
dalam beberapa minggu terakhir ini hampir setiap hari Rosie menerima kiriman bunga dari seseorang yg tidak dikenal, gosip pun mulai terdengar disela sela jam makan siang dan ruang2 perkantoran gedung Sanjaya Putra. tentu saja banyak yg iri dan nyinyir pada saat karyawan baru menjadi trending topik di kantor.
#terima kasih buket bunga cantiknya.. saya rasa sekarang sudah cukup banyak tuan. mohon berhenti mengirimkan nya..# Rosie
#kenapa.. apa kau tidak suka dengan bunga yg kukirim# Anton
#bukan begitu.. tentu saya sangat suka, hanya saja ini sudah terlalu banyak saya tidak tahu harus meletakkan nya dimana lagi, ruangan kantor hampir penuh dengan bunga2, kami merasa seperti sedang bekerja ditaman bunga" Rosie
#baiklah aq akan berhenti, tapi dengan satu syarat kau harus mau makan malam denganku.. # Anton
__ADS_1
#tuan muda bukannya saya tidak mau, hanya saja saya merasa kurang pantas untuk hal hal seperti ini. saya rasa saya kurang pantas menemani tuan untuk bersantap malam# Rosie
#itu hanya pendapat pribadimu, bukan pendapatku. bagiku suatu keberuntungan apabila bisa menemanimu makan malam.. aq tunggu setelah jam kerja usai ok...# Anton
#baik tuan muda.. apakah saya memiliki pilihan lain selain ini# Rosie
#makan malam atau kau akan menerima bunga sepanjang hidupmu# Anton sambil tersenyum kecil
belum saatnya orang2 tahu mengenai hal ini, cukup dia, tuhan dan tentu saja meigie yg tahu perihal hati nya yg mulai berbunga mewangi oleh perhatian yg diberikan Anton kepadanya.
__ADS_1
jam kerja masih akan berakhir 30 menit lagi namun hati Rosie sudah terasa tidak karuan, beberapa kali dia kehilangan fokus dan mendapat teguran dari Donna. dia berharap tidak ada sesuatu hal sehingga dia bisa pergi secepatnya. satu pesan masuk.
#aq tunggu kau didepan gedung ya..# Anton
#tuan ada baiknya saya naik taksi saja, tolong diinfo kemana saya harus datang karena saya tidak ingin orang2 melihat dan mulai menyebar gosip# Rosie
#baiklah datanglah kerestaurant sushi di pusat kota aq akan menunggumu disana# Anton
Rosie bergegas masuk kedalam taksi dan meminta sopir untuk menuju restaurant yg Anton sebutkan, sesampai disana dia melihat Anton berdiri dan melambaikan tangannya, Rosie berjalan menuju meja, tak berselang lama jarak mereka semakin mendekat Anton memegang tangan Rosie dan mencium pipi kiri nya. Rosie merasa kaku seperti batu merasakan ciuman lembut dipipi nya. wajahnya langsung merona dan dia menjadi gugup. Anton menarik kursi dan mempersilahkan Rosie untuk duduk.
__ADS_1
makan malam berjalan cukup lancar dan normal, pembicaraan mengalir dengan santai membahas mengenai kehidupan pribadi masing2, tak jarang mereka tergelak bersama dan pipi Rosie semakin sering merona karena tersipu malu. Malam ini Malam yg sangat Indah.