
Setelah dia menerima meja yg kusarankan dia mulai menarik kursi dan duduk masih dengan sikap ketusnya namun bagiku walaupun dia bersikap ketus namun cara dia berjalan, berpakaian dan duduk menunjukkan bahwa dia bukan orang biasa.
mungkin dia seorang pangeran dari salah satu negeri di belahan dunia lain yg sedang berkunjung dalam rangka kerja sama 2 negara dan merasa lapar sehingga terdampar di cafe kecil kami yg sangat sederhana.
aq merasa geli sendiri dengan pikiranku yg berlari kesana kemari, akhirnya kutepis semua pikiran konyolku, kutarik napas panjang untuk menjaga sikapku agar tidak terjadi hal hal yg membuat dia tidak nyaman. walau bagaimana pun dia adalah pelanggan kami dan sudah menjadi kewajibanku untuk melayaninya selama dia menghabiskan uangnya di Cafe Luna, kubawa 2 lembar menu makanan dan 2 lembar menu minuman menuju mejanya.
agar sopan aq mengucapkan kata permisi sebelum meletakkan menu makanan dan minuman dimeja sambil menjelaskan beberapa hal yg menurutku perlu diketahui dalam proses pemesanan makanan, belum selesai aq berbicara kudengar dia berkata,
"aq sudah tahu apa yg kumau, saat ini aq sedang menunggu satu orang lagi untuk bergabung denganku. tinggalkan diriku dan kembali lagi dalam waktu 15 menit untuk mengambil pesanan kami. ingat 15 menit tanpa terlambat" sambil menyerahkan menu kepada ku tanpa memandang diriku bagaikan aq ini hanya angin yg tak berwujud.
__ADS_1
"dasar sombong, memang dia tampan namun dia tidak berhak untuk sombong dan memperlakukanku hina" pikirku sambil berlalu meninggalkan mejanya.
oleh karena Janet telah selesai makan dan beristirahat maka giliranku untuk mengambil waktu istirahat yg akan kugunakan untuk makan dan duduk selonjoran di staff area karena kakiku sedikit terasa pegal, rupanya tamu yg datang hari ini lumayan banyak.
sebelum pergi aq menjelaskan kepada Janet mengenai si pria tampan misterius dan memberikan sedikit peringatan bahwa pelanggan ini agak sedikit cerewet serta meminta Janet untuk datang tepat 15 menit kemudian untuk mengambil pesanan.
Janet meng iya kan dan sepertinya paham, dia langsung mengusirku kebelakang untuk segera beristirahat.
setelah menghabiskan makan malam yg disediakan aq berniat sedikit bersantai dengan duduk selonjoran untuk menghilangkan penat kakiku, belum juga duduk 10 menit Janet datang tergopoh gopoh dan memintaku untuk kembali ke service area karena tuan tampan misterius sedang berulah
__ADS_1
"mei... cepatlah kedepan karena tuan tampan misterius mu memintamu datang" Janet
"what...!! dia bukan milikku dan mana mungkin dia sudi klo pun aq ingin memilikinya" aq
"sudah jangan bawel, dia tidak mau aq melayani nya. dia mau kau yg harus melayaninya mungkin ini kesempatan untuk menarik hatinya" Janet
"husssh kau bermimpi, perasaanku tidak enak klo begini. aq berharap dia tidak mencari cari masalah dengan ku" aq
"sudahlah cepat pergi kesana karena sepertinya dia sangat tidak sabaran dan tidak suka menunggu" Janet
__ADS_1
"ok.. ok.. kenapa seh dia sangat menyusahkan" aq mengerutu sambil bersiap siap kembali ke service area.