
Usai permintaan dari seorang Baim yang di tolak mentah-mentah oleh seorang Kinasih. Baim kembali ke rumah sakit untuk melihat kondisi ibunya Mungkin dengan kedatangan dari seorang Baim, ibunya akan kembali kuat dengan apa yang telah di derita. Kedatangan dari seorang Baim itu juga tak lepas dari keinginan dari Baim untuk mencari tahu biaya yang harus di keluarkan oleh Baim untuk membawa ibunya keluar dari rumah sakit.
Baim terkejut saat mengetahui biaya yang harus di keluarkan oleh seorang Baim untuk membawa ibunya keluar dari rumah sakit. Itu biaya yang tak sedikit bagi seorang Baim. Sehingga dia merasa begitu sedih dengan apa yang harus di alami oleh dirinya. Kecil mungkin bagi mereka yang memiliki uang yang banyak, tapi tidak dengan Baim yang tidak memiliki banyak uang untuk saat ini. Hingga dia bingung harus membawa ibunya keluar dari rumah sakit.
Di tengah kesedihan dari seorang Baim yang tak kunjung mendapatkan uang untuk membayar tagihan ibunya. Baim pun mendapat telepon dari seorang Lukas. Lukas sudah menghubungi guru ngajinya untuk bertemu dengan ibu Baim. Di sini Baik benar-benar merasa begitu hampa, dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan. Mungkin dia akan jujur, tapi apakah itu baik untuk dirinya. Namun itu belum tentu baik bagi seorang Baim.
__ADS_1
Baim pun akhirnya mengatakan pada seorang Lukas akan dirinya yang tak memiliki uang cukup untuk membawa ibunya keluar dari rumah sakit. Ini menjadi hal yang begitu rumit bagi seorang Baim. Mungkin Baim akan membuat seorang Lukas terpikir akan apa yang sedang Baim rasakan. Hingga Baim merasa kurang nyaman dengan apa yang telah dia katakan pada seorang Lukas. Baim menyesali apa yang telah dia katakan pada seorang Lukas.
Lukas merasa iba dengan masalah yang di hadapi oleh seorang Baim. Dia ingin membantu seorang Baim. Namun Lukas sendiri tidak memiliki banyak uang untuk membayar biaya perawatan ibu Baim di rumah sakit. Mungkin Lukas akan membantu Baim meminjam pada seorang haji Sholeh. Mengingat haji Sholeh memiliki banyak uang. Sehingga Lukas menyarankan Baim untuk meminjam pada seorang haji Lukas.
Namun Baim yang pernah menipu haji Sholeh. Tentu merasa tidak enak dengan apa yang akan dia lakukan. Haji Sholeh mungkin tidak akan mau menolong seorang Baim yang pernah menipu dirinya dalam sebuah proyek.
__ADS_1
Lukas meminta Baim untuk tidak berpikir negatif terlebih dahulu. Mungkin saja ketakutan yang di alami oleh seorang Baim adalah ketakutan yang biasa saja. Sehingga Baim tidak harus berpikir negatif terlebih dahulu. Dia harus berpikir positif pada seorang haji Sholeh yang pernah di tipu oleh seorang Baim dalam sebuah proyek bangunan.
Lukas mengatakan jika haji Sholeh adalah seorang yang pemaaf. Jadi mungkin saja haji Sholeh sudah melupakan kejadian yang pernah terjadi dengan seorang Baim. Dia tidak akan tega melihat seorang Baim yang kesusahannya, sebab Baim sedang mengalami kesusahan yang sangat berat. Sehingga haji Sholeh sudah pasti akan menolong seorang Baim yang memang butuh pertolongan dari seorang haji Sholeh.
Baim tak berani datang ke tempat haji Sholeh. Sehingga Baim pun meminta Lukas untuk menolong dirinya. Mungkin dengan bantuan dari Lukas, haji Sholeh akan membantu seorang Baim yang sedang di landa kesusahan dalam membayar biaya perawatan dari ibunya.
__ADS_1
Lukas pun bersedia untuk menolong Baim dalam membayar biaya perawatan dari ibundanya. Ini akan menjadi tugas yang susah gampang bagi seorang Lukas. Lukas sudah kenal dengan sosok haji Sholeh. Namun bukan artinya haji Sholeh akan percaya sepenuhnya pada seorang Lukas. Apalagi Lukas meminjam atas nama Baim yang pernah menipu seorang haji Sholeh. Tentu ini adalah tugas yang sangat sulit bagi seorang Lukas untuk meyakinkan haji Sholeh.