Gadis Penakluk Mafia Karatan

Gadis Penakluk Mafia Karatan
Kesakitan.


__ADS_3

Masuk ke dalam kamar, Alif langsung menutup pintu dengan kasar dan mengunci nya, mata elang nya langsung menatap tajam pada Syakira yang tengah mengeringkan rambut.


"Mas, darimana saja?" tanta Syakira yang melihat sang suami kembali masuk. Tadi dia sempat kebingungan mencari lelaki nya itu.


Alif tak menjawab, anak tuan Fernando ini terus mendekati Syakira, sorot matanya semakin tajam. Sampai di depan istrinya, tanpa mengucapkan sepatah katapun, tangan besarnya langsung menegang lengan Syakir, dan dengan kasar dia menyeret wanita itu, kemudian  dihempaskan ke ranjang.


"Akhhh.... " pekik Syakira, di merasakan tubuhnya terlalu keras jatuh ke kasur.


"Mas, apa yang kamu lakukan?" tanya nya masih berpura-pura tidak tau.


"Bukan kah aku sudah mengatakan jika malam ini akan memberikan kesan yang tak akan pernah kamu lupakan!" jawab Alif, yang kini sudah mengungkung Syakira.


Seketika wajah Syakira merona, dia memalingkan wajahnya ke samping, dia merasa malu bertatapan dengan sang suami.


Alif menarik salah satu sudut bibirnya, senyuman nya terlihat sangat sinis. Tanpa aba-aba, Alif langsung merobek piyama tidur yang di pakai istrinya itu.


Faris langsung ******* bibir Syakira, jika malam pertama Syakira merasa terbuai karna lembut ciuman Alif, kali ini dia malah meringis karna Alif melakukan nya dengan kasar, bahkan dia menggigit bibir Syakira hingga mengeluarkan darah.


Syakira merasa gugup saat Faris juga merobek br* yang melekat pada tubuh nya, sementara Faris kembali mencium leher dan turun ke dadanya.

__ADS_1


Sama seperti saat ciuman di bibir, kali ini Alif juga melakukan nya dengan sangat kasar, dia menggigit tempat sensitif Syakira hingga Syakira merasakan kesakitan yang luar biasa.


"Akh ... Apa yang kamu lakukan, Mas! Kenapa itu sangat sakit?" tanya Syakira sambil mendorong tubuh Alif.


Sementara Alif terlihat seperti orang kesetanan, dia sama sekali menggubris ucapan, Syakira. Lelaki itu malah memegang tangan Syakira dan menahan nya.


Dia kembali menyerang tubuh, Syakira, hingga membuat wanita di bawahnya itu menjerit, bukan menjerit ke ni*matan, akan tetapi merasakan sakit gigitan di seluruh tubuhnya.


Hingg jeritan nya semakin keras bersamaan air mata keluar dari sudut matanya, saat Alif tanpa aba-aba memasuki dirinya, lelaki itu melakukan nya dengan cara kasar, bahkan dia memaksa masuk dalam sekali hentakan.


Tangisan pertama kali karna kesakitan dan kesedihan yang di perbuat oleh orang yang sangat dia cintai.


Namun, lelaki yang sudah berstatus sebagai suaminya itu bagaikan tuli, dia terus melanjutkan permainan nya, meski jeritan kesakitan terus Syakira keluarkan. Bahkan, menurut Alif itu bagaikan alunan musik yang sangat merdu.


Lucky yang mendengar suara tangisan dan jeritan, Syakira hanya tersenyum senang. Tanpa memperdulikan nya, lelaki paruh baya itu melangkah meninggalkan kamar keponakan nya, yang saat ini tengah menjalankan rencana nya.


Sementara di dalam kamar, dengan tanpa perasaan Alif terus bergerak memberikan rasa sakit pada wanita yang sengaja dia jadikan sebagai ajang balas dendam. Dia sama sekali tidak perduli walaupun air mata Syakira sudah mengalir deras, menunjukkan betapa tersiksanya diri nya atas perlakuan Alif. Hingg wanita itu terkulai lemas tak sadarkan diri.


Bukankah merasa kasihan atau menyesal, Alif justru tersenyum, setelah menuntaskan birah*nya, Alif berbaring di sebelah Syakira.

__ADS_1


Dia melihat darah yang sangat banyak di keluarkan, Syakira. Yang pasti nya bukan darah Virg*n saja, mungkin karna permainan kasar nya membuat bagian dalam wanita itu terluka.


"Ini baru permulaan, kamu akan aku buat tersiksa, hingga kamu sendiri yang memilih mengakhiri hidupmu!"


.


.


.


.


.


~Bersambung.


...Selengkapnya baca di Novel Pernikahan karena Dendam ya....


__ADS_1


__ADS_2