Dia Bukan Suami Ku Seasons 1 & 2

Dia Bukan Suami Ku Seasons 1 & 2
Eps 163 Makin Mesrah


__ADS_3

Sinar rembulan menerangi langit malam ini. Bintangpun tak mau kalah dengan rembulan. Dengan kerlipnya yang cantik menghiasi langit malam. Menambah suasa malam ini terkesan sangat mendukung suasan hati sepasang ingsan yang sedang dimabuk asmara.


Setelah pagi tadi meminta disuapi sampailah malam ini berlanjut. Dengan sengaja Bram seakan memanfaatkan keadaannya untuk bermanja pada istrinya.


Malam ini Bram meminta dipijat seluruh tubuhnya yang merasa pegal dan sakit - sakit. Hanum tak merasa keberatan menjalani semua permintaan suaminya.


"Sayang...kalau tahu seperti ini enaknya memiliki istri, maka aku akan berusaha lebih keras untuk segera meyakinkan dirimu menerima ku," ujar Bram seraya tersenyum genit sambil menikmati sentuhan dari pijatan Hanum yang tepat pada bagian tubuhnya yang terasa pegal.


"Belum tahu ya...! Kalau jari jemariku ini memang mahir dalam soal pijat memijat, " ucap sombong Hanum pada suaminya.


Bak pemijat profesional Hanum memijat seluruh tubuh Bram. Hanum mengakui bahwa selain tampan suaminya memiliki tubuh yang sangat porposional. Suaminya sangat menikmati setiap gerakan dan sentuhan jemari Hanum ditubuhnya.


Hanum mencuil pinggang Bram yang sedang posisi telungkung menikmati sekali sentuhan tersebut. Bram mengeliat karena merasa geli akibat dari cuilan istrinya tersebut. Tawa kecil keluar dari mulut Bram karena mendapatkan respon dari istrinya.


"Aduuuuh, sayang! Kenapa kau mencuil pinggang ku. Apa yang kau inginkan?" Balas Bram seraya merubah posisi tidurnya menjadi telentang memandang Hanum berada disampingnya.


"Baru sadarkah? Kalau suamimu ini memiliki tubuh atletik dan paras wajah yang keren?" Ujar Bram dengan sikap narsisnya yang ditunjukkan pada Hanum.


Hanya tersipu malu Hanum mendengar perkataan suaminya yang memang benar adanya. Kepala Bram telah beralih, berada dipangkuan dirinya dengan sorot mata penuh cinta menatap Hanum.


"Bram..Jagalah kesehatan mu sayang, jangan terlalu diporsir tenaga mu!. Ku lihat sekarang, jarang lagi untuk berolahraga dan tidur selalu larut malam," tukas Hanum sambil membelai rambut kepala suaminya yang tepat dipangkuannya.


Memang benar adanya intensitas kerja Bram meningkat setelah kepergian Brian.


"Baiklah, kita akan cari waktu untuk liburan kembali bareng keluarga ya sayang... " Balas Bram dengan senyum mengembang diwajahnya.


Hanum menyetujui perkataan Bram dan terlihat disorot matanya penuh keseriusan mengatakan soal liburan keluarga itu.


"Sayang... Aku ingin... "Tukas Bram tanpa melanjutkan bicaranya seakan Hanum mengerti maksud dari kata selanjutnya.

__ADS_1


Dengan tersenyum malu, Hanum memberikan isyarat pada Bram seakan mendapatkan persetujuan dari dirinya. Bram mulai melancarkan serangannya dan bergerilya menyentuh istrinya dibagian daerah sensitif Hanum.


Nafsunya sebagai seorang lelaki semakin terpancing dengan melihat dan merasakan respon yang diberikan istrinya.


Gerak bahasa tubuh Hanum membuatnya semakin melancarkan serangan - serangan liarnya pada setiap senti tubuh wanita pujaannya.


Akhirnya mereka berdua telah larut pada puncak semburan kenikmatan sebagai sepasang suami istri.


Dengan berbalut selimut yang menutupi tubuh mereka berdua tertidur setelah lelah dan peluh mereka dapatkan dari permainan bercinta yang menggelora diantara mereka berdua.


***


Hanum terbangun dengan posisi tubuh sedang dipeluk erat suaminya. Terasa sekali hembusan nafas Bram tepat berada diubun -ubun kepalanya. Dengan usilnya Hanum membangunkan suaminya dengan cara mencium bibir lelaki yang masih terkelap.


Sebuah senyuman membingkai diwajah Bram, melihat wajah wanita yang sangat dicintainya sedang tersenyum dan memandang mesrah dirinya.


Tak menyangka istrinya pandai membangunkanya dengan cara terbaru yaitu menyentuh lembut bibirnya.


Mendengar perkataan dari suaminya Hanum hanya menundukkan kepalanya seraya tersenyum tipis. Dirinyapun tak menyangka bahwa mampu berbuat genit seperti itu.


"Baiklah, aku menyukainya sayang..." Ucap Bram kembali dengan merangkul erat tubuh Hanum kedalam dekapan dada bidangnya itu.


"Lakukan itu disetiap paginya, dengan cara yang barusan kau lakukan itu," perintah Bram pada Hanum dengan sorot mata penuh keseriusan.


Akhirnya mereka mengulangi kembali adegan bercinta yang terjadi semalam pagi ini sebelum mereka berdua mandi bersama.


***


Sopir pribadi Bram telah stand by menunggu majikannya. Setelah libur tiga hari dari kantor hanya melalui email dan ponselnya asisten Hana memberikan informasi pekerjaan kepada Bram.

__ADS_1


Dering ponselnya berbunyi dan bergetar. Diraihnya ponsel yang terletak diatas meja makan. Tertera Laura dalam panggilan tersebut.


"Kak... Apakah Hanum ada dirumah?" Tanya saudari perempuannya itu.


Mendengar bahwa Laura akan kerumah dan akan menemui istrinya Bram berpesan bahwa Laura dapat menjaga sikapnya dan mau menerima Hanum sebagai kakak iparnya.


Terdengar suara dari seberang sana memberikan jawaban bahwa akan menuruti apa yang diperintahkan padanya.


"Baiklah kak, sampaikan pada kakak iparku setengah jam lagi aku sudah sampai kesana," balas Laura seraya menghentikan panggilan tersebut.


"Kakak ipar? Apa aku tak salah mendengar nya," batin Bram dalam hati.


Bram menyampaikan pesan pada Hanum bahwa Laura akan kemari.


"Mau apa lagi dia pada ku! Ucap Hanum dalam hati.


Dengan membalas senyum suaminya, disimpannya saja pertanyaan yang terlintas tanpa memikirkannya lebih lanjut.


###


πŸ˜ŠπŸ™ Besar harapan Author agar para Reader tidak hanya membaca tetapi juga menghargai hasil karya tulisan Author dengan cara:


πŸ’œBoom like sehabis bacaπŸ‘πŸ‘πŸ‘


πŸ’›Komentar yang membangun atau memberi semangat disetiap episode nya 😊


πŸ’šRate bintang ⭐5 dengan menglik dipojok bagian kanan atas bergambar 🌟


πŸ’™ vote sebanyak banyaknya kalau bisa jangan hanya 10 tapi 1000 ya πŸ˜‰dengan mengklik dibagian pojok atas sebelah kanan bertulis VOTE.

__ADS_1


Bergabung digroup chat Author yup πŸ“©


Author tunggu ya Reader setia baik yang baru nimbrung atau yang dah berakar dihatinya Babang tamvaaan Bram dan siMbak Hanumnya 😍😎


__ADS_2