta maaf karena tidak bisa membantu banyak untuk urusan disini semenjak aq bekerja" Rosie


"hussh.. apa yg kau bicarakan, kau sudah cukup lelah dengan pekerjaanmu dan lagian ibu masih punya banyak bantuan disini. beberapa adikmu sudah mulai mandiri dan juga bisa membantu ibu sekarang jadi tidak ada kerjaan yg cukup berat saat ini. segeralah berangkat ibu akan membereskan sisanya nanti" Darmi


"terima kasih ibu, aq berangkat ya. mohon doakan aq" Rosie


"hati2 dijalan Rosie dan fokuslah bekerja untuk masa depanmu, aq akan selalu berdoa yg terbaik untukmu" Darmi berseru saat melihat Rosie berlari menuju taksi yg menjemputnya


taksi berhenti tepat didepan pintu masuk kantor, setelah membayar dan mengucapkan terima kasih Rosie bergegas masuk kedalam gedung tersebut. sesampai dilantai kantor suasana masih sepi karena jam kantor akan dimulai 1 jam lagi, Rosie masih mempunyai banyak waktu untuk memeriksa beberapa file sebelum yg lain datang.


"permisi,.. paket kiriman untuk nona Rosie" Kurir

__ADS_1


"wow...!!! buket bunga yg sangat cantik..!! untukmu Rosie,... kau sangat beruntung pasti yg mengirimkan nya sangat tergila gila padamu" Dian


Rosie sangat terkejut dan tidak menyangka bahwa buket bunga cantik itu untuknya


"siapa yg mengirimkan nya, hari ini bukan hari istimewa dan aq belum memberitahu Meigie bahwa aq sudah mulai bekerja"


"eeh.. terima kasih pak, tapi boleh saya tahu siapa pengirim bunga ini" Rosie


"maaf nona informasi pengirim nya tidak dicantumkan dalam data pengiriman saya, mungkin nona bisa langsung melihat dari pesan yg tertulis disana" Kurir


membaca pesan yg tertulis disana pipi Rosie langsung merona, Donna dan Dian langsung melontarkan kalimat kalimat pujian dan candaan mengenai siapa orang yg sangat romantis mengirimkan bunga2 cantik tersebut, menurut mereka Rosie gadis yg beruntung baru bekerja sudah memiliki penggemar yg sangat romantis.

__ADS_1


"aq akan mengucapkan terima kasih nanti.. klo saja mereka tahu siapa pengirimannya mungkin akan ada banyak gosip yg beredar. lebih baik aq pura2 tidak tahu saja. ada baiknya sampai aq siap untuk bercerita kepada mereka, lagian aq tidak mau nanti mereka berpikir bahwa aq terlalu percaya diri dan sok cantik. lebih baik begini, tidak ada yg tahu mengenai hal ini" Rosie


"aq berharap ini bukan dari dia... karena klo memang dia maka Rosie tak tahu apa yg sedang dihadapinya. semoga tidak ada hal buruk yg terjadi padanya. dia gadis yg baik" Donna


__ADS_2