Cinta Berselimut Dendam

Cinta Berselimut Dendam
Istirahat Makan Siang


__ADS_3

Mobil berhenti didepan gedung perkantoran group Sanjaya Putra.


"pak Hendra pulang saja nanti kak Adrian yg akan mengantar saya pulang setelah makan siang, dan bisa bantu saya untuk mampir ke perpustakaan umum untuk pengembalian buku yg sudah lumayan lama saya pinjam. kemungkinan bapak akan m membayar denda ini bawa dulu uang buat jaga jaga saja" Melda


"baik nona muda" Pak Hendra


Melda bergegas memasuki gedung yg menjulang tinggi tersebut, 2 orang satpam yg bertugas di pintu masuk segera menyapanya dengan ramah sesaat setelah Melda memasuki ruangan, karena memiliki kartu pass khusus maka Melda bisa dengan mudah untuk keluar dan masuk gedung perkantoran tersebut, para tamu yg bukan bagian dari perusahaan haruslah mendaftarkan diri di bagian front office sebelum bisa naik untuk tujuan yg dikehendaki karena lift disana hanya bekerja dengan perintah personal yg memiliki kartu kode akses yg dimiliki karyawan Sanjaya Putra enterprises.


Melda memasuki lift, memindai kartu yg dimilikinya dan menekan tombol lantai 25, lantai paling atas yaitu kantor dari Presiden Direktur Utama Sanjaya Putra enterprises yg tak lain adalah Adrian kakak ke-2 nya. sesampainya dilantai 25 oleh karena dia malas maka dia menelepon kakak tercintanya dan mengatakan dia tidak ingin masuk ke dalam ruangan dan akan menunggu Adrian di loby depan lantai 25.


tak lama kemudian Adrian muncul di iringi oleh Pak Aris asisten pribadi merangkap body guard kakak tercintanya berjalan dengan gagah dibelakang.

__ADS_1


"dengar2 pak aris ini adalah mantan tentara khusus yg terlatih, tapi sepertinya benar kalau dilihat dari cara jalan dan dia bertingkah. kakak tidak salah memilih siapa orang yg harus melindunginya" Melda


"lama ihhh, kakak sibuk yaa... aq menggangu ga seh, klo emang sibuk mending cancel saja ya makan siangnya. nanti bisa cari taksi online deh pulang" Melda


"hi peri kecil klo aq sibuk aq pasti ga akan keluar ketemu kamu, yukks kita pergi. btw kita makan sushi ajah ya, ada restaurant sushi yg baru kita resmikan 2 minggu lalu. kakak pengen tahu bagaimana kualitas pelayanan dan makanan mereka" Adrian


"apa nama restaurantnya..!???" Melda


"Sky Sushi" Adrian sambil mengerling kepada Melda.


beberapa saat kemudian mereka telah sampai dan menuju meja yg telah dipesan oleh Adrian, setelah memesan menu yg mereka mau sambil menunggu pesanan minuman dan makanan mereka mulai bercerita tentang kegiatan masing2 setelah berpisah pagi ini.

__ADS_1


"apa kau sudah menelepon ayah ibu hari ini" Adrian


"belum, emang kenapa kak" Melda


"ibu meminta ku pergi ke Melbourne untuk mewakili mereka menghadiri pesta ulang tahun perkawinan paman Roger dan bibi Melati" "aq berpikir tumben aq yg diminta biasanya selalu Anton yg akan datang di acara2 seperti itu" Adrian


"ha..ha..ha... aq rasa aq tahu apa yg ibu mau, dia mau menjodohkan mu dengan anak paman Roger, aq dengar2 dia cantik dan lumayan terpelajar, bahkan ibu ingin aq kuliah satu kampus dengannya nanti, tapi aq malas.. aq ingin kuliah disini saja dulu nanti deeh klo memang aq rasa perlu aq akan kuliah lagi" Melda


"dasar tukang gossip, darimana kau dengar berita seperti itu, klo ibu ingin menjodohkan seseorang pasti itu adalah Anton, kau khan tahu betapa ibu sangat bangga padanya dan ingin dia menikah dengan gadis gadis kaya sombong itu" Adrian


"well... you never know.. kakak memang sudah punya pacar" Melda bertanya sambil mencoba menyelidiki raut muka kakak nya

__ADS_1


Adrian hanya tersenyum dan berkata "heiii,, segera makan makananmu, walaupun aq sayang padamu tapi aq ga punya waktu seharian untuk menemanimu bergosip"


dan mereka tertawa bersama


__ADS_2