Jimat Warisan

Jimat Warisan
Siasat Baru Lutfhi


__ADS_3

Tini membanting keras pintu rumahnya, saat masuk ke dalam rumah. Dia begitu kesal dengan seorang Baim yang menolak untuk kembali bekerja di proyek pembangunan perumahan milik Lutfhi. Tini merasa apa yang di lakukan oleh seorang Baim adalah kebodohan. Sehingga Tini layak menyebut seorang Baim sebagai pria bodoh yang menyedihkan.


Lutfhi menghampiri Tini yang masih terus mencemooh seorang Baim di ruang tamu rumah. Tini tak segan mengatakan banyak kata-kata kotor untuk menggambarkan bagaimana seorang Baim yang di anggap oleh Tini sebagai sosok pria yang tidak tahu diri. Itu menjadi kemarahan tersendiri bagi seorang Tini pada seorang Baim.


Tini pun siap melakukan banyak hal tak terduga pada seorang Baim. Mungkin Tini akan melakukan hal yang paling menyakitkan untuk membalas apa yang di lakukan oleh Baim pada dirinya. Itu adalah penghinaan yang paling menyedihkan dari seorang Baim terhadap Tini.


Lutfhi pun tak kalah marah dengan sikap sombong yang di tunjukkan oleh seorang Baim. Di mana Baim menolak untuk kembali bekerja di proyeknya. Padahal jelas-jelas Baim yang salah. Dia telah melakukan korupsi di proyeknya. Namun Baim sendiri yang marah dengan apa yang ada. Itu seperti suatu hal yang lucu.

__ADS_1


"Apa si bodoh itu memarahi kamu Sayang?" tanya Lutfhi.


"Tidak. Dia hanya mengatakan pada si Kinasih. Jika tidak sakit hati telah di pecat oleh kamu Sayang." jawab Tini dengan nada sinisnya.


"Emang tidak tahu diri kakak ipar kamu itu. Jelas-jelas dia yang salah. Malah merasa paling sakit hati. Tunggu saja apa yang akan terjadi selanjutnya pada dia." ujar Baim dengan wajah kesalnya.


"Sesuatu hal yang buruk akan terjadi pada dirinya. Mungkin itu yang akan membuat dua merubah pikirannya." jawab Lutfhi dengan wajah serius.

__ADS_1


Tini begitu penasaran dengan apa yang hendak di lakukan oleh Lutfhi. Tapi mungkin Tini tidak harus tahu secara detail apa yang akan di lakukan oleh suaminya tersebut. Tini percaya, Lutfhi akan melakukan hal yang terbaik yang akan membuat seorang Baim bertekuk lutut pada mereka berdua. Sehingga Baim akan kembali bekerja pada seorang Lutfhi.


Lutfhi sudah benar-benar sakit hati dengan apa yang di lakukan oleh Baim. Dia merasa tidak di hargai oleh seorang Baim. Padahal Lutfhi sudah begitu baik pada seorang Baim. Dengan tidak melaporkan Baim pada pihak berwajib. Namun Baim justru membalas kebaikan seorang Lutfhi dengan hal yang tidak pantas. Itu yang membuat Lutfhi merasa harus melakukan sesuatu untuk memberikan Baim pelajaran penting.


Lutfhi pun sudah tidak sabar untuk melihat Baim akan bertekuk lutut di hadapan dirinya. Mungkin ini yang harus di lakukan oleh seorang Lutfhi. Hingga Baim akan menjadi seorang pecundang besar di hadapan seorang Lutfhi.


Baim adalah sosok yang mengidap Stockholm sindrom. Di mana Baim seolah-olah dia mengasihani korbannya. Padahal secara tidak tersirat, Baim melakukan hal yang buruk terhadap korbannya tersebut. Itu yang membuat seorang Lutfhi begitu bernafsu untuk membuat seorang Baim bertekuk lutut di hadapan seorang Lutfhi sebagai seorang pelaku. Dia harus merasakan menjadi seorang pelaku yang memiliki rasa saki seperti korbannya. Baim harus merasakan berada di kursi pesakitan yang akan membuat hidupnya jauh lebih menderita lagi.

__ADS_1


__ADS_2