
aq tiba di Cafe Luna pukul 13.05 disaat cafe masih belum banyak pengunjung, masih ada 25 menit lagi sebelum jam kerjaku dimulai. aq berjalan menuju ruang khusus untuk staff dan mengambil celemek khusus yg disediakan bagi kami para pelayan cafe. setelah memasang celemek dan memastikan penampilanku maka aq bergegas menuju bagian depan cafe dimana aq bertugas melayani para tamu yg menghabiskan waktu untuk makan atau hanya minum kopi sambil berbincang. hari ini seperti hari hari biasa aq bekerja pada akhir pekan, kuikat rambut ikal ku agar tidak menggangu ku pada saat bekerja dan ku usapkan lipstick tipis berwarna merah muda agar tidak terlalu mencolok dan membuat wajahku terlihat lebih segar, "aq siap berjuang" kataku dalam hati.
sesampainya di service area kulihat Mr. Peter sedang berdiri di area kasir dan berbincang dengan salah satu staff paruh waktu seperti ku bernama Janet. kuputuskan untuk mendekati dan menyapa mereka berdua sebelum mulai bekerja walaupun sebenarnya aq masih memiliki 15 menit untuk bersantai.
"good afternoon Mr. Peter, hi Janet. apa kabar kalian hari ini" sapa ku
"oh hi gadis bulan mei akhirnya kau datang, kami sedang menunggu kehadiranmu" Mr. Peter,
dia selalu menyebut ku dengan nama gadis bulan mei atau May Girl yg terdengar seperti My Girl. dan aq senang dengan panggilan tersebut karena bagiku dia seperti figur seorang ayah yg tidak pernah kumiliki.
__ADS_1
"hi mei, i am good. bagaimana dengan dirimu sendiri" Janet
"I am good, can't wait to rock and roll" balasku sambil berseringai.
mereka berdua tertawa hampir bersamaan mendengar jawabanku, kami tahu pada hari jumat di akhir pekan biasanya pengunjung Cafe Luna akan meningkat dari biasanya, walaupun kadang melelahkan namun kami selalu bahagia bila banyak orang berkunjung ke Cafe Luna ketimbang sepi dan kami menjadi bosan.
Sudah ada beberapa meja telah diisi oleh customer yg memesan makan siang, sepertinya mereka sudah selesai makan dan menunggu sedikit waktu untuk hidangan penutup yg sedikit manis ditemani kopi atau teh. Mr. Peter setelah menjelaskan beberapa point tentang pekerjaan kami dia kembali ke area kasir dan dapur untuk memastikan semua siap pada saat nanti gelombang pelanggan datang.
tanpa terasa sudah hampir 1 setengah jam kami bekerja dan keadaan cafe sudah mulai rame dipenuhi pelanggan yg baru pulang dari tempat kerja maupun beberapa mahasiswa yg datang untuk menghabiskan waktu ngobrol dengan teman sambil menikmati hidangan manis dan kopi maupun teh.
__ADS_1
aq mengenali beberapa dari mereka karena mereka juga satu kampus denganku, kusapa mereka sewajarnya dan mulai membagikan menu makanan agar mereka bisa memilih apa yg mereka inginkan untuk dipesan, aq meninggalkan mereka dengan menu dan berjanji akan kembali 5 menit kemudian untuk kembali mengambil pesanan makan mereka dan mereka menyetujui nya.
pada saat keadaan sudah hampir diluar kendaliku dan janet datanglah 2 super hero penyelamat hidup kami. Jack dan Sam mereka adalah staff tetap di Cafe Luna. mengetahui bahwa kami sudah mulai kewalahan menghadapi para tamu dan pesanannya secepat kilat mereka terjun ke service area membantu kami. akhirnya aq dan janet bisa sedikit bernafas lega.
"apa kabarmu may girl" sapa jack sembari tersenyum lebar
"you are late, kalian telat" kataku sambil melotot dan cemberut berpura pura kesal kepada mereka berdua
mereka tertawa lepas bersamaan mendengar protesku
__ADS_1
"kami sengaja karena kami suka melihat kau marah dan melotot dengan mata indahmu itu" kata Sam menimpali sikap pura pura marahku.
akhirnya kami tertawa berbarengan sambil berlari lari kecil diantara meja meja pelanggan.