Jimat Warisan

Jimat Warisan
Hujan Deras


__ADS_3

Proses terakhir dari pemakaman dari istri Firman adalah menguburkan jenazah istri Firman itu ke dalam sebuah liang lahat yang telah di buat. Selepas di shalatkan di sebuah masjid. Jenazah istri Firman itu pun langsung segera di bawa oleh para warga menuju kuburan.


Lukas turut membantu dalam proses pembawaan jenazah itu ke dalam keranda. Dia juga menjadi salah satu dari empat orang yang bertugas membawa jenazah dari istri Firman tersebut.


Baru keluar dari dalam masjid, seluruh warga yang membawa jenazah istri Firman. Di kejutkan dengan suara keras dari petir yang terdengar dengan begitu nyaring. Sontak para warga yang membawa jenazah istri Firman itu pun langsung terkejut hebat. Mereka hampir menjatuhkan keranda yang mereka bawa.


Tak berselang lama, hembusan angin kencang membawa rintikan hujan. Dari rintik kecil, hujan itu pun berubah menjadi hujan yang cukup deras. Hingga mulai membasahi baju anak warga yang hendak membawa jenazah istri Firman tadi.


Semua orang langsung menepi kembali ke dalam masjid. Semua orang terlihat ketakutan dengan hujan deras yang di sertai dengan angin kencang tersebut. Apalagi hujan itu cukup deras mengguyur saat itu. Mereka pun semakin ketakutan dengan apa yang ada.


Jenazah dari istri Firman pun kembali di masukan ke dalam masjid. Mungkin mereka akan kembali membawa jenazah tersebut saat hujan mulai reda. Sebab di saat ini, hujan turun dengan begitu derasnya. Belum angin yang berhembus kencang, semakin membuat semuanya menjadi ketakutan dengan apa yang ada.

__ADS_1


Firman mulai menyadari apa yang terjadi pada istrinya saat ini adalah balasan dari apa yang telah dia dan istrinya perbuat. Keduanya melakukan pesugihan pada sosok kuntilanak. Mereka memang terlihat seperti keluarga agamais, padahal mereka tidak pernah menjalankan setiap perintah dari agama. Mereka justru mempraktekkan hal-hal yang di larang oleh agama. Hal yang tidak boleh di lakukan oleh agama, justru di praktekkan oleh Firman dan istrinya.


Firman menangis di depan keranda istrinya tersebut. Dia memohon maaf pada istrinya, sebab Firman yang telah mengajak istrinya untuk melakukan perbuatan yang di larang oleh agama. Perbuatan yang sama sekali bertentangan dengan nilai-nilai keagamaan.


Walaupun Firman tidak mengatakan secara langsung akan perbuatan musyriknya di hadapan semua orang. Tapi Lukas bisa melihat apa yang di lakukan oleh Firman adalah tindakan yang tentunya bertentangan dengan nilai agama. Lukas melihat apa yang di lakukan oleh Firman sudah menciderai dirinya sendiri sebagai seorang muslim. Firman pun di minta segera bertobat oleh Lukas. Meninggalkan perbuatan yang selama ini di lakukan oleh Firman.


Lukas siap membimbing seorang Firman untuk kembali ke jalan yang tepat. Tentunya adalah jalan yang lurus yang akan membawa kebahagiaan dunia dan akhirat bagi seorang Firman. Bukan jalan setan yang di lakukan oleh Firman saat ini. Jalan yang bertentangan dengan hidupnya sebagai seorang manusia beriman.


Lukas terlihat terus memberikan motivasi pada seorang Firman. Motivasi yang akan membuat Firman lebih percaya diri lagi. Dia tidak akan sendirian dalam melewati semuanya. Akan ada banyak orang yang akan bersama dengan Firman melewati masa-masa sulit tersebut. Sehingga Firman bisa benar-benar keluar dari lembah hitam pesugihan yang telah di jalani oleh dirinya tersebut.


Di tengah adanya rasa penyesalan dari dalam diri seorang Firman. Sosok kuntilanak yang menjadi mahluk pesugihan dari Firman. Tiba-tiba menampakkan dirinya di hadapan Firman. Semua orang tidak melihat sosok kuntilanak seram itu. Hanya Firman yang bisa melihat kuntilanak tersebut. Sehingga warga yang ada di dekat Firman, merasa heran melihat ekspresi wajah Firman yang penuh ketakutan.

__ADS_1


Lukas sendiri tidak dapat melihat kuntilanak itu. Dia hanya bisa merasakan ada sesuatu hal yang aneh terjadi pada seorang Firman. Hingga Lukas langsung mencoba menenangkan Lukas.


Kuntilanak itu pun akhirnya langsung masuk ke dalam tubuh seorang Firman. Hingga Firman langsung kesurupan, ulah dari kuntilanaknya sendiri langsung menendang keranda istrinya. Hingga Keranda itu langsung terbalik.


Beberapa warga yang ketakutan, langsung melarikan diri dari dalam masjid. Mereka takut melihat Firman yang terlihat begitu menyeramkan dengan mata yang menyala. Begitu juga dengan Darwis dan Ima, mereka juga begitu ketakutan melihat Firman yang terlihat begitu seram dengan mata merah menyalanya.


Berbeda dengan Lukas, dia justru terlihat tertantang untuk membuat Firman kembali sadar. Dia mengetahui Firman di rasuki oleh sosok mahluk tak kasat mata. Hingga Lukas harus sebisa mungkin mengusir mahluk itu dari dalam tubuh Firman dengan beberapa doa yang akan di bacakan oleh dirinya.


Belum membacakan doa, Lukas langsung di tampar dengan begitu kerasnya oleh Firman. Lukas pun langsung tersungkur usai mendapatkan tamparan dari Firman.


Lukas segera bangkit, dia mencoba kembali membaca doa yang akan membuat Firman bisa pulih kembali. Namun Firman lagi-lagi berhasil mendahului Lukas, dia langsung mencekik leher Lukas dengan begitu kuatnya. Hingga Ima yang ketakutan, hanya bisa melihat anaknya di cekik dengan kuat oleh seorang Firman. Ima pun memohon pada Firman untuk tidak melakukan itu pada Lukas.

__ADS_1


Firman akhirnya bersuara, dia meminta pada Lukas untuk tidak mend


__ADS_2