Jimat Warisan

Jimat Warisan
Anton Sulit Di Hubungi


__ADS_3

Uang yang telah di investasikan oleh seorang Lutfhi pada seorang Anton. Telah membuat Anton hilang tanpa kabar. Semua akses Lutfhi pada seorang Anton di putus begitu saja oleh Anton. Dia membawa kabur uang investasi dari Lutfhi tersebut. Hingga Lutfhi begitu marah besar pada seorang Anton.


Tak hanya Lutfhi saja yang aksesnya di putus dengan sepihak oleh seorang Anton. Tini juga merasakan hal yang sama dengan Lutfhi. Akses dari dirinya untuk dapat menghubungi seorang Anton. Di putus juga oleh Anton dengan sepihak. Anton melakukan itu untuk menjauh dari upaya yang di lakukan oleh Tini dan Lutfhi.


Lutfhi dan Tini pun benar-benar marah besar pada seorang Anton. Lutfhi mengajak Tini untuk mendatangi kediaman dari Anton yang berada di kampung sebelah. Dengan wajah merah, Lutfhi siap melampiaskan segala kekesalannya pada seorang Anton. Begitu juga Tini yang ingin mencakar wajah Anton yang telah berusaha menipu dirinya dengan iming-iming investasi.

__ADS_1


Tiba di rumah Anton. Keduanya di buat kecewa oleh Anton sendiri. Tini dan Lutfhi tidak dapat menemui seorang Anton. Anton telah pergi rumah kontrakannya tersebut. Membawa pergi istri dan seorang anaknya juga. Lutfhi dan Tini pun semakin emosi dengan sikap dari Anton yang terkesan tak baik tersebut.


"Sial, dia mau main-main sama kita." ucap Lutfhi dengan wajah semakin marah.


"Mungkin dia sudah bosan hidup Mas." balas Tini dengan wajah tak kalah kesalnya.

__ADS_1


Berbekal photo Anton yang berasal dari sosial medianya. Lutfhi langsung melakukan praktek penyantetan yang akan membuat Anton menyesal telah melakukan penipuan terhadap Lutfhi. Anton harus menanggung semua perbuatan yang telah di lakukan oleh dirinya terhadap Lutfhi dan Tini.


Dari dupa yang di nyalakan oleh Lutfhi tersebut. Kumpulan asap yang keluar dari dupa itu, di sertai dengan aroma yang kurang sedap. Aroma yang membuat Tini serasa ingin muntah. Tini yang tak kuat mencium aroma tersebut. Memilih untuk pergi dari tempat praktek tersebut. Tini pun langsung keluar dari tempat praktek yang di lakukan oleh Lutfhi.


Lutfhi terlihat begitu piawai dalam membacakan ajian yang akan di berikan pada seorang Anton. Hingga kini, Lutfhi siap mendengar kabar Anton yang akan mati dengan perut membesar. Sesuai dengan apa yang telah di lakukan oleh Anton. Makan uang yang coba di investasikan oleh Lutfhi dan Tini. Uang haram yang membuat perut Anton membesar dengan santet yang di kirim Lutfhi pada dirinya.

__ADS_1


Lutfhi sudah tidak sabar, mendengar banyak orang yang akan membicarakan perihal Anton. Mereka mungkin akan membicarakan Anton sebanyak mungkin, mengingat ada santet yang bersemayam di tubuh Anton. Apalagi sudah banyak yang sakit hati pada seorang Anton dengan janji manis yang telah di buatnya. Wajar saja jika santet pada seorang Anton akan terdengar menyegarkan bagi orang-orang yang telah di buat kecewa oleh Anton.


Ada banyak orang yang telah di buat kecewa, bahkan di tipu oleh Anton. Sebagain dari mereka telah melaporkan Anton. Tapi banyak laporan yang telah di lakukan untuk memproses Anton. Hanya berada di tahap pelaporan saja, tidak ke tahap penyelidikan. Wajar jika akan ada banyak orang yang bahagia dengan santet yang menyerang Anton nantinya.


__ADS_2