Jimat Warisan

Jimat Warisan
Genderuwo Kembali Datang


__ADS_3

Baim yang tak kunjung menjadi korban tumbal dari Genderuwo, kembali menjadi pertanyaan besar. Lutfhi dan Tini pun harus kembali mendapatkan akibat dari kelalaiannya tersebut. Mereka berdua langsung di datangi Genderuwo peliharaan dari Lutfhi dengan sebuah gertakan yang cukup keras. Apalagi kali ini gertakan dari Genderuwo itu cukup kuat. Hingga Lutfhi pun tak bisa membendung amukan dari Genderuwo di rumahnya tersebut.


Semua perabotan di rumah Lutfhi secara tiba-tiba jatuh dari tempatnya. Rumah Lutfhi pun perlahan terlihat seperti sebuah kapal pecah yang kacau. Ini terlihat begitu tidak baik, apalagi ada kedua anak Lutfhi di dalam rumah. Mungkin saja kedua anak Lutfhi akan ketakutan dengan apa yang terjadi pada kondisi rumah saat ini.


Suara teriakan dari kamar Fajar sempat membuat Tini dan Lutfhi terlihat begitu panik. Mereka khawatir sesuatu yang buruk akan terjadi pada anaknya itu. Hingga Tini dan Lutfhi langsung datang ke kamar Fajar, untuk melihat apa yang terjadi di kamar Fajar tersebut.

__ADS_1


Tini dan Lutfhi seketika di buat panik saat melihat kondisi tubuh Fajar yang sudah tak berdaya di bawah kasurnya. Ada sedikit luka memar di tangan kanan Fajar. Mungkin luka itu tercipta oleh gigitan dari Genderuwo tersebut. Itu yang membuat Lutfhi benar-benar khawatir dengan kondisi anaknya tersebut.


Tak lama, di kamar lain terdengar suara teriakan yang sama. Kali ini adik Fajar yang bernama Sekar berteriak ketakutan. Dia teriak dengan begitu kencangnya, hingga Lutfhi dan Tini begitu khawatir dengan apa yang terjadi pada anak keduanya tersebut.


Sama seperti Fajar, Sekar juga sudah tergeletak di atas lantai kamarnya. Tak seperti Fajar yang mendapat luka memar di bagian tangan kanan. Sekar mengalami luka di bagian lehernya. Luka yang sama seperti yang di alami oleh Fajar.

__ADS_1


Lutfhi begitu lega saat mengetahui denyut nadi dari Sekar masih ada. Ini seperti sebuah kebahagiaan tersendiri bagi Lutfhi. Hingga Lutfhi merasakan perasaan yang begitu bahagia saat mengetahui Sekar masih dalam keadaan hidup.


Lutfhi dan Tini pun berniat membawa Sekar dan Fajar menunju rumah sakit. Namun baru akan mengambil kunci mobil. Lutfhi langsung di todong oleh kuku-kuku dari Genderuwo yang nampak begitu seram. Kuku panjang Genderuwo itu siap mencabik tubuh dari Lutfhi yang di anggapnya terus membohongi Genderuwo tersebut.


Lutfhi tentu ketakutan dengan serangan tiba-tiba dari Genderuwo itu. Hingga Lutfhi meminta pada Genderuwo itu untuk lebih bersabar lagi. Mungkin esok Lutfhi akan membuat sebuah skenario yang ampuh untuk menjebak Baim. Skenario yang akan Lutfhi gunakan untuk membuat Baim tewas di proyek miliknya.

__ADS_1


Negosiasi antara Lutfhi dengan Genderuwo itu pada akhirnya menghasilkan kesepakatan di antara keduanya. Lutfhi masih di berikan satu kesempatan untuk menjebak Baim yang akan bekerja di proyek itu. Dengan begitu, ini akan jadi kesempatan terakhir bagi Lutfhi dalam menjadikan Baim sebagai tumbal yang akan dia persembahkan pada Genderuwo itu. Tumbal yang begitu di nantikan oleh Genderuwo tersebut. Lutfhi harus segera bisa membuat Baim masuk dalam perangkap dari Lutfhi dalam menjadi tumbal proyek dari Lutfhi tersebut.


__ADS_2