
Hampir 5 tahun menimba ilmu di sebuah pondok pesantren di salah satu daerah di pesisir Jawa. Lukas pun akhirnya kembali pulang ke rumahnya dengan membawa bekal ilmu yang luas. Penampilan Lukas juga jauh berbeda. Kini Lukas lebih terlihat agamais dengan jenggot tebal dan sedikit kumis tipis.
Lukas adalah salah satu anak dari Darwis dan Ima yang merupakan anak dan menantu tertua dari Parmin. Dia adalah anak tertua dari seorang Darwis dan Ima. Lukas yang dulunya adalah seorang berandalan. Kini telah berubah drastis usai menimba ilmu di pesantren.
Tiba di rumahnya, Lukas langsung mengucapkan salam. Tak lupa Lukas juga menyalami dan mencium tangan kedua orangtuanya. Dia menunjukkan betapa bahagianya seorang Lukas yang telah kembali ke rumah. Lukas harap bisa membagi ilmu yang telah dia dapat selamat di pesantren. Hingga ilmunya tersebut tidak akan kadaluarsa hanya pada dirinya saja. Tapi akan Lukas bagikan pada warga sekitar.
__ADS_1
Baik Darwis, maupun Ima juga berharap Lukas akan menjadi seorang penerang bagi warga kampung. Sebab beberapa praktek di kampung itu sudah menyalahi aturan yang seharusnya berlaku dalam syariat agama. Hingga kedatangan Lukas yang penuh dengan ajaran agama, akan semakin baik lagi dalam penerimaan ilmu agama bagi setiap warga kampung.
Kedatangan Lukas yang sudah di tunggu oleh kedua orangtuanya. Juga telah di siapkan sebuah hidangan istimewa yang akan membuat Lukas semakin bahagia berada di rumahnya. Beberapa menu istimewa itu memang merupakan menu yang kerap di buat oleh Ima untuk Lukas.
Tidak hanya ada Lukas saja, ada juga Viona yang merupakan adik dari Lukas. Viona yang saat ini sedang mengenyam pendidikan di sebuah universitas di daerahnya. Terkenal akan kepintarannya. Hingga Lukas kerap memuji Viona yang terkenal pintar di keluarga besarnya tersebut.
__ADS_1
Sesuai dengan harapan kedua orangtuanya, Lukas pun berniat membangun sebuah sekolah agama untuk mengajarkan mengaji bagi anak-anak di kampungnya. Dengan begitu, ilmu agama mereka akan tumbuh sejak dini. Sehingga ketika memasuki masa remaja nantinya, mereka tidak akan kesulitan dalam mengembangkan ilmu agama yang telah mereka pelajari.
Ide cemerlang dari Lukas di setujui oleh semuanya. Ibunya, bapaknya dan Viona pastinya. Juga setuju dengan apa yang hendak di buat oleh Lukas. Itu merupakan sebuah ide yang bagus untuk membuat semuanya menjadi lebih baik lagi. Apalagi Lukas memiliki bekal ilmu yang cukup. Hingga Lukas bisa membimbing anak-anak di kampungnya menjadi lebih baik lagi.
Darwis yang memiliki banyak tanah di kampungnya itu. Bersedia untuk memberikan salah satu lahan tanah miliknya pada seorang Lukas. Sehingga Lukas bisa membangun sebuah sekolah agama yang akan menjadi tempat belajar bagi setiap anak yang ingin mendalami lagi ilmu agama. Dengan begitu, Lukas akan semakin mudah dalam menyebarkan ilmu agama pada setiap anak-anak di kampungnya.
__ADS_1
Tak hanya Darwis yang siap membantu Lukas. Viona juga siap menjadi salah satu pengajar di sekolah yang mungkin nantinya akan di bangun oleh Oscar. Dengan begitu sekolah itu tidak hanya akan membangun karakter setiap individu menjadi lebih religius lagi. Tapi menjadi seorang yang lebih berkualitas secara ilmu agama dan duniawi.