Dia Bukan Suami Ku Seasons 1 & 2

Dia Bukan Suami Ku Seasons 1 & 2
Eps 34 Pembuktian


__ADS_3

Tak pernah seyakin ini Galang melangkahkan kakinya menyusuri halaman rumah Hanum. telah ia putuskan untuk mengutarakan maksudnya malam ini.


Tanpa restu dari orang tua ia akan mewujudkan apa yang telah ia janjikan sebelum terjadi peristiwa kelam itu.


Dengan nada yang teratur Galang berkata:


" Yah, saya akan mempersunting Hanum tak perduli dengan keadaanya sekarang dan akan berusaha menjadi pendamping yang bertanggung jawab untuk putri ayah. Saya sangat berharap ayah memberikan restu agar terwujud janji yang pernah saya ucapkan dahulu. "


Ayah menatap wajah lelaki dihadapannya dengan tatapan mata yang serius. Perkataan Galang disambut dengan rasa haru dan bercampur sedih oleh ibu dan kedua adik Hanum.


" Ayah kembalikan pada Hanum?, terasa getar suara ayah menjawab maksud baik lelaki dihadapannya.


Ada rasa haru sekaligus sedih di sorot mata lelaki paruh baya itu.Mendengar perkataan ayah dan melihat raut wajah ayah, Hanum sangat berterima kasih telah ada dalam keluarga ini.

__ADS_1


Begitu besar cinta kasih yng diberikan padanya walaupun ia telah membuat malu keluarga ini karena tak bisa menjaga kehormatannya.


Malam ini ada kebahagian tersendiri didalam keluarga Hanum. Mereka serasa dapat bernafas dengan lega yang beberapa minggu ini beban yang dirasakan sangat berat .


Serasa mendapatkan kembali kebahagian yang akhir-akhir ini menghilang karena peristiwa kelam yang terjadi pada Hanum.


Lelaki yang akan menjadi bagian keluarga ini bukan lah orang asing yang tak dikenal. Dia ada lelaki yang telah lama bergaul dikeluarga Hanum.


"Nak Galang kemana ibu? tanya ibu.


Wajah Hanum seketika berubah. Ia tahu persis bahwa orangtua Galang tidak akan merestui keputusan putranya. Masih terdengar jelas perkataan yang disampaikan mama bahwa ia akan mendapatkan restu menikah jika telah menggugurkan kandungannya.


Hanum berdiri dan menjauh dari kebahagian yang sedang dirasakan oleh keluarganya saat ini. Terlihat oleh Galang perubahan sikap Hanum setelah mendengar kata mama. Sikap mama terhadapnya sungguh mengecewakan Galang.

__ADS_1


Segera Galang menyusul dibelakang Hanum dan seketika ia tarik tangan Hanum dan langsung memeluknya.


"Tidak perlu khawatir dengan ibu. Saya akan membereskan masalah itu semua. Akan ada reatu dari ibu" ucap galang sembari mencium dahi Hanum.


Hanum tak tahan menahan tangis yang sedari tadi ingin ia pendam. Hanya satu kata yang keluar dari mulut gadis itu : "Terima kasih", ungkapnya dengan penuh perasaan yang tak bisa diutarakan melalui kata-kata.


Galang semakin mempererat pelukan. Dan tanpa disadari ada bulir putih yang jatuh diujung mata Galang.


*****************************************


Ada angin segar yang menembus relung hati Hanum yang selama ini kering dan sekarat. Galang memang menempati janji yang telah diucapkannya walaupun dengan keadaanku sekarang. Dan begitu meyakinkan aku untuk menerima keputusannya untuk menjadikan aku istri.


"Sayang, apa aja yang perlu disiapkan beritahu aku ya". ucap Galang dengan bersemangat.

__ADS_1


"Ya, seperti yang pernah ku katakan kita tidak memerlukan acara yang besar untuk itu cukup keluarga dan beberapa kerabat dekat serta beberapa orang tetangga saja. Jadi tidak diperlukan persiapan yang besar juga" jawab Hanum dengan jelas.


"Baiklah sayang, aku menurut kemauan mu saja". ucapnya seraya menghentikan panggilan.


__ADS_2