Cinta Berselimut Dendam

Cinta Berselimut Dendam
Bagaikan diatas Awan


__ADS_3

tiba didepan pintu apartment nya Rosie memandang wajah Anton dengan wajah merona, Anton menyentuh rambutnya dan mencium bibirnya entah sudah berapa kali dia melakukan hal itu namun Rosie merasa semakin ingin dicium olehnya. dia menyukai cara Anton menyentuh bibirnya dan hangatnya nafas Anton diwajahnya.


mereka berciuman kembali semakin hangat hingga tanpa mereka sadari tubuh Rosie menempel pada pintu, Anton memegang erat pinggang Rosie dengan tangan kirinya sedangkan tangan yg satunya menahan wajah Rosie. hangat dan sangat memabukkan sampai akhirnya mereka tersadar dan tertawa kecil saru dengan yg lainnya.


"baiklah.. aq rasa aq harus pulang sekarang, eehmm selamat malam sayang.. mimpikan aq ya.." Anton


"maukan kau masuk sebentar, aq bisa membuatkan secangkir teh atau kopi..???. itupun klo kau mau"

__ADS_1


"ya tuhan.. apa yg kupikirkan, kenapa aq malah mengundangnya masuk. ini sangat memalukan. tapi kenapa aq sangat berharap dia mau, mungkin aq sangat kesepian" Rosie


"eehhmm boleh, apakah tidak akan menganggumu, sebenarnya aq perlu sedikit caffein untuk bisa sampai rumah heheheh" "yeess....!! akhirnya kesempatan datang juga. setelah berbulan bulan menahan hasratku padamu malam ini aq akan membawamu keawan" Anton


Rosie menghidangkan secangkir kopi dan secangkir teh untuk dirinya sendiri, mereka kembali dalam obrolan santai hingga tiba saatnya Anton mengucapkan selamat tinggal, sejujurnya Rosie merasa agak berat entah mengapa malam ini dia ingin Anton bersamanya, didepan pintu sebelum Rosie sempat membukanya Anton menarik tubuhnya dan mereka kembali berciuman, ada aroma kopi yg sedap saat bibir mereka saling bertautan, Anton memperdalam ciumannya, bibir Rosie terasa manis dan dia sangat berhasrat. dipeluknya tubuh Rosie dan dia mulai mencium bagian leher Rosie.


Rosie merasa sangat geli dan nikmat bersamaan saat Anton mulai mencium lehernya, tapi dia tidak ingin Anton berhenti. tanpa dia sadari tiba2 dia merasakan sensasi yg aneh namun menyenangkan, Anton sedang meremas payudaranya sambil mencium bibirnya dengan hasrat. Rosie seperti tenggelam kehabisan nafas, namun dia tidak bisa berhenti sentuhan bibir Anton membuat dia lemas namun dia mendamba nya.

__ADS_1


tanpa mereka sadari mereka telah setengah telanjang, jas dan baju kaos Anton entah dimana dan .dress yg dikenakan Rosie sudah terbuka meninggalkan Rosie dengan Bra dan celana dalam nya. Anton tampak sangat maskulin dengan dada yg bidang itu, Rosie merabanya dan Anton merasa sangat geli. mereka kembali berciuman sangat dalam kali ini, nafas mereka semakin cepat. terdengar desahan nikmat baik dari Anton dan Rosie. malam ini menjadi hangat dan segera memanas pada saat Rosie mulai memekik nikmat saat tubuh Anton mulai naik turun diatasnya, Anton mendesah dan bernafas sangat hangat, Rosie mencengkram bahu Anton dia seperti tak bisa bernafas. Anton kembali menciumnya dengan ganas gerakannya semakin lama semakin cepat, Rosie merasa geli dan mendamba yg amat sangat pahanya menjepit paha Anton yg bergerak cepat dan mereka bergerak bersama dalam irama malam itu semakin cepat dan panas... hingga akhirnya keduanya berteriak nikmat.


Anton merasa tak bertenaga dan lunglai diatas tubuh Rosie, terasa nikmat sekali juniornya berkedut geli setelah memuntahkan cairan kenikmatan itu. Anton bergeser kesamping, mengusap wajah Rosie yg penuh kenikmatan dan kembali mencium Rosie dengan lembut.


tubuh Rosie serasa lemas namun penuh kenikmatan, dia kembali mendesah saat Anton mulai menciumnya kembali.


"menginaplah malam ini, aq tidak ingin kau pergi" Rosie

__ADS_1


"Baiklah.. Aq mencintaimu Rosie.." Anton


"Aq juga..." Rosie


__ADS_2