Dia Bukan Suami Ku Seasons 1 & 2

Dia Bukan Suami Ku Seasons 1 & 2
Eps 238 Kekampus


__ADS_3

Bulir embun menempel didaunan memberikan kesejukan pada sang pohon. Dicobanya untuk menyematkan asa direlung hati agar bersemi pada waktunya.


Derab langkah kaki Mayang sungguh begitu yakin, akan hari esok yang lebih cerah. Memasuki halaman kampus dan menuju ruang kelas untuk mata kuliah pagi ini.


Siapa yang sangka kalau dirinya adalah seorang mahasiswa sekaligus seorang istri dari salah satu lelaki mapan yang kiprah kerjanya tak diragukan lagi bagi semua orang.


Dikampus Mayang berusaha menutupi jati dirinya, dihadapan teman satu tingkatnya. Dirinya mengaku bahwa masih single.


Ketika salah satu temannya bertanya siapa yang sering mengantar dan menjemput dirinya, dengan santainya Mayang mengatakan bahwa Galang adalah saudara lelakinya.


Entah mengapa Mayang harus menutupi identitas dirinya yang sebenarnya. Bukan karena malu telah memiliki suami namun rasa tak percaya diri diusia muda telah memiliki suami.



Pagi ini sebelum kekantor Galang berusaha menyempatkan waktu untuk pergi bersama istrinya dan ketika Mayang pulangpun dirinya berusaha untuk bisa menjemputnya.



Dreeet...Dreeet... Dreeet


Dering dari ponsel Mayang bergetar, diraihnya ponselnya yang ada didalam tas ranselnya.


Terlihat nomor yang tak asing baginya, yaitu Galang dalam panggilan tersebut.


Dicobanya menangkat dan menyapa orang yang ada diseberang sana.


"Sayang, ku tunggu diparkiran... " Ucap Galang singkat.


"Baiklah kak, tunggu aku sekitar 10 menit, " balas Mayang seraya menutup panggilan tersebut.


Didalam mobil...


Mayang duduk disamping suaminya dibangku belakang. Senyum mengembang pada saat Mayang memasuki kedalam mobil tersebut.

__ADS_1


"Sayang gimana hari ini? Apakah bisa mengikuti semua mata kuliahnya? " Tanya Galang dengan memandang wajah istrinya penuh dengan rasa cinta dan kasih.


Mayang mengerucutkan mulutnya, terlihat sangat menggemaskan Galang. Dengan wajah manja dan sedikit rasa kesal dirinya bercerita.


"Pas masuk kelas, dosennya buat kesal kak, rasanya beliau tak suka ama Mayang..."Jelas Mayang seraya memainkan ujung bajunya


"Kenapa bisa begitu? Tanya suaminya penasaran.


"Ga tahu sebabnya, setiap tugas yang ku berikan selalu saja salah! Padahal tugas ku ga beda jauh dengan punya teman," ucap Mayang masih dengan wajah kesal.


"Ya turutin aja kemauan dosennya...Nama juga mahasiswa ga bisa protes, ntar kamu dianggap mahasiswa pebangkang lagi." balas Galang seraya mencolek hidung istrinya.


"Ya,cuma dia minta aku kerumahnya biar lebih jelas katanya," sahut Mayang dengan wajah kesal.


"Waduh.. Kenapa harus kerumah? Bisa sajakan dijelaskan pada saat dikampus saja," ucap Galang dengan wajah bingung dan sedikit cemburu.


"Ga tahu, maksudnya apa!" Balas Mayang dengan kedua bahu dinaikannya.


"Dosennya sudah tua atau masih muda" Tanya Galang lebih lanjut.


"Masih muda... Sekitar 30 tahun," jawab istrinya masih tidak menyadari maksud dari pertanyan suaminya.


"Dia tahu kalau kamu sudah menikah? Tanya Galang dengan penasaran.


"Ga tahu...Lantaran aku ga pernah singgung soal status ku dikampus kak, terus aku juga menutupinya," ucap jujur Mayang pada suaminya.


Dengan wajah terkejut mendengar perkataan istrinya membuat perubahan pada mimik wajah Galang yang semula sedikit cemburu, kini berubah amarah.


"Kenapa! Apa maksud menutupi statusmu!" Ujar Galang dengan wajah kesal.


Mayang terhenyak dengan pertanyaan Galang dan perubahan pada paras tampannya.


Mmm...

__ADS_1


"A... Aku masih malu menikah muda kak... " Jawab Mayang dengan wajah menunduk.


"Apa kau menyesal menikah dengan ku? " ucap Galang berubah dengan suara pelan.


"Tidak Kak... Cuma aku belum berani untuk memeperkenalkan statusku sebagai seorang istri didepan teman - teman kampusku." Ungkap Mayang masih dengan kondisi yang sama yaitu tidak memperlihatkan wajah pada suaminya.


"Baiklah akan ku berikan kau waktu sementara sampai kau mau mengakuinya didepan teman - teman mu, jika sudah ada ruang untuk dirimu maka katakanlah status mu bahwa kau telah menjadi seorang istri, " ungkap Galang dengan bijak.


"Terima kasih kak, telah mengerti diriku, " balas Mayang seraya meraih tangan suaminya lalu mencium punggung tangan Galang dengan mesrah.


Mobil melaju dengan kencang meninggalkan kampus dimana Mayang berada lalu mengatarkan mereka kembali kerumah.


Galang yang mendapatkan reaksi dari istrinya dengan menyentuh lembut punggung tangannya, dirinya tak mau menghilangkan kesempatan dimoment saat Mayang menatapnya dengan bola matanya yang indah.


Diraihnya dagu Mayang perlahan dan didekatkan kewajahnya. Terasa sekali hembusan nafas Galang diwajah Mayang.


"Aku mencintaimu sayang...Jadi, jangan ragu akan ketulusan akan cintaku, " ucap Galang seraya menyentuh lembut bibir merah istrinya.


Mayang menganggukan kepalanya seraya tersenyum mendengar perkataan dari suaminya.


###


πŸ˜ŠπŸ™ Besar harapan Author agar para Reader tidak hanya membaca tetapi juga menghargai hasil karya tulisan Author dengan cara:


πŸ’œBoom like sehabis bacaπŸ‘πŸ‘πŸ‘


πŸ’›Komentar yang membangun atau memberi semangat disetiap episode nya 😊


πŸ’šRate bintang ⭐5 dengan menglik dipojok bagian kanan atas bergambar 🌟


πŸ’™ vote sebanyak banyaknya kalau bisa jangan hanya 10 tapi 1000 ya πŸ˜‰ dengan mengklik dibagian pojok atas sebelah kanan bertulis VOTE.


❀Trus beri tanda hati setelah kalian membaca, biar kita tambah mesra ya Reader tercinta... 😍😍

__ADS_1


Bergabung digroup chat Author yup πŸ“©


Author tunggu ya...😊😊


__ADS_2