Di Ujung Lelahku!

Di Ujung Lelahku!
Part LXXXV


__ADS_3

"Gue sih ikut yang baiknya aja, itu juga ide Marissa. Gue sayang sama anak-anak lo pada, tanpa kecuali. Nitip dirumah Bintang gue oke aja, anggap aja terapi ala kita. Its ok, Van. Lo Gan, gimana?" Bastian menyetujui ide Bintang tanpa menyalahkan. Itu semua juga demi si bungsu mereka.


"Pusing gue, beneran. Baru kali ini gue benar-benar gak bisa mikir, gimana caranya ngadepin satu anak. Gue dapet kembar dua kali, dan semua bisa teratasi dengan baik. Yang ini, ya Tuhaaann." Reegan menempelkan dahinya dipermukaan meja. Tampaknya pria itu benar-benar sudah kehabisan cara mengahadapi si bungsu nya itu.


"Gua tanya bini gue dulu deh, bagaimana pun dia kan emaknya. Gue liat dia diam aja udah serem, apa lagi kalo dia marah. Kelar dunia akhirat gue." Lanjut pria itu lagi, dia akan berdiskusi dulu dengan ibu negaranya, itu semua demi kelangsungan masa depannya juga.


"Oke, gue tunggu kabar dari lo. Rumah gue buka 24 jam buat menyambut si bungsu kita. Sekarang lo relax, liat yang bohay-bohay dulu, buat cuci mata aja. Urat leher lo udah pada kaku, tar lo stroke, bini lo masih cakep. Yang ngantri banyak." Seloroh Bintang si biang kerok.


"Lo itu mau meringankan beban nya Reegan, apa mau nambah masalahnya. Ck, ide lo Ujung-ujungnya pasti belok, menyesatkan." Gerutu Revan mencebik kesal.


"Kan gue bilang buat cuci mata doang, lagian tipe bucin kaya Reegan gini, biar tu cewe telanjang, gak bakal ngaruh." Ujar Bintang membela diri.


"Paling cuma menggeliat doang." Tawa personil Ayam Sambel itupun pecah.


Kebucinan Reegan memang tidak diragukan lagi, sudah beberapa kali wanita yang nekat mendekati nya dengan cara ekstrim. Namun selalu gagal.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Flashback

__ADS_1


"Lo gak bisa lagi menghindari gue, Gan. Keadaan lo sekarang cuma gue yang bisa atasin. Lo gak usah munafik, liat tu. Junior lo udah menantang dari tadi." Tunjuk Miranda pada junior Reegan.


Miranda berhasil menjebak Reegan dengan memasukkan obat perangsang kedalam minuman nya.


Wanita itu juga berhasil menyelinap masuk ke kamar pria itu, dengan membayar bagian resepsionis. Untuk mengambil kunci kamar pria tersebut.


"Ck, gue gini karena obat sialan lo itu. Minggir gak lo, kunci kamar gue mana, siniin!" Reegan mendorong Miranda hingga wanita itu terjerembab diatas ranjang.


Membuat Miranda mengira jika Reegan akan segera mengeksekusi nya, wanita itu lalu melepas penutup dadanya. Sedari tadi Wanita itu sudah melepas dress yang melekat pada tubuh nya.


Dengan kasar Reegan menarik turun penutup segitiga Bermuda tersebut, membuat Miranda tersenyum penuh kemenangan.


Reegan berdecak sambil menarik satu kaki Wanita itu, lalu membaliknya. Miranda memejamkan kedua matanya, menunggu Reegan menungganginya. Beberapa detik menunggu, tiba-tiba terdengar suara pintu terbuka.


Ternyata Reegan sejak tadi, mengamati apa yang sedang Miranda lakukan, untuk mencari celah agar bisa mengambil kunci, yang wanita itu sembunyikan dibalik ****** ********.


Miranda menoleh ke arah pintu, dengan posisi yang masih menungging tanpa menggunakan sehelai benangpun. Dan dilihat oleh beberapa orang, yang kebetulan lewat didepan kamar tersebut.


Suara jepretan kamera pun bersahutan, Miranda yang masih cengo terdiam beberapa detik, lalu tersadar. Wanita itu segera menarik selimut dan berteriak histeris seolah dia adalah korban pemerkosaan.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Keempat pria tanggung itu tertawa terbahak-bahak, mengingat kejadian konyol tersebut. Dimana Reegan menyasar kamar Bastian untuk menumpang kamar mandinya. Tidak lain untuk menuntaskan hasrat nya, dengan cara bermain solo, berbekal bantuan video panasnya bersama sang istri.


"Asli gue, kalo ingat itu jijik banget. Gue heran aja, lo selera banget make barang kisut kaya gitu." Ujar Reegan pada Revan sambil bergidik ngeri.


"Anjirr lo, Mana gue perhatiin, tu perempuan datang-datang langsung pelorotin boxer gue. Sepotong malam gue ditungganin, gue sih asyik-asyik aja. Cukup modal tegang, merem melek trus muncrat. Kelar." Revan tertawa keras setelah mengucapkan kata-kata unfilter nya.


"Untung gue kreatif, jadi mau sejauh apapun gue pergi dari rumah. Udah gak galau lagi, tinggal plototin ponsel, liat seberapa seksinya istri gue, kelar. Gue udah gak butuh pelampiasan lain." Ujar pria itu membanggakan sang istri.


"Gue salut, lo udah setegang itu tapi masih bisa nahan." Ujar Bastian menimpali.


"Kalo bukan karena obat sialan itu, gue yakin. Junior gue bakal anteng." Ujar Reegan mantap.


"Dan lo, masih sempat sempat nya buat merhatiin aset kisut si Miranda." Lanjut Bintang menimpali.


Mereka kembali tertawa renyah, bagaimana pun mereka semua pria normal. Mengagumi wanita yang menurut mereka enak dipandang mata, tidak masalah. Toh hanya mengagumi, bukan mengingini.


Namun bagi seorang Reegan, tidak ada dalam kamus nya mengagumi wanita lain selain istrinya sendiri. Setiap saat sang istri selalu membuatnya terkagum-kagum. Baginya Sarah selalu memukau, dibalik daster sederhana miliknya, menyimpan sesuatu yang selalu membuat Reegan bertekuk lutut.

__ADS_1


Definisi bucin bagi Reegan adalah, cintai istrimu bukan hanya kelebihan nya, tapi sertakan pula kekurangan-kekuranga nya. Agar kamu mengerti, bahwa masih banyak yang belum bisa kamu berikan padanya, untuk memenuhi semua kebutuhan nya.


__ADS_2