Jimat Warisan

Jimat Warisan
Lutfhi Mencari Cara


__ADS_3

Baim yang tak kunjung datang ke rumah Lutfhi untuk meminta pekerjaan. Sedikit kurangnya membuat seorang Lutfhi kesal. Mungkin ini adalah waktu yang cukup alot bagi seorang Lutfhi untuk bisa membuat rencana dari dirinya berhasil. Baim ternyata orang yang sulit untuk di jebak oleh seorang Lutfhi. Sehingga Lutfhi kesulitan untuk membuat seorang Baim bisa masuk ke dalam perangkat dari dirinya.


Lutfhi yang tak urung menemukan cara yang terbaik untuk menjebak seorang Baim. Tidak tahu harus mencari cara apa lagi yang harus dia gunakan untuk membuat seorang Baim bertekuk lutut pada dirinya. Rasanya begitu sulit bagi seorang Lutfhi untuk bisa menjebak seorang Baim.


Lutfhi melempar gelas yang ada di genggaman tangannya. Dia terlihat begitu frustasi dengan apa yang terjadi. Padahal Lutfhi terancam kehilangan salah satu anaknya, jika tidak segera menemukan tumbal untuk Genderuwo itu. Baim tidak ingin kehilangan salah satu anaknya. Apalagi dia pernah kehilangan anak dalam kandungan seorang Tini. Mungkin itu yang terakhir bagi seorang Lutfhi. Dia berharap tidak akan mengalami hal yang sama lagi. Ini tidak akan pernah terjadi lagi pada keluarga Lutfhi. Sehingga Lutfhi berharap kejadian buruk itu tidak akan menimpa kedua anaknya.

__ADS_1


Lutfhi pun segera bergegas menuju ke kamarnya. Mungkin berdiskusi dengan seorang Tini bisa membuat Lutfhi sedikit bisa tenang. Apalagi Tini biasanya memiliki ide yang cukup cemerlang.


Namun Lutfhi di buat kecewa oleh seorang Tini. Dia melihat Tini sedang merias diri. Pekerjaan Tini hanya merias diri, dia tidak pernah membantu Lutfhi untuk mencari cara agar Baim masuk ke dalam perangkap mereka.


Tini yang tak terima dengan amarah seorang Lutfhi. Balik memaki seorang Lutfhi yang di anggap Tini bekerja tidak sesuai dengan apa yang menjadi rencana awal. Seharusnya Lutfhi tidak langsung memecat seorang Baim. Sebab Lutfhi butuh seorang tumbal dari pihak keluarga untuk Genderuwo itu. Apalagi Genderuwo itu sangat lapar akan tumbal. Hingga Lutfhi seharusnya bisa berpikir jauh lebih jernih lagi akan apa yang akan dia lakukan ketika melakukan tindakan yang benar.

__ADS_1


Tini pun mulai mencari cara yang bisa di gunakan oleh Lutfhi dalam menjebak seorang Baim. Sebab jika tidak segera menemukan tumbal, bukan tidak mungkin salah satu anak Tini akan menjadi tumbal dari Genderuwo tersebut. Ini sudah ancaman yang nyata bagi seorang Tini. Hingga dia harus bisa menemukan ide yang baik dalam menjebak seorang Baim.


Tini pun menemukan ide yang cukup cemerlang. Ini akan menjadi ide yang cukup cemerlang bagi seorang Lutfhi. Dia pun langsung menjelaskan sebuah rencana yang akan di gunakan oleh Lutfhi untuk bisa membuat seorang Baim kembali bekerja.


Menurut Tini, Baim adalah seorang yang takut pada istrinya. Sehingga dengan mendesak seorang Kinasih. Mungkin saja Baim akan luluh. Namun mereka harus bisa menjebak seorang Kinasih dengan sebuah jebakan yang paling ampuh. Mungkin dengan hutang yang besar pada seorang Kinasih. Ini bisa jadi solusi yang baik untuk seorang Lutfhi.

__ADS_1


Ide itu langsung di terima oleh seorang Lutfhi. Dia menyerahkan semuanya pada seorang Kinasih. Hingga Lutfhi akan membantu segala apa yang di butuhkan oleh seorang Tini dalam menjebak seorang Kinasih dalam sebuah hutang piutang bersama dengan seorang Tini.


__ADS_2