Jimat Warisan

Jimat Warisan
Nur Cemburu


__ADS_3

Sebagai permohonan maaf dari seorang Lukas pada Rosmitha. Dia memberikan sebuah bucket bunga cantik pada Rosmitha. Dengan harapan Rosmitha akan memaafkan dirinya. Lukas terlihat begitu antusias untuk memberikan bucket bunga itu pada Rosmitha.


Sepanjang perjalanan menuju ruang guru, Lukas nampak terlihat sumringah dengan bucket bunga yang di bawanya tersebut. Lukas sengaja menyimpan bucket bunga itu di belakang tubuhnya. Hingga Lukas tak sabar untuk memberikan bucket bunga cantik itu pada Rosmitha yang berada di ruang guru.


Beberapa murid yang bertemu dengan Lukas terlihat menggoda Lukas. Mereka terus menggoda Lukas yang sedang membawa sebuah bucket bunga di belakang tubuhnya. Lukas terlihat begitu malu-malu saat beberapa muridnya mulai menggoda Lukas dengan kata-kata yang penuh dengan godaan. Hingga wajah Lukas mulai memerah dengan godaan yang di lontarkan oleh para siswanya sendiri.


Lukas yang tidak ingin terlihat bodoh dia hadapan para siswa. Segera membawa bucket bunga itu ke dalam ruang guru. Di mana di sana Lukas siap memberikan bucket bunga itu pada Rosmitha.


Namun akan tetapi, saat Lukas tiba di ruang guru. Lukas sama sekali tidak menemukan keberadaan dari Rosmitha. Hingga Lukas pun harus mencari keberadaan Rosmitha dengan bertanya pada Nur.

__ADS_1


"Di mana Rosmitha?" tanya Lukas.


"Sepertinya dia sedang ke toilet. Mungkin sebentar lagi dia akan kembali." jawab Nur yang penasaran dengan Lukas yang menyembunyikan sesuatu di belakang punggungnya.


Lukas terdiam sejenak dengan wajah yang mulai memperhatikan Nur yang berusaha melihat apa yang sedang di bawa Lukas di belakang punggungnya. Nur pun ingin melihat apa yang di bawa oleh Lukas di belakang punggungnya. Hingga Lukas harus menyembunyikan itu di belakang punggungnya.


"Ada apa Nur?" tanya Lukas.


"Aku bawa bucket bunga untuk Rosmitha. Aku ingin minta maaf pada dia akan kesalahpahaman di hari yang lalu itu. Aku harap dia akan memaafkan kesalahanku saat itu." ucap Lukas penuh harap.

__ADS_1


Nur sendiri merasakan perasaan yang cukup bersedih dengan apa yang dia lakukan oleh Lukas. Dia memiliki perasaan yang lebih juga pada Lukas. Namun Nur sadar diri, Lukas tidak mungkin mencintai dirinya. Sebab Lukas sudah menaruh hati pada Rosmitha. Hingga Nur hanya menyimpan perasaan sukanya tersebut di dalam hati. Tidak ada orang yang tahu akan perasaan Nur pada Lukas. Hanya seorang Nur yang tahu akan perasaan cintanya pada Lukas yang begitu besar serta memiliki komitmen yang tinggi.


Tak lama Rosmitha yang di tunggu oleh Lukas pun akhirnya kembali dari toilet. Lukas dengan senyuman yang penuh cinta, menghampiri Rosmitha yang berada di depan pintu ruang guru. Lukas berlutut di hadapan seorang Rosmitha. Kemudian dia mulai memberikan bucket bunga itu pada Rosmitha dengan ucapan maaf yang tak lupa dia ucapkan pada Rosmitha. Lukas mengakui kesalahannya saat itu, hingga Lukas pun memberanikan diri untuk meminta maaf pada Rosmitha.


Rosmitha senang bukan main dengan apa yang di lakukan oleh Lukas. Bahkan Rosmitha mengakui tindakan dari Lukas adalah tindakan yang romantis. Hingga dia begitu terharu dengan apa yang di lakukan oleh Lukas pada dirinya. Rosmitha sudah pasti memaafkan seorang Lukas. Apalagi itu hanya kesalahpahaman saja, jadi tidak ada yang harus di besar-besarkan. Semuanya sudah jelas, itu hanya salah paham biasa saja. Jadi semuanya sudah jelas, tidak ada lagi rasa curiga dari Rosmitha akan Lukas dan Nur.


Hati Nur terasa teriris dengan apa yang di lakukan oleh Lukas pada Rosmitha. Mungkin ini adalah tindakan yang sederhana, tapi cukup membuat Nur merasakan cemburu yang besar. Apakah Lukas memahami itu, hingga Lukas tega melakukan itu di depan jomblowati seperti Nur. Tentu Lukas dan Rosmitha seolah tidak menghargai perasaan Nur yang tidak memiliki pasangan, sebab perasaan Nur hanya untuk Lukas. Sama halnya seperti perasaan dari Rosmitha akan Lukas yang begitu besar. Seperti itu perasaan Nur pada Lukas. Hanya saja Nur tidak berani mengutarakan rasa sukanya pada Lukas. Nur benar-benar menyimpan rasa sukanya tersebut pada Lukas.


Nur yang semakin tidak ingin melihat kemesraan yang terjadi. Lebih memilih untuk segera pergi dari hadapan Lukas dan Rosmitha. Nur ingin menenangkan diri dengan shalat, apalagi waktu shalat ashar sudah hampir tiba. Jadi Nur ada kesempatan untuk shalat terlebih dahulu sambil berdoa untuk tetap di yakinkan hatinya akan jodoh terbaik yang sudah Allah SWT siapkan untuk Nur.

__ADS_1


Nur benar-benar merasa cemburu pada Lukas. Sebab Nur memiliki rasa yang lebih pada Lukas, rasa yang sama seperti yang Rosmitha rasakan pada Lukas.


__ADS_2