Jimat Warisan

Jimat Warisan
Baim Bercerita


__ADS_3

Peristiwa yang hampir merenggut nyawa seorang Baim saat di proyek. Telah membuat Baim merasakan hal yang aneh. Baim merasa seperti ada kejanggalan yang terjadi saat itu. Hingga Baim berpikir kejadian yang hampir membahayakan nyawanya tersebut adalah bagian dari sebuah rencana jahat seseorang untuk mencelakakan dirinya.


Baim mencoba menceritakan semuanya pada seorang Kinasih. Namun Kinasih tak begitu peduli dengan cerita yang di bawa oleh seorang Baim. Dia hanya peduli dengan koleksi emas yang di miliki oleh dirinya yang semakin banyak. Itu yang buat seorang Baim merasa kecewa dengan sikap sang istri yang begitu cuek pada dirinya. Padahal Baim berharap istrinya itu akan antusias dengan cerita yang di bawa oleh seorang Baim.


Tak mendapat respon yang baik dari seorang Kinasih. Baim pun membawa motornya untuk bertemu dengan adik dan ibunya. Mungkin dengan bercerita pada mereka, Baim bisa lebih sedikit tenang. Hingga Baim bisa mencurahkan semua rasa takutnya tersebut. Mengingat Baim merasakan suatu hal yang janggal saat itu.


Tiba di rumah ibunya, Baim begitu senang melihat kondisi ibunya yang sudah terlihat cukup baik. Dia sudah bisa berjalan, tidak seperti di awal-awal. Di mana ibunya mengalami rasa sakit yang teramat di bagian perut serta kepalanya. Hingga ibu Baim pun tak dapat berjalan dengan baiknya.


Kedatangan dari seorang Baim sendiri mendapat sambutan hangat dari ibunya. Dia merasa senang dengan kedatangan Baim tersebut. Dia merasa kedatangan dari Baim adalah sebuah hal yang cukup melegakan bagi dirinya. Baim adalah seorang anak yang berbakti pada ibunya, itu yang membuat sang ibunda begitu sayang akan Baim.

__ADS_1


Tak hanya ibunya saja yang menyambut baik kedatangan dari seorang Baim. Namun adik Baim juga turut antusias dengan kehadiran Baim di rumah tersebut. Dia menawarkan segelas minuman untuk Baim, hal yang tak pernah di lakukan oleh Kinasih saat Baim pulang kerja.


Baim pun meminta segelas kopi hangat pada adiknya. Mungkin kopi hangat bisa membuat Baim jadi lebih semangat lagi. Hari ini Baim kurang begitu bersemangat, itu yang coba di lakukan oleh Baim. Meminum segelas kopi yang akan membuat semangat seorang Baim akan kembali tumbuh.


"Aku senang bisa minum kopi seperti ini. Kinasih tidak pernah menyediakan kopi sama sekali di atas meja. Ketika aku memintanya, dia selalu menyuruh untuk membuat sendiri. Itu cukup membuatku sedih." ujar Baim.


"Kamu sabar saja Baim, kamu kasih tahu pelan-pelan saja. Nanti juga dia bakal mau untuk melayani kamu." ucap ibu Baim.


Baim merasa begitu tenang dengan berada di samping ibu dan adiknya. Hal yang tak pernah Baim rasakan ketika berada di rumah. Baim tidak pernah merasakan kenyamanan rumah seperti ini. Sebab Kinasih lebih fokus untuk mengurus banyak hal yang menjadi obsesi dari dirinya. Perhiasan, uang dan sebagainya menjadi hal yang penting bagi seorang Kinasih. Itu yang membuat seorang Baim merasakan hal yang berbeda saat berada di rumahnya sendiri, dan saat berada di rumah adiknya sendiri.

__ADS_1


Baim juga mulai menceritakan kejadian aneh yang terjadi di proyek pada ibu dan adiknya. Dia merasakan hal yang cukup janggal terjadi pada dia. Ada sesuatu hal yang buruk yang hampir merenggut nyawa seorang Baim saat itu. Tiba-tiba sebuah bangunan yang kokoh, secara tiba-tiba roboh begitu saja. Untung saja Baim dapat menghindar saat itu. Hingga nyawa seorang Baim masih dapat tertolong.


Adik Baim langsung menodong cerita dari seorang Baim dengan hal yang mistis. Dia mengatakan pada seorang Baim akan tumbal proyek. Mungkin saja, Baim menjadi salah satu sasaran dari tumbal proyek seorang Lutfhi. Makanya sebuah peristiwa aneh terjadi pada dirinya. Adik Baim pun meminta Baim lebih berhati-hati lagi dengan apa yang terjadi. Sebab ini sudah begitu janggal.


Berbeda dengan adiknya, ibu Baim justru tidak berpikir ke arah itu. Dia mengatakan apa yang terjadi pada Baim adalah peristiwa yang lumrah. Baim tidak harus takut dengan hal tersebut. Itu bukan hal yang harus Baim takutkan. Peristiwa itu mungkin saja sering terjadi pada orang lain, namun baru pertama kali di alami oleh seorang Baim. Hingga Baim menganggap apa yang terjadi pada Baim adalah peristiwa yang cukup mengherankan.


Baim menerima semua apa yang di ucapkan oleh ibu dan adiknya. Baim akan berusaha berpikir positif, sehingga kejadian tersebut tidak akan membuat seorang Baim takut. Justru kejadian itu akan membuat seorang Baim jauh lebih hati-hati lagi. Sehingga Baim tidak akan mengalami hal yang sama di kemudian hari. Sebab hal seperti itu rentan kembali terjadi pada dirinya. Hal yang perlu di lakukan oleh Baim tentunya adalah lebih berhati-hati lagi dengan peristiwa tersebut.


"Banyakin shalawat ketika bekerja itu Baim. Biar kamu selalu mendapat syafaat nabi. Insyallah semuanya akan menjadi mudah untuk kamu." ujar ibu Baim.

__ADS_1


Mendapatkan nasehat yang baik dari ibunya. Baim pun langsung mengangguk saja, walaupun Baim tidak pernah menjalankan setiap nasehat baik yang di berikan oleh ibunya. Hingga Baim lebih banyak mengalami hal yang sial.


__ADS_2