Dia Bukan Suami Ku Seasons 1 & 2

Dia Bukan Suami Ku Seasons 1 & 2
Eps 258 Kangker Otak


__ADS_3

Bagai tak berpijak dibumi ketika hasil yang didapat dari MRI yang telah dilakukan terhadap Zhack. Dokter telah menyampaikan dengan gamblang pada mereka berdua bahwa putra kesayangannya diprediksi terkena kanker otak.


Ada pelebaran dibagian kanan otak Zhack, itu lah yang menyebabkan rasa nyeri yang teramat sakit dirasakan oleh putranya.


Dokter menyarankan untuk segera melakukan tindakan operasi pengambilan cairan yang berada diotak untuk dicek, guna memastikan kangker yang sedang diidap Zhack termasuk jinak atau ganas.


Bagai disambar petir disiang hari, Hani mendengar semua yang dikataan oleh dokter tersebut. Anak yang aktif dan tak pernah mengeluh sakit selama ini serta lincah tidak menunjukkan rasa sakit, tampa disadari mengidap penyakit yang sangat berbahaya, diluar dugaan mereka berdua.


Seakan tak bertenaga Hani menopang tubuhnya, pandangan matanya semakin gelap dan akhirnya tubuh Hani roboh seketika. Beruntung Brian mengetahui itu dan tepat berada disamping Hani, segera disambut tubuh lunglai istrinya itu.


"Sayaaaang," spontan Brian berteriak.


Petugas kesehatan segera memberikan pertolongan pertama pada Hani. Tubuh Hani segera dibawa keruang inap lain guna mengecek dan memberi penanganan karena Hani tak sadarkan diri.


Sedangkan Zhack setelah diberi obat penenang dan penahan rasa sakit, dapat tertidur sejenak. Semenjak kejadian itu putra kesayangannya tak dapat memejamkan mata dan hanya berteriak dan menagis kesakitan dibagian kepalanya.


"Tuan, dokter memanggil anda untuk membicarakan perihal istri Tuan," ucap petugas kesehatan tersebut.


"Baiklah, maaf mbak tolong jaga putra saya sejenak, " balas Brian dengan wajah bertambah kalut karena melihat kondisi istrinya yang sedang tak sadarkan diri.


Pintu ruangan dokter yang menagani Hani tersebut diketuk oleh Brian dan terdengar suara dari dalam ruangan tersebut.

__ADS_1


"Permisi, " ucap Brian seraya mengetuk pintu.


"Masuk." terdengar suara sahutan dari dalam.


"Silahkan Tuan..." Ucap dokter dengan seraya tersenyum.


Batin Brian bergemuruh, entah apa yang akan disampaikan oleh dokter tentang istrinya. Belum kelar dengan kondisi putranya yang diprediksi bagian otak kepala Zhack mengalami masalah ditambah dengan ketidaksadaran istrinya secara tiba - tiba.


Beban ini terlalu bertubi - tubi datang menghampiri keluarga kecil mereka. Baru saja bahagia dengan kehadiran Zhack didalam kehidupan mereka berdua. Kini harus dihadapkan dengan penyakit yang diderita putranya yang tak dapat dipercaya oleh mereka berdua.


"Begini tuan...Selamat buat tuan ternyata istri tuan sedang hamil muda. Kehamilan memasuki delapan minggu, sepertinya istri tuan terlalu lemah ditambah dengan mengurus putra Tuan yang sedang dirawat disini, saya harap nyonya jangan stres karena akan mempengaruhi janin yang ada didalam kandungannya, " ungkap dokter dengan keseriusan.


Seperti angin segar meniup kerelung hati Brian yang dirundung dengan kecemasan dan kekhawatiran akan istri dan putra semata wayangnya.


Dokter menganggukan kepala pertanda mempertegas apa yang dikatakan oleh Brian.


"Benar tuan, Istri Tuan sedang hamil, " ucap dokter itu kembali.


Senyum mengembang diujung bibirnya, anak yang sangat diharapkan kini telah ada tumbuh dirahim istrinya.


Namun tak bertahan lama kebahagiaan tersebut, seketika Brian tertunduk kembali ketika mengingat putranya yang sedang terbaring menahan rasa sakit yang sedang dirasakannya.

__ADS_1


"Ada apa Tuan? Apakah Tuan sedang memikirkan putra Tuan yang sedang terbaring disini?" ungkap dokter tersebut dengan rasa simpati terlihat jelas dibola matanya.


"Benar Dok..." Balas Brian dengan wajah bersedih.


"Sabar tuan, semoga apa yang kita khawatirkan tidak terjadi, dan semoga Tuhan memberikan keajaibannya buat putra Tuan. Perbayaklah berdoa dan bersedekah agar diberikan jalan keluar atas segala ujian," ungkap dokter yang telah berumur dengan guratan tua tetlihat jelas dipelipis matanya.


Brian memandang wajah dokter tersebut dengan sangat dalam seakan sebuah saran yang menyatakan kepasrahan sebagai seorang umatNya.


###


πŸ˜ŠπŸ™ Besar harapan Author agar para Reader tidak hanya membaca tetapi juga menghargai hasil karya tulisan Author dengan cara:


πŸ’œBoom like sehabis bacaπŸ‘πŸ‘πŸ‘


πŸ’›Komentar yang membangun atau memberi semangat disetiap episode nya 😊


πŸ’šRate bintang ⭐5 dengan menglik dipojok bagian kanan atas bergambar 🌟


πŸ’™ vote sebanyak banyaknya kalau bisa jangan hanya 10 tapi 1000 ya πŸ˜‰ dengan mengklik dibagian pojok atas sebelah kanan bertulis VOTE.


❀Trus beri tanda hati setelah kalian membaca, biar kita tambah mesra ya Reader tercinta... 😍😍

__ADS_1


Bergabung digroup chat Author yup πŸ“©


Author tunggu ya...😊😊


__ADS_2