
sementara itu disisi seberang Anton kembali kedalam ruangan kantornya yg telah tertata kembali, ada senyum nakal yg tersungging di bibirnya. dia menghempaskan tubuhnya di kursi empuk kantornya.
"ooh tuhan Rosie... dia sangat menarik. tidak terlalu cantik namun sangat menggairahkan. aq harus tahu banyak tentangnya, akan sangat menyenangkan bisa menghabiskan beberapa waktu dengannya hitung2 untuk selingan sementara aq sedang kosong dan merindukan belaian kasih sayang... ooihhh Rosie datanglah kedalam pelukanku dan aq akan membawamu menuju langit ke 7 dimana yg akan kau ingat hanya namaku" Anton mulai bergairah dengan hal hal yg datang memasuki pikirannya.
dia menyambar telepon dan mulai menghubungi bagian Human Resources untuk mencari semua data data pribadi Rosie.
setelah mendapatkan semua info yg dia mau Anton tersenyum bahagia, hidupnya terasa kembali bergairah ditengah penatnya tekanan dalam pekerjaan, dia serasa menemukan oase di tengah gurun pasir yg gersang.
Oase itu adalah Rosie dan Anton adalah musafir yg akan meneguk kenikmatan oase ditengah padang pasir, setelah puas dia akan segera pergi meninggalkannya.
__ADS_1
Anton mulai sibuk untuk mengatur rencana agar bisa mendekati Rosie, beberapa hal romantis telah melintas di benaknya. dari makan malam direstaurant terkenal hingga pergi minum di salah satu bar dikota yg terkenal sangat hype dan tentu saja mereka akan mengakhiri perjalanan romantis itu disebuah ranjang empuk salah satu hotel milik Sanjaya Putra group. sambil tersenyum senyum sendiri Anton menekan no kantor Adrian melalui sambungan khusus.
tak beberapa saat kemudian terdengar suara merdu seorang operator wanita menjawab.
"selamat siang kantor Adrian Sanjaya Putra dengan Rosie sedang berbicara apakah ada yg bisa saya bantu" Rosie dengan suara yg merdu dan terlatih menjawab telepon yg telah berdering 2 kali.
"hi Rosie, ini aq dengan Anton. aq ingin menanyakan apakah Adrian sudah kembali dari makan siangnya" Anton
"well.. tidak usah, btw aq akan bertemu dengan nya malam ini dirumah. tapi bolehkan aq bertanya sesuatu" Anton
__ADS_1
"silahkan tuan" Rosie
"apakah kau sudah menikah..??" Anton mulai melancarkan aksinya
tak terdengar suara apapun diseberang, hal itu disebabkan karena Rosie tergagap dan langsung tersipu malu mendengar pertanyaan dari Anton
"Rosie... apakah kau masih disana" Anton bertanya kembali karena dia bahkan sepertinya tidak mendengar Rosie bernafas.
dengan gugup dan tersipu Rosie menjawab "saya belum menikah tuan, saya masih belum memikirkan mengenai hal tersebut karena saya ingin fokus di pekerjaan saya saat ini"
__ADS_1
"oohh... tentu saja saya sangat percaya dan sangat lega mendengarnya. hanya saja saya berpikir bahwa gadis secantik kamu pasti sudah ada yg memiliki namun saya sangat bahagia mendengar kamu masih single, saya pikir saya akan memiliki kesempatan untuk menjadi kandidat pengisi hatimu" Anton tersenyum nakal dan licik saat mengatakan hal tersebut
sedangkan Rosie bagaikan ketiban durian runtuh, antara sakit nikmat dia rasakan bersamaan. bagaiman tidak, dia baru saja mulai diterima kerja di salah satu perusahaan impian semua orang dan tidak berselang beberapa lama tuan muda salah satu pewaris tahta perusahaan ini sedang menyatakan rasa suka kepadanya. antara perasaan bahagia dan takut bercampur menjadi 1. siapa seh yg tidak bermimpi menjadi Cinderella walaupun hanya 1 malam saja.