Gadis Penakluk Mafia Karatan

Gadis Penakluk Mafia Karatan
Mencari tahu


__ADS_3

Hari yang mulai panas tidak mengurungkan tekad yang sudah bulat, meski akan kecewa dengan kenyataan yang ada tetapi akan terus berusaha tegar untuk menerima semua konsekuensi nya.


Begitulah yang di alami Vera saat ini, dia akan bertanya pada sang ayah alasan menikahkan Vera dengan Davvien, meski kadang sakit tapi dia harus tau yang sebenarnya.


Sekarang Vera sudah berada di rumah orang tuanya, tapi sayang nya saat Vera tiba sang Daddy sudah berangkat kerja, sekarang dia sedang berada di dalam kamar nya sendiri.


"Heummmm nyaman bangat, serasa sangat lama aku meninggalkan kamar ini" gumam Vera sudah merebahkan badan nya di kasur milik nya.


" Masih jam sembilan, aku akan apa ya" Vera terus bergumam sambil terus menatap langit kamar nya.


"Aku akan memasak buat Daddy" Vera bangkit keluar kamar dan bergegas ke dapur.


Seperti nya selain memasak Vera tidak ada kerjaan lain ya 😁😁


Sesampainya di dapur Vera langsung memberitahu pada pelayan kalau dia yang akan memasak.


...----------------...


Di kator..


"Irfan memberitahu ku kalau ada yang ingin membeli senjata kemaren dengan harga yang sangat tinggi" berita Fero pada Davvien


"Dari mana dia" tanya Davvien


"Menurut informasi dari Irfan namanya Fernando ketua mafia dari kota E"


"Heum baiklah, perintah Irfan untuk menyiapkan segala nya"


"Tapi kita tidak melakukan transaksi di markas kita"


"Lalu"


"Di pelabuhan, karna tuan Fernando akan segera kembali bila sudah selesai transaksi"


"Baiklah. atur semuanya, bilang sama Irfan utuk menyuruh anak buah nya berjaga di tempat itu besok malam tapi harus dengan keadaan sembunyi"


"Baik tuan" Fero pun langsung mengerjakan apa yang di perintahkan Davvien


...----------------...


Kembali pada Vera,,,,


Siang pun tiba, semua hidangan masakan sudah tertata rapi di meja makan


Vera sedang duduk di sofa ruang tamu menunggu sang Daddy pulang, memang Daddy nya selalu pulang awal mengingat sekarang cepat merasakan lelah


Tak berapa lama pun, terdengar suara mobil masuk ke dalam halaman rumah, Vera sudah siap siap menyambut sekaligus mengasih kejutan buat sang Daddy


Saat Tn. Diwan masuk, Vera langsung berlari memeluk Daddy nya

__ADS_1


"Astaghfirullah" Tn. Diwan yang di peluk tiba tiba menjadi kaget


"Daddy Vera sangat rindu sama Daddy"


"Rindu sih rindu, tapi kamu hampir membunuh Daddy"


"Hah, kenapa Dad, apa yang sakit" tanya Vera panik


"Kamu peluk Daddy tiba tiba hampir saja Daddy kena serangan jantung"


"Hehehe maaf Dad" Vera tercanggih ke arah sang Daddy


"Aku sudah masak banyak loh, tadi pas aku datang Daddy sudah berangkat kerja" lanjutnya lagi


"Jadi kamu datang pagi?"


"Iya, ayo kita makan siang"


"Apa kamu tidak kuliah, apa suami mu melarang mu kuliah"


Vera terdiam mendengar pertanyaan Daddy nya itu


"Tidak Dad, aku cuma kangen sama Daddy saja" ucap Vera bergelayut manja di lengan Tn. Diwan


"Apa Daddy tidak merindukan ku" tanya Vera dengan wajah cemberut


Tn.Diwan yang melihat anak nya cemberut hanya tersenyum, bagaimana mungkin dia tidak rindu pada putri satu satunya itu


"Daddy sudah lama tidak makan masakan kamu nak" ucap Tn.Diwan, dia merasa terharu anaknya mengunjungi nya


"Heheh salah siapa Daddy menikahkan aku"


Mendengar pernyataan Vera membuat Tn.Diwan diam, memang dia yang menginginkan Vera menikah


"Cepat atau lambat kau juga akan menikah dan meninggalkan Daddy"


Tidak ada lagi Jawaban, keduanya sama sama diam


Tak lama makan siang pun selesai, Vera mengajak sang Daddy duduk di sofa, karna ada hal yang akan dia tanyakan


"Daddy Vera mau bertanya sesuatu, dan Vera harap Daddy bisa menjawabnya dengan jujur"


"Mau bertanya tentang apa?"


"Apa benar Daddy menitipkan aku pada suamiku sebagai istri?"


Tn.Diwan yang mendengar itupun terkejut, dia memang ingin Davvien melindungi nya, tapi bukan sebagai titipan


"Kenapa diam Dad, jadi benar aku ini hanya titipan"

__ADS_1


"Tidak begitu Vera"


"Terus apa.Dad, jelasin pada Vera"


Karna desakan Vera Tn.Diwan pun mulai menceritakan semuanya pada Vera


"Kamu ingat kecelakaan 15 tahun yang lalu yang membuat ibu dan kakak mu tewas, itu bukan murni kecelakaan tapi ada orang yang sengaja menyabotase mobil kita, itu sebabnya kita pindah ke kota ini, dan kamu ingat beberapa hari lalu ada orang yang tiba tiba menabrak mobil mu dari belakang, menurut Daddy itu bukan ketidak kesengajaan tapi memang ada orang yang telah mengetahui keberadaan kita, maka dari itu Daddy ingin melindungi mu, mungkin dengan kamu menikah dengan Davvien dia bisa membuat pagar yang kokoh buat ngelindungi kamu, tolong nak mengerti lah Daddy hanya tidak ingin kehilanganmu" Tn.Diwan terlihat menetes kan air mata


"Tapi siapa orang itu, dan kenapa dia mengincar kita" Vera pun ikut menangis


"Kamu tidak perlu tau Vera"


"Tapi kenapa harus dengan dia Daddy menikahkan aku" Vera sudah terisak


"Suatu saat kamu akan tau Vera" Tn. Diwan bangkit dan berjalan


Beberapa langkah dia pun menghentikan langkahnya "Buat lah suamimu membuka hati untuk mu, dan kau coba lah menerima nya sebagai suami mu" Tn. Diwan pun berlalu meninggalkan Vera yang terduduk diam


Vera terus memikirkan apa yang baru dia dapatkan, dia mengerti dengan kegundahan hati Daddy nya.


Tetapi Vera juga butuh waktu untuk menerima semuanya, begitu banyak pertanyaan yang di simpan di benaknya


Akhirnya Vera pun bangun dan melangkah ke kamar nya, dia langsung masuk dalam kamar mandi


Vera menenangkan diri dengan berendam di dalam bathtub, pikiran nya benar benar kalut


Satu persatu permasalahan hidup nya muncul, kenyataan keadaan sungguh memikirkan nya saja sudah membuat kepala hampir pecah


Vera sudah menyelesaikan mandi nya, dia pun bergegas keluar langsung di raih nya mukena dam sajadah, dia pun solat


Setiap setelah solat Vera selalu berdoa supaya hdup nya bisa lebih tenang


Dan benar saja setiap selesai solat Vera selalu merasa tenang


Sekarang Vera sudah merebahkan diri di kasur empuk miliknya dengan banyak nya boneka di tempat tidur itu


Tanpa terasa Vera pun tertidur dengan lelap nya


~Bersambung


Sudah segitu saja dulu, pengen liat reaksi Davvien saat tidak mendapati istrinya Di rumah😁😁


Maaf bila tidak sesuai keinginan


Ayo kakak dukungan nya mana


Like


Komen

__ADS_1


dan Vote juga


__ADS_2