
Kaki Donna serasa gemetaran saat mendengar seseorang berbicara disambungan telepon pagi ini, tangannya berkeringat dan wajahnya menjadi pucat pasi saat menutup panggilan telepon tersebut.
"Donna apakah kau baik2 saja..??" Dian
"tidak.. aq rasa aq tidak baik2 saat ini.., Dian.. Rosie meninggal tadi malam" Donna
"apa...!!! kenapa..?? karena apa..??" Dian
"aq tidak tahu.. aq tidak menanyakan detail nya, aq harus melapor dulu kepada pihak kepegawaian bisakah nanti kau menghubungiku apabila tuan muda Adrian sudah datang" Donna
"baiklah.. aq akan meneleponmu saat dia sudah didalam kantornya" Dian
Donna bergegas menuju departemen kepegawaian dan memberikan laporan mengenai keadaan Rosie. beberapa saat setelah dia kembali tuan muda Adrian tiba dikantor diiringi oleh tuan Aris seperti biasa Donna dan Dian mengucapkan salam. Donna berjalan dibelakang Aris memasuki ruangan Adrian.
"tuan muda saya membawa berita buruk pagi ini, Rosie meninggal dunia tadi malam" Donna
"apa..!! apa yg kau bilang..??, Rosie meninggal..!!?" Adrian
__ADS_1
"benar tuan saya mendapatkan kabar beberapa saat yg lalu.." Donna
"apa yg terjadi padanya..??" Adrian
"saya tidak mengetahui sebabnya namun menurut keluarga nya Rosie akan dimakamkan sore ini" Donna
"batalkan seluruh jadwal meetingku hari ini, kita akan datang ke pemakaman Rosie sore ini" Adrian
"baik tuan saya akan segera lakukan, saya permisi dulu" Donna beranjak keluar dari ruangan Adrian.
"saya akan mencari tahu mengenai hal ini tuan, saya akan segera kembali membawa kabar" Aris
beberapa jam berselang Aris kembali ke kantor Adrian membawa semua informasi yg didapatkannya.
"tuan muda saya mendapatkan informasi bahwa ini dia meninggal karena kekurangan darah, saya rasa ini adalah bunuh diri karena hal ini dilaporkan ke kantor polisi namun pihak keluarga tidak meminta untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut" Aris
"bunuh diri...!!?? ini aneh sekali, selama dia bekerja hampir setahun aq tidak melihat dia adalah tipe yg akan akan mudah menyerah dan membunuh dirinya sendiri" Adrian
__ADS_1
"saya akan coba mencari tahu lebih dalam lagi, kemungkinan saya akan bertanya beberapa hal kepada Donna dan Dian mengenai hal ini, saya rasa mereka pasti memiliki beberapa detail yg bisa menjelaskan alasan gadis itu bunuh diri. sangat disayangkan padahal dia sangat muda dan berbakat" Aris
"kau benar.. baiklah segeralah bersiap kita akan menghadiri pemakaman nya. katakan kepada Donna untuk memesan rangkaian bung bela sungkawa dan kita akan berangkat kepemakaman dalam 30 menit lagi." Adrian
"baik tuan" Aris
rombongan Adrian datang pada saat Rosie telah berada di dalam kubur, setelah bertemu dengan wali dari Rosie dan menyerahkan sejumlah sumbangan Adrian dan staff bersiap kembali kemobil saat itu dia melihat seorang wanita yg tampak lemas dan dipapah oleh suaminya. Adrian merasa pernah bertemu dengan wanita itu tapi dia menepis pikiran tersebut dan bergegas memasuki mobil dan pergi menuju kantornya.
didalam mobil Adrian kembali berpikir kira2 apa yg menyebabkan Rosie nekat mengakhiri hidupnya.
"Aris selidiki mengenai masalah kematian Rosie, aq merasa ada sesuatu yg ganjil dan perasaanku mengatakan ada sesuatu, segera laporkan kepadaku" Adrian
"baik tuan muda saya akan mulai mencari tahu esok" Aris
sesampainya di kantor Adrian memerintahkan Donna untuk mengumumkan mengenai kematian Rosie kepada staff dan departemen yg selama ini bekerja dengan nya.
disisi lain didalam salah satu ruangan perkantoran itu seseorang sedang merenung dan resah, hatinya serasa tercabik dan penyesalan timbul namun sudah sangat terlambat.
__ADS_1