
Tekanan pada Baim yang berhasil, pada akhirnya membuat Lutfhi dan Tini begitu bahagia. Mereka berdua tidak sabar untuk menumbalkan Baim pada Genderuwo peliharaannya. Dengan begitu, mereka tidak akan lagi kebingungan untuk mencari tumbal yang akan di persembahkan pada Genderuwo tersebut. Mengingat sudah ada sosok Baim yang akan di tumbalkan pada Genderuwo tersebut.
Kini rencana jahat mulai di susun oleh Lutfhi dan Tini untuk bisa menjebak Baim di proyek itu. Mungkin dengan jeratan yang akan di lakukan oleh Lutfhi dan Tini. Baim tidak bisa lagi lari dari apa yang di lakukan oleh mereka pada Baim.
Lutfhi tentu menuntut Tini untuk mengeluarkan ide yang cukup baik yang bisa mereka gunakan untuk menjebak Baim di proyek itu. Hingga Baim tidak bisa pergi dari proyek yang memang sedang di kerjakan olehnya. Kini Lutfhi dan Tini hanya tinggal menunggu Genderuwo miliknya untuk melakukan eksekusi pada Baim.
__ADS_1
Tini pun mulai mengeluarkan ide gila dan sadisnya pada Lutfhi. Bagi Tini, mungkin Baim harus meninggal dalam kecelakaan kerja. Bisa juga tertimpa bahan bangunan, atau bisa juga dengan peristiwa lain saat bekerja. Itu jauh lebih masuk akal. Sehingga tidak akan ada pertanyaan perihal kematian dari Baim. Itu yang Tini harapkan di kematian Baim nantinya.
Lutfhi pun terpikir ide yang sama dengan Tini. Namun bagaimana cara mereka bisa membuat Baim meninggal dalam sebuah insiden kecelakaan seperti itu. Ini menjadi hal yang harus di pikirkan oleh Tini dan Lutfhi. Sehingga Baim akan benar-benar masuk dalam perangkap mereka berdua.
Tini dan Lutfhi akhirnya terpikir sebuah ide yang cukup cemerlang akan Baim. Di mana Tini ingin Baim mati dalam keadaan tubuh tercor bahan bangunan. Dengan peristiwa yang ada, mungkin saja semua orang tidak akan curiga dengan kematian Baim tersebut. Mereka tentu akan menganggap kematian dari Baim adalah hal yang wajar. Sebab itu adalah kecelakaan kerja yang tentunya sulit untuk di hindari.
__ADS_1
Lutfhi merasa senang dengan ide yang di sampaikan oleh Tini. Dia merasa beruntung akan Tini yang di penuhi dengan ide-ide yang cukup cemerlang. Hingga Lutfhi merasa Tini adalah sosok istri yang idaman. Semua orang mungkin akan iri pada Lutfhi, sebab Lutfhi memiliki istri seperti Tini yang cerdas serta memiliki rencana yang sempurna dalam mengimplementasikan apapun yang Lutfhi minta. Itu seperti yang di harapkan oleh Lutfhi selama ini.
Lutfhi sudah tidak sabar untuk membuat Baim menjadi tumbal proyeknya. Apalagi Lutfhi masih memiliki dendam akan Baim yang telah menggelapkan uang proyek yang di berikan oleh dirinya. Hingga kematian dari Baim akan menjadi balas dendam yang sempurna dari Lutfhi.
Begitu juga dengan Tini yang merasa sakit hati dengan Baim. Dia tak sabar untuk melihat kakak iparnya itu meninggal dunia dalam peristiwa di proyek. Mengingat Tini dan Lutfhi siap menumbalkan Baim pada Genderuwo peliharaan mereka yang tentunya memiliki rasa lapar yang besar akan tumbal dan darah.
__ADS_1
Baim akan menjadi tumbal berikutnya, dari serangkaian tumbal yang akan di berikan oleh Lutfhi pada Genderuwo peliharaannya tersebut. Mungkin akan ada nama selanjutnya yang akan menjadi tumbal dari keluarga besar Tini.