Cinta Berselimut Dendam

Cinta Berselimut Dendam
Hati yang Berbunga


__ADS_3

Rosie tiba di Rumah Kasih langsung menuju kamarnya dan menghempaskan tubuhnya di tempat tidurnya, dia merasa cukup lelah dengan semua pekerjaan dikantor dan semua kejadian yg sedikit ganjil dan mengusik hatinya. Dia tak habis pikir dengan kelakuan kedua boss besar dikantornya hari ini, yg satu begitu hangat dan penuh perhatian sedangkan yg satu dingin bagaikan gunung es jutaan tahun.


"Adrian sangat tampan menurutku namun tatapan dinggin nya membuatku seperti beku dan menusuk dalam menelisik pikiranku, aq kawatir apakah dia bisa membaca pikiran orang yg dia ajak bicara ya.. karena rumor yg beredar dia adalah pengambil keputusan yg ulung. dia sangat terkenal dikalangan para pebisnis karena langkah langkah cermatnya dalam menjalankan semua proyek dan lini bisnisnya. tak bisa dipungkiri perusahaan Sanjaya Putra berkembang pesat dibawah pimpinan nya.


dan yg satu begitu hangat dan romantis, Anton juga tampan namun ada rumor bahwa dia terkenal flamboyan dan penghancur hati wanita.. yaah memang dia pantas seperti itu karena wajah dan kantong nya memadai untuk dia merayu wanita, klo dipikir wanita mana yg tidak akan bahagia bersanding dengannya" Rosie tersenyum senyum sendiri dengan pikiran pikiran yg melintas dibenak nya sampai dia terkejut dengan ketukan di pintu kamarnya.


"ya..." Rosie


"kak ini aq Rangga, ibu menanyakan apakah kakak akan makan bersama kami atau masih mau beristirahat" Rangga


"aq akan mandi dan segera kesana untuk makan dik, silahkan kalian mulai makan tanpaku" Rosie


"ok" Rangga

__ADS_1


Rosie segera beranjak ke kamar mandi, "rasanya mandi air dingin akan membuat tubuh agak lebih segar"


beberapa saat kemudian Rosie sudah bersiap untuk makan, Ibu Darmi dan adik adik Rumah Kasih sudah ada beberapa yg mulai makan mendahuluinya.


"duduklah disini Rosie, segeralah makan dan kembali beristirahat, kau tampak lelah. bagaimana pekerjaan mu apakah sangat berat" Darmi


"tidak bu, biasa saja karena awal awal kerja memang begini aq memang harus berusaha keras" Rosie


Rosie dan ibu Darmi saling bertatapan, mereka berdua tahu bahwa itu memang benar, anak2 Rumah Kasih adalah anak2 yatim piatu dan anak2 yg tidak diinginkan kehadirannya didunia ini, rumah ini adalah rumah yg memberikan mereka makan, tempat tinggal dan kasih sayang layaknya sebuah keluarga buat mereka. namun mereka tidak bisa selamanya tinggal disana ada saatnya mereka bisa berdiri dan mandiri maka mereka akan pergi dan memberikan tempat mereka pada anak2 lain yg juga tidak beruntung.


"kemungkinan 3 bulan lagi Rangga, karena kakak harus mempersiapkan semuanya" Rosie


"akan sangat berbeda tempat ini tanpamu, pertama kakak Meigie dan sekarang kamu" Rangga

__ADS_1


"jangan kawatir adikku sayang aq akan sering berkunjung, nanti gaji pertama kakak akan kita bikin syukuran ya sama yg lainnya" Rosie


"sudah sudah ayo cepat makan, lagian kakakmu Rosie masih dikota ini. kapanpun kau mau kau bisa menemuinya nanti" Ibu Darmi


setelqh selesai makan, membantu membersihkan peralatan dan menyiapkan seluruh keperluan adik2 kecilnya untuk sekolah besok Rosie pamit untuk beristirahat.


sesampainya dikamar dia melihat handphone nya berkedip, saat dia membukanya terdapat 11 misscall dan 1 pesan dari Anton.


jantung Rosie bergetar pada saat dia membaca pesan text tersebut.


#aq memikirkanmu# Anton


Rosie tersenyum kecil, ada sesuatu yg hangat dalam hatinya saat membaca pesan tersebut, tanpa disadarinya pipi nya berubah warna merona entah kenapa dadanya serasa dipenuhi oleh aroma bunga.

__ADS_1


__ADS_2