Gadis Penakluk Mafia Karatan

Gadis Penakluk Mafia Karatan
Pernikahan


__ADS_3

Setelah beberapa hari berlalu,hari pernikahan mereka pun tinggal 2 hari lagi,kedua keluarga semakin sibuk,meski tidak mengadakan resepsi yang namun mereka tetap akan mempersiapkan sebaik baik nya.


Acara akad nikah di ada kan di rumah Vera,terlihat banyak orang yang sedang mendekor rumah nya,di sana ada asisten diwan yang bernama Rain untuk memantau dan memberi arahan untuk menghias rumah itu.


Vera masih di kampus,sekarang baru rencana mau pulang karna kuliah nya sudah selesai rencana nya nanti dia akan masak masak bersama intan tentu nya di rumah Intan, Vera melangkah menuju para pengawal nya.


"Pak sperti biasa ya"ujar Vera.


"Maaf nona,tapi hari ini anda harus pulang,tuan memerintah kan kami untuk membawa pulang nona lebih awal"ucap salah satu pengawal dengan kepala menunduk.


Vera mengerut kan dahi nya"Memang nya ada apa pak?"tanya Vera bingung.


"Kami juga tidak tau nona"jawab pengawal itu lagi.


"Bilang sama Daddy Vera mau masak masak bersama Intan"Vera hendak melangkah ke mobil Intan.


"Maaf nona,tolong pulang lah kalau anda tidak pulang tuan akan marah besar terhadap kami"salah seorang pengawal memohon kepada Vera.


Vera tidak tega melihat ekspresi wajah mereka


"Tunggu sebentar Vera bilang sama Intan dulu"Vera melangkah ke mobil intan.


"Tan,gw gak jadi ke rumah loe ya,gw di suruh balik sama bokap"Vera berdiri di samping pintu mobil Intan.


"Ada apa memang nya"tanya Intan.


"Ntah"jawab nya cuek sambil menaikkan kedua bahu nya.


"Loe ikut ke rumah gw yok,gw bosan sendiri"lanjut Vera lagi mengajak intan sambil membuat mimik wajah memales.


"Oke oke ayok,loe bareng gw saja"Intan langsung setuju.


"Oke tunggu"Vera berbaik dan menghampiri pengawal nya


"Pak kalian pulang saja, Vera pulang sama Intan dia juga ikut ke rumah Vera"jelasnya pada pengawal itu.


"Baik lah nona"Vera melangkah dan masuk ke dlam mobil Intan.


...----------------...


Di sisi lain...


Tepat nya di rumah keluarga Wilmar,mereka juga sibuk mempersiapkan yang semua nya.


Kakek Davvien sudah datang dari luar negri untuk melihat pernikahan cucu satu satu nya kakek Farhan adalah ayah dari ayah nya Davvien dia tinggal di luar negri mengurus perusahaan nya yang di sana.


Saat di lihat Davvien tidak ada di sana Kakek Farhan menanyakan cucu kesayangan nya pada Tuan Andre.


"Davvien dimana"tanya Kakek Farhan.


Mereka tengah duduk di sofa Nyonya Andin pun datang memberikan kopi kepada suami dan mertua nya.


"Davvien pergi ke luar kota pa melakukan perjalanan bisnis"ucap Tuan Andre dengan nada lemah.


"Apa,kenapa dia pergi sedangkan dia sudah mau menikah dan kamu kenapa membiarkan nya pergi"ucap Kakek Farhan dengan nada marah.


"Aku sudah mencegah nya tapi dia tidak mau mendengarkan aku"Tuan Andre semakin membuat wajah putus asa saat mengingat Davvien membantah nya untuk tidak pergi ke luar kota.


Flashback on


Saat hari Davvien mau berangkat keluar kota Tuan Andre menghubungi Davvien berniat menyuruh Davvien pulang.


"Vien,kamu di mana,nanti malam pulang kantor kamu pulang ke sini,dan kamu ambil cuti dari sekarang"perintah Tuan Andre.


"Sorry Dad I can not" tolak Davvien.


"Why"


"Davvien hari ini mau pergi ke luar kota Dad, melakukan perjalanan bisnis"jawab nya lagi.


"What,kamu pergi luar kota hari ini?"Tuan Andre benar benar di buat pusing oleh anak sematawayang nya itu.


"Yes Dad"jawab nya santai.


"No no you have to go home now"perintah Tuan Andre menekan pada setiap kalimat nya.

__ADS_1


"No Dad, Davvien mau berangkat sekrang"Davvien langsung mematikan ponsel nya


Flashback off


"Begitulah Pa, Davvien susah di bilangin"jelas Tuan Andre pada Kakek Farhan.


"Kapan dia pulang"tanya Kakek Farhan.


"Tidak tau, Davvien tidak lagi mengangkat telpon dari saya Pa".


"Biar Papa coba hubungi"Kakek Farhan mengeluarkan ponsel dari dalam saku celana nya lalu menghubungi cucu nya itu.


"Halo kek ada apa"saat telpon nya tersambung.


"Dasar cucu tidak tau sopan santun,apa kau tidak tau cara memberikan salam"Kakek Farhan menegur Davvien.


"Hehe Assalamualaikum Kek"Davvien tercingir mendengar omelan Kakek nya itu.


"Waalaikum salam"jawab Kakek Farhan ketus.


"Kakek ada apa menghubungi Davvien?".


"Kamu di mana sekarang,masak kakek sampai di rumah kamu malah tidak ada"Kakek Farhan membuat buat suara sedih.


"Kakek di rumah,kapan pulang"tanya Davvien antusias.


"Baru sampai,kamu di mana pulang sekarang"perintah Kakek Farhan


"Eummmmm"Davvien berfikir sejenak.


"Oke Kek, Davvien akan pulang sekarang"Davvien langsung menutup telpon nya dan menghubungi Fero.


"Dasar cucu tidak ada akhlak,tanpa salam memutuskan panggilan"gerutu Kakek Farhan.


"Bagaimana Pa?"tanya Tuan Andre.


Kakek Farhan mengambil kopi dan meminum nya.


"Apa nya yang bagaimana,mana mungkin Davvien menolak permintaan ku"dengan gaya sombong nya Kakek Farhan membanggakan diri nya, seolah olah dia mengejek Tuan Andre karna Davvien lebih mendengarkan nya.


...----------------...


Davvien dan Fero sudah sampai di bandara,setelah memberi tahu Fero mereka langsung berangkat menuju bandara.


Mereka memasuki pesawat,ya tentu nya pesawat milik Keluarga Wilmar,jadi mereka tidak perlu menunggu jadwal keberangkatan


Di rumah Vera,,,,


Vera bersama Intan sedang bermanja-manja dengan perawatan yang di berikan oleh beberapa orang yang di kirim kan oleh Nyonya Andin.


Iya, Vera di suruh pulang cepat karna Nyonya Andin menyewa dan mengirimkan beberapa orang dari salon untuk melakukan perawatan untuk Vera.


Mereka di sewa untuk melayani Vera,tapi Vera juga menyuruh mereka melayani intan,tapi meskipun begitu yang namun Vera tetap mendapatkan perawatan lebih.


Vera dan Intan sangat merasa rileks dengan pijitan dan luluran yang menyentuh permukaan kulit mereka.


Setelah selesai mereka membersihkan diri,terlihat kulit mereka sangat kinclong apalagi Vera dengan kulit putih susu nya di tambah perawatan dan lulur membuat kulit nya kelihatan sangat lembut.


Mereka berdua sekang sedang duduk di dalam kamar Vera.


"Ra,sumpah badan gw sangat rileks"ucap Intan tersenyum sambil merasakan badan nya sangat terasa nyaman.


"Iya tan,gw juga"Vera pun tersenyum.


''Thanks ya Ra"lanjut intan lagi.


"Untuk apa?"tanya Vera bingung.


"Karna loe sudah menyuruh mereka buat melayani gw".


"Ya elah cuma itu saja,lagian kan gw cuma nyuruh tapi yang membayar mereka kan Tante Andin"Vera sudah merebah kan tubuh nya di atas kasur.


"Iya juga sih,pkok nya makasih lah"Intan juga ikut merebahkan tubuh nya di dekat Vera.


"Tapi baik juga ya calon mertua loe Ra".

__ADS_1


"Iya sampai sekrang baik tapi nanti nya nggak tau juga".


"Kalau ibunya baik,anak nya pasti juga baik"Intan mengangkat kepala nya menopang dengan tangan nya.


"Ya semoga saja Tan,secara kita kan belum pernah bertemu"Vera menatap atap kamar nya.


"Iya juga ya,ini beneran unik,kalian hampir menikah tapi belum kenal satu sama lain"Intan menggeleng geleng kan kepala nya.


"Sudah lah Tan,aku tidak mau ambil pusing masalah itu,toeh sama saja kami kenal atau tidak yang namun kami tetap akan di nikah kan"ucap Vera panjang lebar melihat ke arah Intan, Intan hanya mengangguk angguk kan kepala nya.


Setelah berdiskusi mereka merasa sangat mengantuk,ahirnya Vera dan Intan pun memejamkan mata mereka.


...----------------...


Malam pun tiba


Di keluarga WILMAR mereka sedang berkumpul di meja makan,terlihat Kakek Farhan Tuan Andre Nyonya Andin Davvien dan Fero sedang asik menyantap makan malam mereka


Davvien dan Fero sudah sampai tadi sore dan langsung pulang ke rumah orang tua nya


"Bagaimana Vien,apa kamu sudah berlatih ijab qobul nya"goda Kakek Farhan


Tuan Andre nyonya Andin dan Fero mereka menatap satu sama lain,soal nya tidak ada yang berani bertanya tentang pernikahan Davvien,jika di tanyakan pun dia pasti langsung akan pergi ya seperti saat ini


"Davvien sudah selesai"Davvien bangun dan langsung pergi meninggalkan meja makan


Kakek Farhan hanya bingung menatap kepergian cucu nya,dia pun tidak bertanya dan hanya menyelesaikan makan malam nya


setelah selesai, Kakek Farhan pergi menemui cucunya itu, Kakek Farhan melangkah saat sampai di depan kamar Davvien


Tok tok tok


"Davvien Kakek boleh masuk"tanya Farhan setelah mengetuk pintu


Ceklek


Davvien membuka pintu untuk sang Kakek


"Masuk lah Kek"Davvien lalu berjalan ke arah sofa lalu dia duduk di sana


Kakek farhan masuk dan mengikuti Davvien duduk di sofa


"Heum,ternyata kamu sudah besar v6ien,dan sebentar lagi kamu akan menjadi suami"Kakek Farhan memulai percakapan


Davvien hanya diam tidak menanggapi perkataan Kakek nya


''Apa kamu bahagia"Kakek Farhan berpura pura bertanya supaya Davvien mau mengatakan sesuatu,padahal dia sudah tau kalau Davvien di paksa menikah


"Heummm ntah lah kek,bagaimana aku bahagia aku harus menikahi perempuan yang sama sekali belum aku kenal"ucap Davvien lemah


"Apa kamu mempunyai perempuan lain?"lagi lagi Kakek Farhan berpura pura bertanya karna dia tau cucu nya ini sangat anti dengan perempuan,oleh sebab itu Kakek Farhan setuju menikahkan Davvien dengan pilihan Andre dan Andin, Kakek Farhan juga takut kalau Davvien terus terusan menghindari perempuan


Davvien hanya menggeleng


"Kalau begitu tidak ada salah nya kamu mencoba,siapa tau dia yang akan mengubah hidup mu, mengeluarkan mu dari keterpurukan,membantu mu melupakan luka lama mu"Kakek Farhana menasehati cucu nya itu


Davvien kembali diam,dia hanya menatap kuku kuku jari yang sedang di mainkan nya


"Ya sudah kalau begitu Kakek mau keluar,kamu istirahat lah,percayalah Davvien pilihan orang tua itu yang terbaik,karna setiap orang tua selalu menginginkan yang terbaik untuk anak nya"Kakek Farhan bangkit dan hendak melangkah


"Bagaimana Davvien bisa bahagia kek aku tidak mencintai nya,bahkan aku juga belum mengenal nya"kata kata Davvien menghentikan langkah Farhan


Kakek Farhan tersenyum"Cinta akan tumbuh dengan sendiri nya di kala kalian bersama"Kakek Farhan berkata dan menatap cucu nya itu


"Apa kah kamu mempunyai perempuan yang kamu cintai,tidak kan maka dari itu,terima lah pernikahan ini Vien"Kakek Farhan langsung melangkah keluar sedangkan Davvien masih diam memikirkan perkataan kakek nya itu


~Bersambung


Besok mungkin sudah up resepsi pernikahan mereka😊😊


Mohon dukungan nya yaa


Like


Komen

__ADS_1


Vote


__ADS_2