Dia Bukan Suami Ku Seasons 1 & 2

Dia Bukan Suami Ku Seasons 1 & 2
Eps 224 Menyampaikan Maksud Hati


__ADS_3

Embun pagi memberikan kesejukan pada jiwa - jiwa yang lelah. Kicauan burung dipagi hari seakan menyadarkan irama hati yang terlena akan dunia.


"Ku hirup udara yang terasa sejuk masuk kerongga hidungku, lalu ku hembuskan kembali secara perlahan. Terasa ringan beban dihati seiring keluarnya udara dari hembusan nafas. Sungguh indah mataku memandang seluruh ciptaan Sang Tuhan, menyadarkan ku kembali betapa kecilnya diri ini." Batin Mayang seraya menatap indah pemandangan dari belakang rumah.


"Ndok, buat minum untuk tamu kita terus ini Simbok udah goreng pisang," ujar ibunya membuyarkan lamunan Mayang yang berdiri dibelakang rumah seraya menatap bukit yang ada dihadapanya.


"Baik Mbok..."jawab singkat Mayang seraya berjalan menuju dapur.


Terlihat ibu yang sedang berdiri dihalaman depan yang sedang memperhatikan sekeliling rumah, semalam dirinya tak dapat begitu jelas melihat lingkungan disekitar rumah ini.


Ternya rumah ini dikelilingi bukit dan terdapat taman sayuran disamping rumah dan juga terdapat kolam ikan Lele dan Mujair.


Sungguh pemandangan yang jauh berbeda dengan dikota. Membuat mata yang memandang terasa sejuk dan damai.


"Ma..." Sapa Mayang dengan membawa minuman dan goreng pisang.


Diletakkan diatas meja kayu disaung yang ada dikolam ikan. Seraya menatap ikan yang berenang kesana kemari.


"Ya...Mari duduk sini", sahut wanita paruh baya tersebut seraya menepuk bangku kayu disampingnya .


"Sungguh damai tinggal disini ya... Saya bisa merasakan sejuknya udara dan ketenangan dihati. Serasa hidup penuh dengan rasa syukur atas apa yang Tuhan berikan pada kita. Berbanding terbalik dengan dikota, terkadang kita terlena dan jarang sekali bersyukur atas apa yang telah kita dapatkan. Senantiasa terus mencari kepuasan dan tak pernah merasakan cukup. Berlomba - lomba mengejar dunia yang sejatinya itu, kelak semua akan kita tinggalkan," ungkap ibu Galang dengan tatapan mata kosong menatap kolam ikan.


"Benar yang mama ucapkan, hidup disini seperti menerima apa adanya tanpa terpikir yang berlebihan. Cukup untuk makan berbahagia dengan keluarga kecil dan hidup dengan kesederhana dan rasa syukur pada Sang Tuhan," balas Mayang seraya menatap wajah wanita disampingnya yang masih tengah asik menatap ikan yng berenang didalam kolam.


Daerah tempat tinggal Mayang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani dengan gaya hidup sederhana. Rata - rata warga didaerah tersebut mengandalkan hasil panen untuk biaya hidup keluarga mereka.


Tidak terpikir untuk kehidupan duniawi yang penuh dengan gemerlapnya dunia, karena kehidupan mereka sendiri sangat jauh dari kesan kemewahan dan kekayaan.


"Sayang...Apakah kau bisa mencintai putraku? " Tanya wanita yang berada disampingnya.

__ADS_1


"Mama tahu kalau kau belum mencintai putraku, namun yakinlah bahwa dia akan memberikan kebahagiaan padamu," lanjut kata wanita paruh baya tersebut dengan membelai lembut wajah Mayang.


Mayang menundukkan kepalanya, ada rasa terketuk dihatinya karena apa yang dikatakan wanita tersebut adalah benar.


Dirinya belum bisa mengetahui perasaan sebenarnya yang dirasakan. Apakah yang ada didalam dirinya tersebut.


"Ma... Jujur aku belum merasakan getaran cinta dihati ku, namun ku pastikan bahwa kami berdua akan bahagia bersama. Cinta itu akan hadir seiring berjalannya waktu dan keterikatan diantara kami berdua. Maafkan aku yang telah mengatakan ini semua, " ucap polos Mayang pada wanita paruh baya tersebut.


Ibunya Galang memeluk erat gadis muda yang ada disampingnya, setelah mendengar perkataan secara polos dan jujurnya akan perasaan yang ada didalam hatinya.


Terlihat ibu Mayang menghampiri mereka berdua yang tengah asik berbicara disaung yang berada pinggir kolam.


"Mari bu, lanjut sarapan dulu," ujar wanita paruh baya yang sebenarnya lebih muda dari ibunya Galang, namun karena kerasnya hidup sehingga lebih kelihatan tua dari pada usia sebenarnya.


"Baik, " secara bersamaan kedua wanita yang tadinya larut dalam pembicaraan dari hati kehati.


"Dimana Den Galang? tanya ibunya Mayang pada putrinya.


Tak lama dari yang dikatakan ibunya, Galang bersama pak sopir pun muncul dari belakang mereka bertiga.


Sarapan pagi ini hanya nasi goreng dengan irisan telur bebek yang didadar dengan menggunakan bumbu yang sangat sederhana.


Terasa nikmat hanya dengan menu sarapan yang sederhana karena suasana didaerah itu yang sejuk sehingga membuat nafsu makan bertambah.


Selesai makan, ibu Galang menyampaikan maksud hati berkunjung kekediaman Mayang. Mengawali cerita dengan menyerahkan sebuah kotak yang berisi sepasang cincin pertunangan pada keluarga Mayang.


"Pak, kedatangan saya kemari adalah ingin melamar putri bapak untuk putra saya. semoga bapak bisa menerima lamaran dari keluarga saya," ungkap ibu Galang dengan bahasa yang teratur dan lembut.


Ayahnya Mayang telah menduga bahwa ada maksud besar dari majikan tempat putrinya bekerja, datang jauh - jauh dari kota kekampung yang terpencil ini.

__ADS_1


"Saya sungguh tak menduga bahwa Ndoro( Nyonya) memiliki maksud yang baik terhadap putri saya, sebuah permintaan yang sangat jauh dari bayangan kami. Mau meminang putri kami yang berasal dari orang tak punya. Saya serahkan kembali kepada putri saya yang akan menjalani kehidupanya, jika Mayang bersedia maka akan ada restu dari saya, "balas ayah Mayang seraya memandang kearah putrinya.


"Bagaimana Mayang?" Tanya ibu Galang setelah mendengar jawaban dari orangtuanya.


"Saya menerimanya Ma..." Sahut Mayang dengan menundukkan wajahnya tak berani menatap Galang.


"Alhamdulillah...Baiklah Pak, ternyata Mayang bersedia," ucap ibu Galang.


Galang menatap Mayang yang tertunduk malu dengan tersenyum diparas wajahnya yang tampan.


Pagi itu suasana menjadi lebih akrab, membentuk sebuah silaturahmi yang terhubung dari ikatan suci sebuah pernikahan yang akan segera terjadi.



###


πŸ˜ŠπŸ™ Besar harapan Author agar para Reader tidak hanya membaca tetapi juga menghargai hasil karya tulisan Author dengan cara:


πŸ’œBoom like sehabis bacaπŸ‘πŸ‘πŸ‘


πŸ’›Komentar yang membangun atau memberi semangat disetiap episode nya 😊


πŸ’šRate bintang ⭐5 dengan menglik dipojok bagian kanan atas bergambar 🌟


πŸ’™ vote sebanyak banyaknya kalau bisa jangan hanya 10 tapi 1000 ya πŸ˜‰ dengan mengklik dibagian pojok atas sebelah kanan bertulis VOTE.


❀Trus beri tanda hati setelah kalian membaca, biar kita tambah mesra ya Reader tercinta... 😍😍


Bergabung digroup chat Author yup πŸ“©

__ADS_1


Author tunggu ya...😊😊


__ADS_2