
Sidang perceraian dipengadilan agama memasuki tahap mediasi. Kedua belah pihak Dipertemukan dan diberi kesempatan untuk berdamai dan meminta
untuk mempertahankan hubungan rumah tangga mereka.
Derai air mata Intan terus membasahi wajah cantiknya. Dengan didampingi mertuanya Intan mengikuti tahap mediasi.
Jika tahap mediasi tak berhasil maka bisa dipastikan akan masuk pada putusan pengadilan.
Orangtua Galang berusaha untuk mempertahankan hubungan putranya sampai harus mencari pengacara untuk membantu mereka menghadapi gugatan cerai Galang terhadap menantunya.
Dengan langkah gontai Intan berjalan keluar dari ruang mediasi. Tidak ada titik temu untuk nya dengan suami. Sedikitpun Galang tak merasa iba ataupun sedih dengan keputusan yang diambilnya.
Tiga kali masa sidang hanya satu kali Galang datang pada tahap mediasi. Menyatakan dengan tegas bahwa ia akan megakhiri hubungan itu.
"Bu, aku lelah", suara pelan dan sendu terdengar ditelinga wanita paruh baya itu.
Ibu menitikkan bulir bening diujung matanya, semua cara sudah dicobanya untuk membuat putranya kembali pada menantunya. semua tak membuahkan hasil, Galang nekat untuk menceraikan wanita pilihannya.
"Wanita itu sudah menikah, kenapa putraku masih ingin bercerai dengan Intan?, suara hati ibu yang tak menemukan jawaban dari pertanyaannya sendiri.
Ibu berjalan dengan langkah kaki penuh kekalahan. Tak pernah dibayangkanya akan berakhir seperti ini. Tekad putranya sudah kuat tak bisa dicegah dengan bujukan kata-kata sebagai seorang ibu yang melahirkannya.
***************************************
Bunyi dering ponsel Galang terdengar dengan jelas. Diraihnya ponsel yang terletak diatas meja kerjanya. Galang sekarang tinggal sendiri disebuah apartment.
__ADS_1
Sekali sidang lagi maka sebuah keputusan hakim bakal diterimanya. Terdapat senyum diparas wajahnya yang tampan.
"Hanum sekarang tak ada penghalang bagi kita untuk bersatu dalam sebuah ikatan rumah tangga. Bodohnya aku pada saat itu membiarkan mu dan akhirnya menjadi milik orang lain", rasa penyesalan terlihat diwajahnya dengan hembusan nafas yang panjang berusaha membangkitkan semangat nya.
Rasa enggan untuk menerima panggilan tersebut, karena Galang sudah mengetahui apa yang akan disampaikan oleh orangtuanya.
Dibiarkannya saja sampai dering ponselnya dua kali panggilan dan untuk yang ketiga Galang menerima panggilan tersebut.
Seperti dugaan Galang bahwa ibunya pasti membahas hal yang sama. Semua pembicaraan didengarkan saja tanpa merespon sedikit pun.
"Apa yang kau kejar dengan wanita itu, ia sudah menikah dengan pria lain", perkataan ibu seperti petir yang menggelegar ditelinganya dan rasa tak percaya atas perkataan ibunya itu.
Wajah Galang pucat seketika dimatikan saja panggilan dari orangtuanya yang masih bicara ditelpon.
"Aku tak percaya, ibu sudah cukup membodohiku selama ini. Aku tak akan termakan omonganya lagi", ujar Galang dengan membuang pikiran negatifnya.
***************************************
Diketuknya pintu rumah sampai tiga kali dan tak mendengar suara dari dalam rumah tersebut.
Kelihatan rumah itu tak ada penghuninya karena tak terdengar aktivitas didalam rumah.
Pada saat meninggalkan halaman rumah Galang disapa oleh tetangga yang berada tepat didepan rumah yang Galang kunjungi tersebut.
"Mau cari siapa dek? kalau jam segini belum pulang. Sekitar jam empat sore baru ada dirumah", penjelasan dari seorang ibu pada Galang.
__ADS_1
"Hanum benar tinggal disini kan bu? , dengan tersenyum Galang menanyakan keberadaan Hanum.
Ibu tersebut membenarkan bahwa yang dikunjungi adalah rumah Hanum tetapi yang hanya tinggal dirumah itu sekarang adalah adiknya.
Hanum sudah pindah rumah kekota besar.
Galang terkejut dengan kepindahan Hanum
Segera Galang meminta alamat baru Hanum pada wanita tersebut.
Wanita Itu memberikan alamat baru Hanum dan nomor ponsel barunya.
"Wajar aku menghubunginya selalu diluar jangkauan, rupanya ia telah menggati nomor ponselnya", ucap Galang dengan mengernyitkan dahinya ketika memeriksa nomor yang baru didapatnya.
###
Like 👍👍
Komen 📩
Rate bintang 5🌟🌟🌟🌟🌟
Tanda hati sebagai tulisan favorite ❤❤❤
Votenya sebanyak banyaknya 📢📢📢
__ADS_1
Terima Kasih...🙏🙏
Salam Hangat Lemb@gung