
Malam yang panjang kini berganti dengan datang nya pagi,tepat puku 5:00 pagi,Vera terbangun
Vera terduduk di lantai yang hanya beralaskan bad cover, dia memutar mutar badan nya ke kanan dan ke kiri mengangkat tangan nya ke atas,ke samping dan ke depan, merenggangkan badan nya,setelah itu Vera kembali terduduk diam,dia melihat ke adaan nya sekarang.
Dia menikah dengan seorang yang paling kaya, dan orang yang terhormat, tapi di sini dirinya tidur di atas lantai yang cuma beralaskan bad cover saja, rasa sedih terserat di hati nya,saat bersama dengan Daddy nya Vera selalu di manja kan.
Sekejap pun Vera bangun,dia tidak mau terus terus bersedih atas ke adaan nya saat ini
Vera melangkah ke dalam kamar mandi,dia hanya menggosok gigi lalu Vera berwudhu
Vera keluar setelah semua nya selesai,dia pun memakai mukena nya langsung saja menunaikan kewajiban nya solat subuh
Setelah solat Vera pun berdoa"YA ALLAH,jika memang ini yang harus hamba hadapi tolong kuat kan lah hamba,tetap kan kesabaran dalam hati hamba,dan ikhlas kan hati hamba menerima pernikahan dan semua keadaan ini"air mata Vera keluar dari sudut mata nya saat memanjat kan doa,bagi Vera hanya pada saat solat dia menunjukkan kelemahan nya
Davvien terbangun,tepat pada saat Vera selesai solat,dia melihat remang remang ke arah Vera,Davvien pun mengucek matanya melihat lebih jelas apa yang di hadapan nya
Sedikit tidak nya Davvien tersentuh melihat Vera berdoa,apa lagi Davvien melihat ari mata di sudut mata Vera,dia berfikir apa karna sikap nya wanita itu menangis atau karna perlakuan Davvien yang menyuruh nya tidur di lantai
Hati kecil Davvien merasa kasian melihat bak cover yang terlentang di atas lantai,tapi pikiran nya tidak mau kalau sampai dia kasian terhadap Vera,dia pun menepis semua nya
Selesai berdoa Vera bersholawat sambil membereskan mukena dan sajadah nya
Davvien dapat mendengar suara merdu Vera saat bersholawat,dia kembali menutup mata pura pura tertidur
Setelah membereskan perlengkapan solat,Vera melangkah ke arah balkon,melihat matahari yang mau terbit
Dihirupnya udara pagi "Heummmmmmm awali pagi dengan senyuman ๐" kata kata itu yang selalu dia ucap kan pada pagi hari.
Davvien tidak luput sedikit pun tentang gerak gerik Vera "Wanita itu tadi menangis waktu solat,sekarang malah tersenyum sendiri,benar benar gila" ucap Davvien di dalam hati
Saat melihat Vera membalikkan badan nya lagi,Davvien kembali menutup mata nya
Vera berjalan ke arah pintu lalu keluar,dia melangkahkan kaki nya ke dapur,sudah ada bi Inem di sana,Vera akan membantu Bi Inem memasak
...----------------...
Sedangkan di kamar,Davvien sudah tidak mengantuk lagi,dia pun bangun,lalu berjalan ke arah balkon,dihirupnya udara yang sejuk dan segar itu,Davvien berdiri menatap ke depan melihat surya yang sedikit sedikit memperlihat kan sinar nya
Cukup lama dia berdiri di sana,saat di rasa cukup,Davvien masuk lalu kaki nya langsung melangkah ke dalam kamar mandi
Hanya sekitar 20 menit Davvien hendak keluar dari kamar mandi,dia tidak membawa pakaian nya ke dalam kamar mandi, hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggang nya,terlihat sangat menonjol dada bidang nya yang tegap, perut ber kotak apa lagi di tambah rambut nya yang acak acakan yang masih basah,menambah kesan ketampanan seorang Davvien
__ADS_1
Saat Davvien keluar,bersamaan Vera yang masuk,Davvien melihat ke arah pintu masuk begitupun sebalik nya dan"Aaaaaaaaaaaaa"Teriak Vera menutup mata nya dengan kedua tangan nya,sungguh Vera sangat kaget melihat pemandangan di depan mata nya
Davvien hanya acuh,dia berjalan ke arah ruang ganti,dia memakai pakaian nya
Setelah selesai Davvien berjalan mendekati Vera yang masih menutup mata nya"Hei gadis gila,mau sampai kapan menutup mata mu,seharusnya kau bersyukur bisa melihat tubuh ku yang indah ini"Ucap Davvien yang berkacak pinggang di depan Vera
Vera membuka mata nya,dia melotot ke arah Davvien mendengar perkataan Davvien
"Bukan nya kita impas sekarang,malam kemaren aku melihat tubuh mu yang sangat tidak menarik itu,dan pagi ini kau melihat tubuh ku yang indah ini"lanjut nya lagi Vera semakin melebarkan mata mendengar ucapan Davvien
"Heyyyyy pria sombong,apa katamu,aku tidak menarik,dan kau bilang tubuh mu yang indah,heuh bahkan aku harus mencuci mata karna telah melihat tubuh mu yang tidak berbentuk ini,mata ku jadi tidak suci lagi"Vera menimpali ucapan Davvien dengan penuh emosi,dia pun berjalan masuk ke dalam kamar mandi meninggalkan Davvien yang masih mencerna perkataan Vera
"What,dia bilang tubuh **** ku ini tidak berbentuk"Davvien melihat ke arah tubuh nya
"Berani berani nya kau menghina tubuh **** ku ini gadis gila,awas kau"lanjut nya lagi melihat pada pintu kamar mandi yang sudah tertutup,ahirnya dia pun keluar dari kamar lalu melangkah menuruni anak tangga
...----------------...
Sedangkan di dalam kamar mandi"Kenapa aku kesini,padahal aku ke kamar tadi untuk memanggil pria mematikan itu untuk sarapan"Ucap Vera bingung melihat dirinya di dalam kamar mandi
"Ini semua gara gara lelaki mematikan itu,bikin emosi ku saja,dia bilang tidak tertarik,bahkan aku tidak pernah berfikir untuk membuat nya tertarik pada ku"lanjut gerutu Vera
"Aku harus mencuci mata ku karna telah melihat pemandangan yang sangat tidak bagus,aku harus membersihkan mata ku"Vera berjalan ke wastafel lalu mencuci muka nya,bahkan Vera memasukan air ke dalam mata hingga terasa pedih,bahkan mata nya sudah terlihat merah
Sekarang semua sudah ada di meja makan tidak terkecuali Fero,dia datang untuk menjemput Davvien dan Vera
Vera sampai dan duduk di dekat Davvien dengan perasaan emosi
Nyonya Andin melihat mata Vera yang merah langsung panik"Nak,kenapa mata mu bisa merah"tanya nyonya Andin,semua orang menatap Vera
"Eh tidak mommy,tadi Vera mencuci mata karna melihat sesuatu yang sangat buruk biar mata Vera bersih lagi"ucap nya melirik ke arah Davvien
"D**ia bilang badan ku buruk,dan dia sampai mencuci mata nya karna melihat tubuh ku tadi,benar benar keterlaluan"Davvien benar benar sudah emosi terhadap Vera,ingin rasanya dia menembak tepat di kepala Vera
"Kenapa selalu terjadi hal aneh saat kamu kembali dari kamar Davvien,kemaren dahi mu yang merah,sekarang mata mu ikut merah"Nyonya Andin bingung apa yang terjadi kepada menantunya itu
"Vera,kalau seseorang melakukan hal buruk terhadap mu kamu bilang saja sama kakek,biar kakak hajar orang itu"Ucap kakek yang menyindir Davvien
"Iya nak,kamu jangan takut kami semua nya berpihak pada mu"sambung Tuan Andre juga ikut memojokkan Davvien, mereka yakin apa yang terjadi pada Vera ada sangkut pautnya dengan Davvien
"Iya daddy kakek,kalian tenang saja Vera tidak akan membiarkan orang menindas Vera"sahut Vera lagi lagi melirik ke arah Davvien
__ADS_1
Davvien yang di pojok hanya diam,sambil terus makan,seolah olah dia tidak tau apa apa tentang yang terjadi pada Vera
...----------------...
Makan pun selesai,kini Nyonya Andin,Tuan Andre,kakek Farhan,Fero, Davvien dan Vera sudah berdiri di depan pintu utama
Davvien dan Vera berpamitan pada mereka,karna hari ini Davvien dan Vera akan pindah
"Nak,kamu hati hati ya"Ucap nyonya Andin sambil memeluk menantu kesayangan nya itu"Jaga Davvien,meski pun sikap nya begitu pendiam,tapi dia baik"lanjut nya lagi
"Iya mommy,Vera pergi ya"Ucap Vera kini menyalami Nyonya Andin Tuan Andre dan berpindah pada kakek Farhan
"Kek Vera pergi ya"
"Iya nak,jangan lupa buatkan segera cicit yang banyak buat kakek"Bisik kakek Farhan pada Vera
Vera melebarkan mata nya mendengar perkataan kakek nya,pipi Vera langsung berubah merah karna malu dengan apa yang di bicarakan kakek
"Davvien pulang dulu mom"kini Davvien berpamitan pada mommy nya
"Iya Vien,ingat jaga Vera jangan sakiti dia"nyonya Andin memperingati Davvien
Davvien tidak menjawab hanya mengangguk,dia pun berpamitan pada Daddy dan kakek nya
"Ingat Vien buat kan segera Daddy cucu"goda Tuan Andre
Davvien tidak menanggapi ucapan Daddy nya
"Tadi kakek sudah meminta istrimu membuatkan cicit untuk kakek,kamu harus membantunya" ucap kakek saat berpelukan dengan Davvien
Davvien ikut melebarkan mata nya mendengar apa yang di ucapkan Kakek nya
"Kenapa dengan keluarga ku,yang benar saja wanita ini akan mengandung anak ku,heuh"gerutu Davvien dalam hati
Mereka pun masuk ke dalam mobil dan berangkat meninggalkan halaman rumah membelah jalan raya
~Bersambung
Maaf jika tidak sesuai dengan keinginan kalian๐๐
Like
__ADS_1
Komen
Vote