Jimat Warisan

Jimat Warisan
Hari Sial Baim


__ADS_3

Saung yang sedikit berantakan, di buat Baim semakin berantakan lagi. Dia melempar semua barang yang ada di saung tersebut. Tak lupa dia juga mengumpat kata-kata kasar pada seorang Lutfhi yang memarahinya. Dia mengatakan Lutfhi adalah sosok yang sombong. Dia baru memiliki harta yang sedikit, tapi sudah bisa jauh lebih sombong dari perkiraan seorang Baim. Pria yang besar kepala.


Baim merobek bon belanja yang Lutfhi temukan. Dia begitu menyesali telah menyimpan bon belanja tersebut. Padahal jika dia membakar atau merobek bon belanja tersebut. Sudah pasti Lutfhi tidak akan menemukan bon itu. Sehingga Lutfhi tidak tahu, jika Baim melakukan korupsi pada proyek tersebut.


Ini menjadi hari yang buruk bagi seorang Baim. Anak buahnya memanggil Baim, dia mengatakan ada seseorang yang mengalami kecelakaan kerja. Dia terjatuh dari tangga yang memiliki ketinggian 4 meter. Pekerja itu meringis kesakitan, hingga harus segera di bawa ke rumah sakit.


Baim dan pekerja itu langsung melihat pekerja lainnya yang terluka. Mungkin dengan melihat langsung, Baim akan tahu kondisi dari salah seorang pekerjanya tersebut. Baim terlihat sudah tidak sabar untuk melihat pekerjanya yang jatuh tersebut.

__ADS_1


Ternyata benar, ada seorang pekerja yang baru saja jatuh dari tangga. Baim langsung mengecek kondisi pekerja itu. Dia melihat kondisi pekerja itu yang terlihat begitu payah. Hingga Baim mulai memberikan sedikit pertolongan.


Baim menyentuh bagian yang menjadi titik rasa sakit dari pekerja tersebut. Dia merasakan sakit yang teramat. Hingga dia langsung meringis kesakitan saat Baim mulai menyentuh luka dari pekerja tersebut.


Akhirnya Baim pun memutuskan untuk membawa pekerja yang jatuh tersebut kepada seorang tukang urut. Mungkin dengan pertolongan dari tukang urut itu, pekerja proyek Baim itu bisa lekas membaik.


Sepatunya yang sudah mulai tipis di bagian bawah, sudah tidak kuat lagi menahan sebuah paku yang menusuk. Ketika ada sebuah paku yang dia injak. Paku itu langsung menusuk kali Baim.

__ADS_1


Sontak Baim langsung meringis kesakitan saat paku itu tertancap di kakinya. Hingga Baim tak tahan lagi menahan rasa sakit tersebut. Ini benar-benar level rasa sakit yang begitu kuat. Baim merasakan sakit yang teramat. Dia berteriak, hingga beberapa pekerja langsung menghampiri seorang Baim.


Baim langsung mengumpat paku itu dengan perkataan kasar. Dia mengatakan hal yang buruk pada paku tersebut. Menyebut paku sialan untuk menggambarkan betapa sakitnya seorang Baim di buat oleh paku tersebut. Hingga Baim harus mengobati terlebih dahulu kakinya yang terkena oleh paku tersebut. Baim benar-benar merasakan hari ini merupakan hari yang sial baginya.


Baim langsung meringis kesakitan saat beberapa tetes obat merah terkena lukanya. Dia merasakan sakit yang teramat saat obat merah tersebut menyentuh bagian kakinya. Dia pikir ini akan menjadi rasa sakit yang begitu teramat.


"Sial banget hari ini. Lutfhi tahu semuanya. Ini benar-benar hari yang buruk untukku." Gerutu Baim dengan penuh amarah.

__ADS_1


Baim kembali meneteskan obat merah itu ke luka yang ada. Mungkin ini akan menjadi obat yang baik untuk membuat Baim tidak mengalami infeksi di hari-hari mendatang. Ini benar-benar harus di lakukan oleh Baim.


__ADS_2