
Nina tengah bermain bersama Fairuz diruang tengah. Semenjak ada Nina, putri kecilnya itu menjadi sangat ceria karena apapun permintaannya selalu dituruti oleh auntinya.
Hanum juga turut bahagia ada adik bungsunya yang bisa tinggal bersamanya.
Pagi tadi ayah memberi kabar terbaru bahwa Hani mengalami perkembangan yang cukup bagus. Membuat senang dan bahagia dihati seluruh keluarga akan berita terbaru yang disampaikan oleh ayah.
"Baiklah...hari ini mau ku buat makan malam spesial buat Bram, Nina dan Fairuz." Ucap Hanum sembari beranjak dari tempat duduk menuju dapur.
"Mau masak apa kita Nyah? Tanya asisten rumah tangga bagian dapur. "
Hanum sejenak terdiam memutar otaknya, menemukan menu makanan yang tersimpan dimemori otaknya. Asisten rumah tangga tahu bahwa majikanya sedang berpikir, hanya menunggu majikannya mengeluarkan ide mengenai menu makan malam nantinya.
"Naah... Bik! Ucap Hanum mengangetkan."
"Kita akan masak tiga menu malam ini, pertama buat capcai buat Bapak, ayam goreng bumbu buat Non Fairuz dan ayam geprek super pedas buat Mbak Nina." Tukas Hanum dengan bersemangat.
"Oya...Makanan penutup kita buat puding jagung aja," lanjut Hanum memberitahu asisten rumah tangganya.
"Siap...Nyah!, Kita eksekusi," Balas asisten rumah tangganya juga bersemangat.
Dengan cekatan asisten rumah tangganya menyiapkan semua bahan yang diminta Hanum untuk tiga menu yang akan dimasak sekaligus menu penutup.
Hanum menyiapkan bumbu yang akan digunakan sehingga mudah digiling. Mengandalkan ilmu memasak yang didapatnya, pada saat membantu bude tetangga depan rumahnya yang membuka bisnis catring.
Tak membutuhkan waktu lama sekitar 1 jam masakan telah siap dimeja saji. Puding jagung juga sudah siap dan diletakkan kedalam lemari pendingin supaya lebih nikmat ketika dimakan.
Terdengar langkah kaki putri kecilnya yang berlari menngejar Bram pulang dari kantor.
__ADS_1
Dengan manja Fay meminta didukung Bram dibelakang punggungnya.
Mengikuti saja keinginan putri kecilnya itu dengan senyum yang mengembang diujung bibir Bram.
"Sayang...Ayoo turun, papa habis pulang kerja tentu capek," ujar Hanum seraya mengambil tas kantor yang dibawa sopir pribadi Bram.
Dengan manjanya Fairuz bergelayut dipunggung Bram tak mau mendengar perkataan bundanya.
Sampai kepantai atas lantai dua Fay didukung Bram, kemudian menurunkan putri kecilnya itu sesuai perjanjian bahwa batas kamar dirinya mendukung Fay.
Putri kecilnya turun dengan perasaan bergembira keinginannya dipenuhi oleh papanya kemudian berlalu meninggalkan kedua orangtuanya.
"Langsung mandi ya Bik," perintah Hanum pada pengasuh putrinya.
Hanum membatu membuka jas Bram dan membuka dasi yang melingkar dileher suaminya. Tinggi Hanum yang sekitar 165 cm masih kalah jauh dari tinggi Bram sehingga ketika melepaskan dasi sedikit menjinjitkan kakinya.
"Mungkin aku kecapekan butuh istirahat, balas Bram dengan senyum membingkai wajahnya."
Bram masuk kekamar mandi, dan Hanum menyiapkan pakaian santai beserta pakaian dalamnya.
Terdengar teriakan Bram dari dalam kamar mandi, seketika mengagetkan Hanum yang sedang memilih pakaian yang akan dipakai Bram.
"Ya...Ada apa? Tanya Hanum datar.
"Masuklah kedalam! Balas Bram."
"Untuk apa? Ucap Hanum."
__ADS_1
Hanum tak mengerti apa yang dimaksud Bram dan mengikuti saja masuk kedalam kamar mandi.
Setibanya didalam melihat Bram posisi tak memakai handuk, walaupun sudah terbiasa melihat tapi menutup wajahnya dengan kedua telapak kanan dan membalikkan tubuhnya.
"Maaf..." Ujarnya.
Bram tersenyum melihat tingkah istrinya itu, walau sudah terbiasa tetapi Hanum masih juga memasang wajah malu.
"Tolong...Ambilkan aku handuk, dilemari sudah tak tersedia," bisik ditelinganya dengan posisi Bram tepat dibelakang Hanum.
Hanum menganggukan kepala tanpa membuka telapak tangan yang menutup wajahnya.
###
ππ Besar harapan Author agar para Reader tidak hanya membaca tetapi juga menghargai hasil karya tulisan Author dengan cara:
πBoom like sehabis bacaπππ
πKomentar yang membangun atau memberi semangat disetiap episode nya π
πRate bintang β5 dengan menglik dipojok bagian kanan atas bergambar π
π vote sebanyak banyaknya kalau bisa jangan hanya 10 tapi 1000 ya πdengan mengklik dibagian pojok atas sebelah kanan bertulis VOTE.
Bergabung digroup chat Author yup π©
Author tunggu ya Reader setia baik yang baru nimbrung atau yang dah berakar dihatinya Babang tamvaaan Bram dan siMbak Hanumnya ππ
__ADS_1