Gadis Penakluk Mafia Karatan

Gadis Penakluk Mafia Karatan
Pertemuan Lisa dan Riko.


__ADS_3

...Rasa bahagia selalu di rasakan oleh dia, dia yang bersyukur selalu bersyukur apa yang dia dapatkan....


...Seseorang akan menjadi sempurna di mata orang yang menghargai apapun yang dia lakukan dan dia berikan....


...****🌷 HAPPY READING 🌷****...


...----------------...


Pagi hari seorang pemuda sedang mengendarai mobilnya dengan begitu lesu, tidak ada semangat yang terlihat dari dirinya.


Dia terus menggerak-gerakkan sebelah tangan nya pada setir mobil, sedang kan sebelah nya lagi dia jadikan untuk menumpu kepala pada pintu mobil, hingga mata nya menatap seseorang yang sedang turun dari taksi lalu berjalan masuk ke dalam sebuah supermarket.


Riko yang melihat orang tersebut langsung tersentak, dia menginjak rem dengan begitu mendadak. Untung nya saat itu suasana jalan tidak sepi, jadi tidak ada kecelakaan akibat ulah Riko.


"Itu Lisa... benar aku tidak salah lihat, itu beneran Lisa" setelah di yakini apa yang dia lihat, Riko langsung menepikan mobilnya.


Dia tidak ingin gegabah, Riko hanya menunggu wanita yang di yakini Lisa di dalam mobilnya.


Tak beberapa lama, sosok yang di tunggu Riko keluar dari supermarket tersebut, tanpa menunggu lagi. Riko langsung keluar dari dalam mobil nya dan menghampiri Lisa.


Tanpa permisi, mantan dari Vera ini langsung menyambar tangan Lisa, membuat sang empunya merasa begitu terkejut.


Lisa begitu kaget saat seseorang memegang tangan nya yang menenteng kantong berisi susu hamil, Lisa semakin terkejut saat melihat jika orang yang menarik tangan nya adalah mantan bos nya dulu. Orang yang selama ini dia hindari.


"Tu-tuan Riko" ucap Lisa terbata-bata, karna rasa gugup nya sehingga benda yang ada di tangan nya terjatuh.


Riko melihat barang yang terjatuh dekat dengan kaki nya, terlihat lah dari sebagian benda itu seperti kotak susu.


Tau arah pandangan Riko, Lisa langsung melepaskan tangan nya dari genggaman Riko, lalu Lisa buru-buru berjongkok dan mengambil benda tersebut.


Dia langsung memeluk nya erat, seperti nya Lisa sangat takut jika Riko tau kalau itu adalah susu hamil.


"Ikut saya" Riko langsung menarik tangan Lisa dan dia memasukkan Lisa ke dalam mobilnya.


"Tuan, lepasin saya" Lisa berusaha melepaskan tangan nya dari tangan Riko, namun apa daya Riko lebih kuat dari pada dirinya.


"Sekarang masuk" ucap Riko dingin.


"Tapi tuan, saya tidak mau ikut dengan anda"


"Masuk saya bilang" Riko langsung meninggi kan suaranya, membuat Lisa merasa ketakutan.


Karna tidak ingin terjadi apa-apa, Lisa langsung masuk. Riko menutup pintu mobil dengan begitu kasar, dia pun berjalan mengitari mobil nya lalu diapun ikut masuk.


Tanpa mengatakan apapun, Riko langsung menancap pedal gas mobil nya.


Saat ini Lisa benar-benar ketakutan, rasa sakit yang dulu dia coba hilang kan kini kembali dia rasakan, dia sudah lari, dia sudah bersembunyi, dirinya juga sudah mencoba melupakan rasa cinta bahkan kejadian yang membuat dirinya harus kehilangan kesucian nya.


Tapi setelah semuanya kembali normal, tapi mereka malah di pertemukan kembali.

__ADS_1


Riko masih diam dengan sesekali melirik ke arah Lisa, dia bisa melihat jika wanita yang ada di samping nya saat ini sedang ketakutan, matanya pun turun pada perut membuncit Lisa. Riko semakin penasaran dengan anak dalam kandungan Lisa, apa mantan sekretaris nya sudah menikah, pikir Riko.


Hanya butuh waktu 20 menit, akhirnya Riko menghentikan mobilnya di sebuah restoran.


"Ayo kita turun, kamu pasti belum sarapan" ya sarapan karna saat ini masih jam 8:40, masih pagi bukan.


"Tapi aku sudah srapan Tuan" tolak Lisa.


"Tapi aku belum, kamu harus menemani saya sarapan dulu" sebenarnya ada alasan khusus Riko mengajak Lisa, dia ingin menanyakan semu nya dari mulai kejadian malam itu, hingga alasan yang membuat Lisa harus kabur dan selama ini bersembunyi.


"Tapi..."


"Jangan membantah, karna saya masih bos kamu... saya belum memecat kamu, dan saya juga tidak menerima surat pengunduran diri kamu" Riko langsung membuka pintu mobil nya dan dia juga membuka pintu mobil untuk Lisa.


Mereka pun melangkah masuk ke dalam restoran yang masih terlihat Sepi.


...----------------...


Di tempat lain...


Davvien dan Vera sudah kembali ke mansion mereka, namun kepulangan mereka hanya untuk mempersiapkan barang mereka, karna besok ke dua pasutri yang baru melangsungkan pernikahan akan berangkat.


Davvien mengajak sang istri untuk berbulan madu, karna ini memang keinginan Davvien selama ini, dia mengajak sang istri yang telah halah untuk nya lahir dan batin.


Bulan madu yang kebiasaan di lakukan oleh pasangan yang baru menikah, tapi meski Vera sudang mengandung dua bayi, bukan berarti mereka tidak bisa berbulan madu bukan, mereka akan menghabiskan waktu benar-benar hanya berdua saja.


"Sayang, apa aku harus banyak membawa pakaian mu?" tanya Vera sedang mengemaskan barang-barang mereka.


"Jangan mubazir, kita masih banyak baju yanga belum di pakai, bahkan masih tersegel" ujar Vera sambil memukul punggung tangan sang suami yang ada di perutnya.


"Ya sudah terserah mu saja, tapi aku hanya ingin selama kita liburan kamu selalu menggunakan lingerie, saat di dalam kamar" bisik Davvien langsung membuat Vera merona.


"Dasar mesum" cibir Vera, karna pikiran suaminya itu tidak jauh dari yang namanya mesum.


"Kan mesumnya sama istri ku sendiri" lanjut Davvien lagi.


Akhirnya Vera kembali menyiapkan barang yang akan mereka bawa, di bantu oleh sang suami, kedua nya begitu terlihat bahagia, bahkan keduanya selalu tertawa.


...----------------...


Kembali ke restoran...


Saat ini suasana canggung dan gugup begitu di rasakan Lisa, jika bisa dia akan lari saat ini juga dari hadapan matan bos nya itu.


Ntah kenapa Lisa takut juka Riko akan mengungkit kisah kelam mereka, Lisa belum siap menceritakan segalanya, dia sudah memutuskan untuk tidak melibatkan Riko tentang kehamilan nya.


Lisa sadar dulu dia sudah pernah berbuat salah, tapi apa dia tidak berhak berubah, semua orang pernah egois, semua orang pernah salah bukan, dan sekarang Lisa menyadari kesalahannya.


Wanita yang sedang mengandung yang belum di ketahui ayah nya siapa itu tidak ingin Riko merasa bersalah karna telah menghancurkan hidupnya, Lisa tidak ingin seolah-olah dia memanfaatkan keadaan untuk bisa memiliki Riko.

__ADS_1


Banyak yang dia pikirkan, karna Riko telah mengetahui jika Lisa menyukai Riko dan dialah penyebab dari keretakan hubungan Riko dan Vera.


Kali ini Lisa tidak ingin lagi menjadi orang yang egois, jika dia mengatakan bahwa dirinya saat ini mengandung anak Riko, akan terlihat seperti memanfaatkan keadaan bukan, karna dia tau Riko lelaki yang bertanggung jawab, Lisa tidak mau jika mantan bosnya itu menikahi nya karna terpaksa, bukan karna cinta.


Lamunan Lisa buyar ketika Riko bersuara.


"Ayo makan lah sarapan mu" kata Riko yang melihat Lisa hanya duduk diam dan menatap ke depan.


"Eh, saya tidak lapar Tuan" jawab Lisa dengan begitu gugup.


"Makan lah, kasihan anak dalam perut mu pasti kelaparan" ujar Riko lagi.


"Tuan saja yang makan, saya sudah sarapan di rumah tadi" Lisa begitu kekeh dengan pendirian nya.


Mendengar itu, Riko pun meletakkan sendok dan juga garpu dari tangan nya.


"Kenapa kamu pagi-pagi sudah ke supermarket?" tanya Riko, lagi-lagi membuat Lisa gugup.


Pertanyaan Riko tentu membuat Lisa gelagapan.


"Hanya ingin membeli sesuatu Tuan!"


"Susu hamil?" tanya Riko lagi, Lisa semakin tercekat di buat nya, dia bingung harus menjawab apa.


Tidak mendapatkan jawaban, Riko langsung bertanya pada intinya, pertanyaan yang sudah lama dia simpan dan selalu meresahkan hatinya.


"Lisa!" panggil nya, membuat Lisa yang menundukkan kepala menatap dirinya.


"Iya Tuan"


"Kenapa kamu lari waktu itu, Kenapa kamu bersembunyi dari saya, kenapa kamu berhenti bekerja dengan saya, kemana kamu selama ini, apa yang terjadi sebenarnya saat malam itu?"


Deggggggg


.


.


.


.


.


~BERSAMBUNG


Maaf ya barua sempat up, ada acara di rumah ini aku curi waktu loh supaya bisa up.


Mohon dukungan nya ya... karna support dari kalian adalah semangat untuk ku.

__ADS_1


...Oh ya, sambil nunggu aku up... mampir yuk di karya temen ku, di jamin pasti ceritanya sangat menarik....



__ADS_2