Dia Bukan Suami Ku Seasons 1 & 2

Dia Bukan Suami Ku Seasons 1 & 2
Eps 267 Mengikuti Saran


__ADS_3

Kuncup bunga seakan enggan mengembang, jangankan menggembang putikpun jatuh berserakan. Mayang seakan tak kuasa menahan beban derita yang dialami.


Mobil berhenti pada satu gang dan terpaksa berjalan kaki dijalan sempit menuju kontrakan yang selama empat bulan ini Mayang tempati.


"May... Jadi disini tempatmu selama ini ya?" Ucap wanita tersebut.


Dengan reaksi hanya menganggukan kepalanya pertanda membenarkan perkataan yang dilontarkan rekan kerjanya itu.


"Silahkan...Masuk," ucap Mayang seraya membukakan pintu rumah kontrakannya.


Wanita yang lebih tua dari usia Mayang, yaitu rekan kerjanya memandangi kesemua penjuru diruang tersebut.


"Apakah kau betah tinggal disini May?" Ucapnya setelah melihat disegala penjuru sudut rumah kontrakan itu.


"Betah ga betah ya harus bertahan...Aku akan resign Mbak," ucap Mayang lirih


"Udah ku katakan jangan terburu - buru untuk mengambil keputusan, kau harus memikirkannya dengan masak - masak, " ucap rekan kerja Mayang dengan wajah serius.


Mayang terdiam, mulutnya seakan kelu untuk mengeluarkan satu katapun. Hanya bulir bening yang mengalir diujung matanya. Rasa perih terasa begitu menusuk kalbunya.


Dengan suara bergetar dan tatapan mata yang kosong, Mayang mengeluarkan suaranya terkesan amat putus asa.


"Apa yang harus aku lakukan?" ucap Mayang dengan suara pelan.

__ADS_1


"Kau harus menemui atasan dan menceritakan semuanya tentang keadaan mu saat ini, apapun nanti hasilnya baru kau menentukan langkah selanjutnya," ucap rekan kerja Mayang yang usianya diatas lebih tua dari dirinya.


Mayang hanya mendengarkan dengan seksama atas ucapan yang keluar dari mulut wanita tersebut.


"Aku tak ingin kehilangan rekan kerja yang setrampil dan secerdas dirimu May..." ucap wanita dihadapan Mayang kembali.


"Terima kasih atas suport yang kau berikan padaku Mbak, semoga masalahku ada jalan keluarnya," balas Mayang lirih.


Terteguh sejenak, mereka berdua hening dengan kebisuan masing - masing. Seperti beralih pada dunia yang hanya ada didalam pikiran mereka.


Malam semakin pekat dan suara deru kendaraan semakin tak terdengar, Mayang berdiri tepat disamping jendela yang terbuka. dinginnya malam menembus kulitnya yang putih itu.


Sesekali diusapnya dengan lembut kedua lengannya, yang terasa sejuk akibat hembusan angin malam.


Mayang mengikuti saja perkataan wanita tersebut, sembari melangkahkan kaki menuju kamar, kemudian keluar dengan membawa selimut dan sepasang batal dan guling ditangannya.


"Mbak tidur dikamar saya saja, biar saya disofa ini," ujar Mayang seraya menuju sofa yang dimaksudnya.


"Ga perlu, biar saya saja yang tidur disofa May..." Balas wanita tersebut seraya merapikan sofa yang telah ditunjuk oleh Mayang.


Dengan wajah tersenyum rekan kerja Mayang memandangnya dengan penuh rasa simpati.


πŸ’πŸ’πŸ’

__ADS_1


Embun dipagi hari telah beransur mengering sejalan dengan sinar mentari yang kian meninggi. Rekan kerja Mayang telah kembali diwaktu subuh untuk segera bersiap pergi bekerja.


Mayang tak beda dengan rekan kerjanya, dirinya telah rapi dengan pakaian kantor yang bernuansa hijau pupus dengan sehelai scarf melingkar dilehernya yang jenjang.


Diayunkannya langkah kaki menuju halte bus yang biasa dirinya naiki. Hatinya berdebar kencang dengan irama naik turun. Dirinya tak tahu bagaimana nasib diri selanjutnya setelah menceritakan keadaan yang sebenarnya pada atasanya itu.


###


πŸ˜ŠπŸ™ Besar harapan Author agar para Reader tidak hanya membaca tetapi juga menghargai hasil karya tulisan Author dengan cara:


πŸ’œBoom like sehabis bacaπŸ‘πŸ‘πŸ‘


πŸ’›Komentar yang membangun atau memberi semangat disetiap episode nya 😊


πŸ’šRate bintang ⭐5 dengan menglik dipojok bagian kanan atas bergambar 🌟


πŸ’™ vote sebanyak banyaknya kalau bisa jangan hanya 10 tapi 1000 ya πŸ˜‰ dengan mengklik dibagian pojok atas sebelah kanan bertulis VOTE.


❀Trus beri tanda hati setelah kalian membaca, biar kita tambah mesra ya Reader tercinta... 😍😍


Bergabung digroup chat Author yup πŸ“©


Author tunggu ya...😊😊

__ADS_1


__ADS_2