
Sudah satu pekan Hani berlibur kepulau terpencil itu. Rasa penat selama dirumah sakit sirna dengan pesona alam yang menakjubkan mata memandangnya.
Kini ia merasakan nikmatnya dicintai sebagai seorang istri dari sosok Brian yang memiliki perhatian penuh terhadapnya.
Akan tetapi masih ada gurat sedih diwajah Hani mengingat akan keinginannya memberikan keturunan bagi suaminya.
"Ya Tuhan...Semoga engkau dengar disetiap doaku," ucap lirih Hani seraya menengadahkan kedua tangannya.
"Sayang, apakah semua sudah siap?" Tanya Brian membuyarkan lamunannya.
"Udah" Tukas Hani.
Mereka akan pulang dari honey mood langsung menuju rumah yng telah dipersiapkan oleh Brian buat Hani.
Sebuah hunian yang tak jauh dari tempat kerja Brian, bertujuan agar mudah sewaktu - waktu Brian pulang melihat istrinya.
Sebuah perumahan elite disalah satu kawasan perumahan yang terletak tak jauh perusahan Atmajha Group.
Dengan jarak tempuh tidak sampai satu jam antara perumahan dengan kantor.
***
Kepala Hani telah menyandar dibahu suaminya cukup lama selama penerbangan. Walau sudah terasa berat, namun dibiarkannya saja lantaran takut Hani terbangun.
"Sayang bangun...Kita sudah sampai, "dengan lembut Brian membelai wajah istrinya agar terbangun dari tidur panjangnya.
Mengucek matanya dengan kedua tangannya, akhirnya Hani terbangun karena sentuhan suaminya tersebut.
__ADS_1
Sebuah mobil telah menunggu kedatangan mereka berdua. Mobil melaju dengan cepat dan memasuki gapura sebuah perumahan.
Gapura perumahan yang sangat besar disambut dengan jejeran patung kuda dikanan dan kiri gerbang masuk perumahan tersebut.
Mobil berhenti tepat disebuah pos untuk melapor karena ini pertama kalinya mereka memasuki kawasan elite tersebut.
Setelah melapor pada petugas keamaan yang menjaga gerbang masuk perumahan tersebut, Pak Sopir melaju menyusuri jalan, dimana terdapat kiri kanan taman yang tertata dengan rapi sebelum berhenti pada sebuah rumah bergaya klasik moderen.
Kemudian sopir membukakan pintu buat Brian sehingga majikannya turun dan membantu istrinya untuk juga turun dari mobil.
"Baiklah sayang...Apa kau suka? Dengan rumah yang akan kita tempati bersama?" Tanya Brian dengan sorot mata serius dan penuh cinta.
Hani melihat sekeliling rumah besar tersebut. Berbeda jauh dari perumahan yang pernah dilihatnya. Rumah itu berderat dengan konsep klasik moderen tetapi tidak berdekatan satu sama lain.
Cukup luas dengan halamannya yang terdapat taman yang menghiasi dibagian depan rumah tersebut.
"Besok pagi akan ada asiaten yang akan membantu dirimu untuk mengurus rumah ini, kau hanya memantau dan memberikan perintah saja sayang! "Tukas Brian seraya menggenggam tangan istrinya.
Ada rona bahagia terpancar diwajah Hani. Masih tak percaya bahwa ia akan tinggal dirumah semewah ini.
Ruang tengahnya saja tiga kali besar dengan ruang tamu yang ada dirumahnya.
"Terima kasih sayang..." Jawab Hani seraya tersenyum memandang suaminya.
Kini Brian telah memeluk tubuh istrinya, lalu menggendong tubuh tersebut memasuki lantai dua dari rumah besar itu.
Membuka pintu untuk kamar pribadi mereka dan meletakkan tubuh istrinya tepat diatas kasur yang empuk.
__ADS_1
Disinilah tampat kita menghabiskan penat dan berehat sayang..." Ucap Brian dengan mata menggoda istrinya.
"Bagaimana apa kau suka?" Tanya Brian dengan mencumbui istrinya tersebut.
Hani tersenyum memberikan isyarat bahwa ia bahagia dengan semua ini melalui riak wajah yang terlihat jelas kebahagiaannya disorot matanya.
Brian semakin bergairah melihat istrinya, Hani mengetahui bahwa suaminya mengingikan hal yang sama sewaktu dipulau tersebut.
Memberikan respon yang sama, kini Hani lebih berani mengikuti setiap gerakan dan sentuhan yang dilancarkan suaminya.
Akhirnya mereka larut dalam cinta yang halal sebagai sepasang kekasih yang dimabuk cinta.
###
Baiklah Reader salam hangat buat kalian semua 😘😎😍
Tak hentinya Author mengucapkan terima kasih 🙏🙏🙏 buat Reader yang selalu setiap menunggu perepisodnya.
Tak ada yang lebih membahagiakan Author jika Reader memberikan semangat dan dukungannya pada tulisan ini melalui like, komentar yang membangun dan rate bintang 5.
Terlebih lagi vote yang diberiakan reader semua, kalau bisa 1000 vote ya 😁😁😁 semakin banyak vote maka semakin naik rating tulisan ini.
Tetap semangat ngebaca dan mohon maaf 🙏 jika tulisan ini sangat jauh dari kesempurnaan.
Tulisan ini masih on going ya... 😊
Salam literasi 😍😘
__ADS_1
Lemb@yung ❤💙💚💛💜