Dia Bukan Suami Ku Seasons 1 & 2

Dia Bukan Suami Ku Seasons 1 & 2
Eps 120 Tak Sengaja Bertemu


__ADS_3

Hari ini setelah pulang dari panti Hanum memutuskan berbelaja ke mall dengan putri kecilnya.


Mengajak bermain di tempat bermain yang ada diMall tersebut. Fairuz sepertinya sangat menikmati setiap permaiannya yang ada dtaman bermain tersebut.


Senyum ceria gadis kecilnya yang berlari kesana dan kemari. Bola mata birunya yang selalu menatap Hanum meminta izin jika ia mengingikan bermain permainan yang ada disana.


Puas bermain putri kecilnya meminta dibelikan es krim kesukaannya. Hanum mengajak putri kecilnya memasuki sebuah tempat makan cepat saji yang terkenal tidak dinegri ini tapi mendunia.


Saat memesan makanan terasa bahunya ada yang menyetuh dari belakang. Ketika membalikkan tubuhnya terlihat wajah lelaki yang tak asing baginya. Senyumnya yang mengembang dengan lesung pipi diwajahnya.


"Galang!, Hanum sedikit berteriak menyebut nama lelaki yang tiba-tiba sudah ada didepan matanya.


"Gadis kecil yang cantik ini siapa namanya?, sapa Galang pada putri kecilnya yang ada disampingnya.


Setelah membayar apa yang dipesannya, buru-buru Hanum meninggalkan Galang. Tak ingin Bram mengetahui ia berjumpa pada lelaki yang suaminya tak sukai.


"Hanum tunggu, kenapa kau mau lari dari ku?, ucap Galang yang tak percaya dengan sikap Hanum yang ingin menghindar dan berlalu dari hadapannya.


Tangan Galang telah menarik paksa Hanum untuk mengikuti langkahnya menuju salah satu meja ditempat makan cepat saji tersebut. Putrinya mengikut ibunya yang ditarik paksa oleh lelaki yang baru dilihat Fairuz.


"Sayang ibu sama dady bicara disini dulu ya, jadi anak yang pinter", ucap Galang dengan lembut pada putri Hanum yang masih bingung dengan sikap lelaki yang bicara kepadanya.

__ADS_1


Galang telah mengetahui rahasai terbesar dari ibunya. Melalui pengakuan dari sopir pribadi ibunya yang dipecat seminggu yang lalu.


Cukup lama sopir itu memendam rasa bersalah atas apa yang pernah dilakukannya pada Galang dan Hanum. Akhirnya ia menceritakan apa yang sebenarnya terjadi pada saat akad nikah yang gagal itu.


Ibu Galang bersandiwara agar menggagalkan rencana pernikahan anaknya sendiri. Berpura-pura bunuh diri dengan menelan pil tidur dan berpura-pura dirawat dirumah sakit pada malam itu.


"Wajar malam kejadian itu perawat disana berbisik dan aku mendengar bahwa mereka mengasihani aku. Mereka tahu bahwa ibu hanya bersandiwara didepan ku", ungkap Galang dengan suara lirih dan sedih.


Mendengar perkataan Galang, bulir bening menetes diujung pipi Hanum.


"Aku telah berprasangka buruk padnys selama ini, walau demikian hati ini tak pernah membecinya. Galang tertipu selama ini, wajar aku tak pernah mendapat alasan mengapa ia meninggalkan ku begitu saja dihari itu". ungkap Hanum dalam hati dengan tangis yang tak tertahankan lagi.


"Bundaaaa", sapa putri kecilnya seraya menyetuh bahunya.


"Tak apa-apa sayang, Fay makan aja es krimnya ya nak", ucap Hanum pada putrinya untuk meyakinkan dirinya baik-baik saja.


Genggaman tangan Galang seakan membuatnya tersadar bahwa ia telah memiliki suami. Perlahan ia lepaskan genggaman tangan Galang.


"Aku akan menceraikan Intan", ucap Galang dengan suara tegasnya.


Tidak ada rasa cinta pada wanita itu dimata Galang, tetapi Intan sangat mencintai Galang. Hanum mengetahui dimata Intan yang sangat berharap Galang membuka hatinya untuk dia.

__ADS_1


"Intan sangat nencintaimu", ucap Hanum dengan nenatap wajah lelaki itu dengan keseriusan.


"Tapi aku tak bisa, masih ada kamu dihatiku dan tak akan tergantikan oleh wanita mana pun", ucap Galang dengan sorot mata penuh cinta dan kesungguhan.


Hanum hanya bisa terdiam dan tak mengeluarkan sepatah kata apa pun dari bibirnya.


###


Like 👍👍


Komen 📩


Rate bintang 5🌟🌟🌟🌟🌟


Tanda hati sebagai tulisan favorite ❤❤❤


Votenya sebanyak banyaknya 📢📢📢


Terima Kasih...🙏🙏


Salam Hangat Lemb@gung

__ADS_1


__ADS_2