
Sebuah syukuran skala besar sudah di buat oleh haji Sholeh. Itu membuat seorang Lutfhi cukup kesal dengan apa yang di lakukan oleh haji Sholeh. Lutfhi pun merasa apa yang di lakukan oleh haji Sholeh adalah tindakan yang sengaja untuk membuat dirinya marah. Haji Sholeh ingin membuat Lutfhi kesal dengan aksinya tersebut. Hingga Lutfhi merasa harus melakukan hal yang sama.
Kini warga kampung juga di buat bahagia lagi oleh aksi dari haji Sholeh. Dia membagikan uang pada seluruh warga kampung. Mereka pun tentu tidak sabar untuk datang ke rumah haji Sholeh. Apalagi uang yang di bagikan oleh haji Sholeh nominalnya cukup besar. Mereka tertarik untuk datang ke rumah haji untuk dapat uang tersebut.
Rumah haji Sholeh pun langsung di penuhi oleh puluhan warga yang hendak menerima uang dari haji Sholeh. Mereka sudah tidak sabar untuk mendapatkan uang dari Sholeh. Mereka terus meneriaki nama haji Sholeh dengan pujian-pujian yang begitu berlebihan. Hingga haji Sholeh meminta setiap warga untuk tidak bersikap berlebihan dengan apa yang ada.
Haji Sholeh segera menemui para warga yang sudah berada di depan rumahnya. Dia pun dengan uang segepok, siap membagikan warga uang tersebut. Uang yang akan membuat para warga bahagia di buat oleh seorang haji Sholeh.
__ADS_1
"Pak haji."
"Pak Haji."
"Pak haji."
"Pak Haji."
__ADS_1
Tak hanya ada haji Sholeh saja yang berada di sana. Darwis juga turut mendampingi haji Sholeh. Dia terlihat begitu bahagia melihat raut wajah warga yang tak sabar menerima uang dari haji Sholeh. Darwis merasakan kebahagiaan dari setiap warga yang hadir. Hingga Darwis meminta warga untuk tertib saat menerima uang dari haji Sholeh.
Pembagian itu pun di bagi menjadi dua jalur. Jalur pertama oleh haji Sholeh. Sementara jalur kedua oleh Darwis. Para warga yang berada di belakang langsung membuat barisan baru yang merupakan jalur dari Darwis. Mereka sudah tidak sabar untuk menerima uang dari haji Sholeh tersebut.
Warga pun tak hanya menerima uang tersebut saja. Mereka pun mendoakan akan rejeki haji Sholeh yang di doakan akan semakin bertambah. Begitu juga dengan kesehatan dari haji Sholeh yang akan semakin baik lagi. Semua kebaikan akan mengiringi seorang haji Sholeh.
Lutfhi dari kejauhan melihat bagaimana haji Sholeh begitu bahagia bisa membagikan uang pada warga. Namun kebahagiaan dari seorang haji Sholeh menjadi sebuah kepahitan dari seorang Lutfhi. Semua warga semakin cinta dengan kebaikan dari haji Sholeh. Lutfhi pun semakin khawatir, haji Sholeh akan mendapatkan hati warga secepat mungkin. Lutfhi harus bisa segera membuat haji Sholeh di benci oleh warga.
__ADS_1
Lutfhi berharap haji Sholeh akan menjadi orang yang hina di kemudian hari. Apa yang dilihat oleh seorang Lutfhi justru kebalikannya. Kini haji Sholeh justru banyak di sukai oleh warga kampung akan kebaikan dari dirinya. Itu yang membuat Lutfhi sangat marah terhadap haji Sholeh.