Cinta Berselimut Dendam

Cinta Berselimut Dendam
Target Misi Pertama


__ADS_3

kuperiksa kembali surat lamaran kerja elektronik yg telah kususun, setelah yakin semuanya bener aq segera mengirimkan nya. aq berharap mendapatkan jawaban baik dari perusahaan itu.


setelah mengetahui bahwa kemungkinan Rosie bunuh diri adalah bayi yg ada didalam kandungan nya, aq mulai mencari beberapa informasi ditempat Rosie dulunya tinggal, tak bisa kudapatkan banyak informasi karena aq bukanlah seorang polisi yg membawa surat resmi dan lencana untuk meng interogasi setiap orang digedung tempat Rosie tinggal.


pemilik gedung tidak banyak membantu karena dia jarang ada disana dan beberapa tetangga yg bisa ditanyai hanya memberikan sedikit informasi yg tidak terlalu penting bagiku. maka kuputuskan untuk mencari tahu dari tempat Rosie bekerja dahulu dan satu2 cara adalah melamar pekerjaan dengan posisi yg pernah Rosie lakukan disana, sebagai sekretaris di kantor Sanjaya Putra group.

__ADS_1


kuterima kabar baik seminggu kemudian via telepon, seseorang dari bagian kepegawaian menghubungiku dan memintaku untuk janji temu. segera kupersiapkan semua yg sekiranya kuperlukan.


aq melangkah keluar dari taksi pagi itu, masih ada waktu 1 jam lagi sebelum janji temu, aq sengaja datang lebih awal agar memiliki waktu melihat2 sebelumnya. Gedung Sanjaya Putra group berdiri dengan kokoh, aq segera masuk dan melaporkan apa keperluanku dibagian penerimaan tamu, mereka memberiku satu kartu pas yg bisa kugunakan untuk masuk dan menggunakan lift sesuai dengan kartu yg tertera.


aq tiba dilantai 18 bagian kepegawaian, disana kutemui seorang wanita paruh baya yg tampak ramah dan modis, kuucapkan salam dan kuutarakan maksud dan tujuanku datang. dia tersenyum ramah dan mengantarku masuk kesalah satu ruangan yg didalamnya terdapat beberapa kursi, dia memberiku satu lembar kertas formulir data pribadi yg segera kuisi. wanita itu memintaku menunggu sebentar lagi sebelum sesi tanya jawab akan berlangsung.

__ADS_1


sudah hampir seminggu namun belum ada panggilan kembali dari kantor Sanjaya Putra group. aq sudah hampir putus asa sampai kudengar nada sms masuk, dengan malas kubuka sms tersebut dan ku meloncat kegirangan. aq harus bersiap untuk datang lagi ke kantor Sanjaya Putra group.


kulangkahkan kakiku kembali ke gedung yg berdiri dengan kokoh itu, sesuai dengan prosedur aq kembali berhadapan dengan bagian kepegawaian. ternyata tidak seperti yg aq sangka sebelumnya, mereka tidak menawariku pekerjaan sebagai sekertaris oleh karena pengalaman kerjaku yg minim. namun mereka mau aq bekerja di divisi kepegawaian. awalnya aq agak bimbang namun apabila aq menolak maka tidak ada jalan lain untuk mengetahui siapa pria yg membuat Rosie harus pergi membawa bayinya bersamanya.


kuterima tawaran pekerjaan tersebut dan mereka meminta ku langsung datang bekerja esok hari. aq dibawa keruangan lain untuk difoto dan dibuatkan kartu tanda karyawan yg bisa kugunakan sebagai kartu akses memasuki gedung Sanjaya Putra group.

__ADS_1


kutatap kartu pegawai yg ada ditanganku saat didalam taksi menuju perjalanan pulang, kuberbisik dalam hati memohon kepada Tuhan dan Rosie agar dibantu dan dimudahkan kedepannya.


__ADS_2