Dia Bukan Suami Ku Seasons 1 & 2

Dia Bukan Suami Ku Seasons 1 & 2
Eps 231 Honney Month ke-2


__ADS_3

Setelah bertemu dan berkonsultasi dengan dokter ahli kandungan diluar negeri, tempat rekan kerja Brian yang telah berhasil mendapatkan momongan tersebut.


Disana mereka berdua dichek secara general tidak hanya istri melainkan keduanya dichek secara intensif dan hasil dari tes kesehatan reproduksi mereka berdua tidak ada kendala suatu apa pun.


Dokter meyakinkan bahwa mereka bisa memiliki keturunan, hanya tinggal menunggu waktunya saja.


Hasil dari General Chek Up kesehatan reproduksi mereka berdua tak berbeda jauh dengan dokter dinegara sendiri. Mereka hanya disarankan agar tetap bersabar dan tetap berdoa pada Sang Pemberi mukjizat.


Dokter hanya memberikan beberapa vitamin agar diminum mereka berdua untuk membantu agar semakin mempercepat proses kehamilan secara medis untuk organ reproduksi mereka berdua.


Kemudian meminta mereka untuk tidak terlalu stres dan tidak bekerja terlalu lama, dan menghindari begadang sampai malam bagi suami.


Dokter berharap agar mereka berdua dapat mengambil liburan panjang sehingga mereka berdua bisa rileks dan dapat menikmati pada saat berhubungan suami istri.


Senyum mengembang diparas wajah keduanya, mendengar penjelasan dari dokter yang ternama dinegeri tetangga tersebut.


Secercah cahaya dan sebulir embun terselip dihati mereka berdua, akan keberhasilan untuk memiliki sibuah hati.


"Sayang...Aku telah memilih sebuah destinasi liburan buat mengulang kembali bulan madu kita berdua yang kedua kalinya," ucap Brian.


"Kita tinggalkan sejenak rutinitas kita yang biasanya, kita hanya akan menikmati liburan ini berdua tanpa beban apapun..." Lanjut ungkap Brian dengan senyum menghiasi wajahnya.


Hani membalas senyuman suaminya seraya memeluk erat tubuh lelaki itu seraya berkata "Terima kasih sayang telah membuat ku menjadi wanita yang sangat beruntung memiliki dirimu."


Mendengar perkataan istrinya Brian spontan menyentuh lembut tepat dibibir Hani yang ingin berbicara lebih panjang. Seketika suara manja Hani terhenti dengan sendirinya.


***


Sebuah kapal pesiar yang besar dan terlihat memiliki perlengkapan yang serba lengkap dan super mewah, layaknya sebuah rumah yang mengambang diair.


Kapal tersebut telah siap menunggu mereka disebuah dermaga. Brian dan Hani menaiki kapal pesiar tersebut menuju sebuah pulau.


Melaju meninggalnya dermaga, benar saja apa yang ada didalam kapal tersebut sangatlah berkelas dan semua fasilitas lengkap terdapat dikapal persiar tersebut.

__ADS_1


Hani berdiri diujung geladak kapal sembari menatap luas lautan dihadapanya. Tanpa disadarinya Brian telah berdiri dibelakangnya lalu merangkul tubuh istrinya dengan eratnya.


"Sayang...Apa kau menikmatinya? Tanya Brian dengan mencium pundak Hani dengan lembut dan mesrah.


"Ya, aku sungguh menikmati perjalanan ini. Lihatlah sepanjang mata memandang, tak terlihat ujung ataupun tepi dari laut yang terbentang luas ini." Ungkap Hani seraya membelai lembut tangan suaminya yang melingkar dipinggangnya.


"Kau benar, begitulah cintaku pada mu, seluas samudra yang tak berujung dan tak bertepi ini, " rayuan Brian terhadap istrinya.


Mendengar rayuan gombal suaminya membuat dirinya tersipu malu, lalu berkata "Jika kau sebagai lautan maka aku sebagai riak ombaknya yang selalu menari - nari menemani laut disepanjang waktu, tanpa sedikitpun rasa lelah"


Akhirnya mereka berdua hanyut dalam buaian asmara. Merasakan dunia milik berdua, seakan yang lain hanya mengontrak.


"Sayang kita telah sampai, coba kau lihat itulah pulau yang akan kita datangi dan untuk beberapa hari kedepan kita akan habiskan waktu bersama, " ungkap Brian pada Hani dengan sorot mata penuh cinta.


Kapal persiar akhirnya sampai pada sebuah dermaga sederhana dipulau tersebut. Tidak ada akses darat karena pulau tersebut dikelilingi lautan.


Hani menatap beberapa rumah mewah dan semuanya menghadap kearah laut. Sepertinya rumah ini adalah sebuah villa, hanya akan dihuni jika sang pemilik memiliki hari liburan tertentu untuk menghilangkan kesibukan dikota.


"Sayang dipulau ini akan banyak ditumbuhi bunga liar, seakan sebuah taman yang dibuat secara alam dan atas kehendak Sang Pencipta." Ungkapnya lebih lanjut.



Kapal menepi pada sebuah jalan yang terbuat dari kayu untuk memudahkan setiap orang yang akan turun maupun naik dari kapal tersebut.



Senyum mengembang diparas wajah mereka berdua. Terdapat kebahagian disorot mata mereka berdua.


Dengan mesrah mereka bergandengan tangan menuju rumah yang akan ditempati mereka berdua.


"Untuk beberapa hari kedepan kita akan habiskan waktu bersama, hilangkan beban yang selama ini terpendam." Ungkap Hani dengan penuh kesungguhan.


***

__ADS_1


Keesok harinya...


Sinar surya menembus kaca jendela yang terdapat dikamar mereka berdua. Hani terbangun karena sinar mentari menyapa lembut diwajahnya.


Diliriknya suaminya yang masih tertidur pulas, karena semalam mereka habiskan untuk bercinta, sampai mendekati dini hari baru mereka berdua terlelap dari tidurnya.


"Selamat pagi sayang... " Sapa Hani seraya membelai wajah suaminya dan mencium tepat dibibir Brian yang masih tertidur.


"Pagi sayang..." Balas singkat Brian dengan mengucek matanya.


Rupanya suaminya terbangun akibat dari sentuhan mesrah Hani tepat dibibirnya tersebut.


Derab jantung Hani bergemuruh ketika dirinya tersadar akan tingkah yang nekad mencium suaminya.


Kini apa yang mau dielakkan, terlanjur basah. Brian kembali beraksi dan kisah semalam terulang kembali. Tiada hari tanpa bercinta, mereka habiskan waktu itu selama dipulau ini.


Hani memeluk erat kembali tubuh suami disamping dirinya. Kini dirinya tertidur kembali, larut dalam buaian kasih sayang suaminya yang tak terbatas itu.


###


πŸ˜ŠπŸ™ Besar harapan Author agar para Reader tidak hanya membaca tetapi juga menghargai hasil karya tulisan Author dengan cara:


πŸ’œBoom like sehabis bacaπŸ‘πŸ‘πŸ‘


πŸ’›Komentar yang membangun atau memberi semangat disetiap episode nya 😊


πŸ’šRate bintang ⭐5 dengan menglik dipojok bagian kanan atas bergambar 🌟


πŸ’™ vote sebanyak banyaknya kalau bisa jangan hanya 10 tapi 1000 ya πŸ˜‰ dengan mengklik dibagian pojok atas sebelah kanan bertulis VOTE.


❀Trus beri tanda hati setelah kalian membaca, biar kita tambah mesra ya Reader tercinta... 😍😍


Bergabung digroup chat Author yup πŸ“©

__ADS_1


Author tunggu ya...😊😊


__ADS_2