
Lelaki itu turun dari mobil dan kearah ku kemudian membuka pintu mobil seraya menggenggam kembali pergelangan tanganku.
"Turun !, perintahnya."
Aku mengikuti perintahnya lalu ia menarik dengan kasar kembali pergelangan tangan ku sehingga aku harus mengikuti gerak langkah kakinya.
Setibanya didepan pintu dia menekan sesuatu dan menatapnya seperti layar kecil dan berbicara: " Buka pintu". Seketika pintu terbuka. Ku pandang sekeliling ku ini rumah atau istana.
Lelaki itu menatap ku lalu berkata: "Aku memang belum pernah membawa mu kesini tentu nya kamu kaget, ucapnya yang tak aku mengerti."
Kami berjalan menuju lantai dua dan berhenti pada sebuah pintu. Ternyata itu sebuah kamar yang sangat besar dan mewah melebihi kamar di sebuah hotel berbintang lima.
Didorongnya tubuh ku dengan sekuatnya sehingga terjatuh tepat pada kasur dengan posisi terlentang.
Seketika ia naik tepat diatas tubuh ku dan berkata : "Mau lari kemana kau !!, sampai kelubang semut aku akan menemukan mu !!." Ucapnya sambil menyentuh rambut yang menutupin sebagian wajah ku.
Tercium sekali aroma yang tak sedap keluar dari mulutnya. Apakah lelaki ini sedang mabuk sehingga tidak mengenal betul siapa yang diajak bicara. Sedari tadi dia bicara seolah-olah aku mengenalnya.
"Clara tega sekali kau meninggalkan ku !!, kemudian kau lari dengan laki-laki itu!!. Sedangkan aku telah memberi mu semua yang kau pinta !!, teriaknya."
Lelaki itu berbicara tepat dihadapan ku sehingga hembusan napasnya terasa sekali diwajah ku. Sontak ku dorong dengan kuat tubuh lelaki tersebut sehingga membuatnya terjatuh tepat di pinggir tempat tidur.
__ADS_1
Akibat tindakan ku memancing amarah nya, lelaki itu bangkit lalu mencekik leher ku sehingga aku sulit untuk bernafas dan terasa bulir putih diujung mata ku jatuh.
Sorot matanya yang tajam terlihat kebencian didalamnya. Sekuat tenaga aku memukul tubuh Lelaki itu. Melihat tangan ku lemas ia segera melepaskan cengkraman dileherku.
"Uhuk, huk, huk". Aku terbatuk dan memegang leher ku yang terasa sakit sekali.
Aku menangis lalu disela tangisku aku berkata :
"Apa salah ku?, aku tak mengenal mu. Bahkan belum pernah sekali pun bertemu dengan mu."
"Siapa Clara ?, aku bukan Clara ?, tapi aku Hanum !!, sambil tersedu ku jelaskan kepada lelaki itu."
Sembari mendekati ku dengan mata penuh nafsu dan amarah.Aku tahu maksud lelaki itu, dia kan memperlakukan hal yang terhadap ku.
"Jangan... Ku mohon jangan.... Lakukan itu !! , sambil mengiba dengan kedua tangan menyembah."
Seperti kerasukan setan lelaki itu tidak memberi ampun sedikit pun pada ku. Dengan kekuatan yang aku punya ku coba untuk melawan tapi apa lah daya tubuh ku yang lemah dan tak berdaya tak sanggup mempertahankan kehormatan ku.
Lelaki itu melumatku seperti seekor singa mendapatkan mangsanya. Merobek pakai ku hingga tak tersisa sehelai pun ditubuh ku. Tangisan ku tak menghentikan semua tindakan kejinya terhadap ku.
Setelah puas memenuhi hasratnya terhadap ku terlihat senyum kemenangan dibibirnya. Tak ada sedikitpun penyesalan terpancar di matanya, melihat ku tak lagi menangis tetapi merintih pilu.
__ADS_1
Terbayang wajah ayah, ibu dan kedua adikku. Apa yang akan terjadi pada keluarga ku dan bagaimana dengan keluarga Galang akan kah menerima ku jika sudah seperti ini.
Laki-laki yang sangat ku cintai dan impianku ia yang akan menjadi imamku. Semua hancur dalam semalam seperti butiran debu yang terbawa angin dan menghilangkan dengan sekejap.
Aku tidak bisa mempertahankan kehormatan ku yang ku jaga selama ini. Seperti noda hitam yang sulit dihilangkan dan akan melekat seumur hidup ku.
###
Like 👍👍
Komen 📩
Rate bintang 5🌟🌟🌟🌟🌟
Tanda hati sebagai tulisan favorite ❤❤❤
Votenya sebanyak banyaknya 📢📢📢
Terima Kasih...🙏🙏
Salam Hangat Lemb@gung
__ADS_1