Jimat Warisan

Jimat Warisan
Firman Terpukul


__ADS_3

Di dekat jenazah istrinya, Firman tak henti menangis. Dia belum ikhlas melepas kepergian dari istrinya tersebut. Hingga air matanya pun tak henti mengucur deras menangis di hadapan jenazah istrinya.


Ima sebagai kakak tertua dari seorang Firman, tak henti mengusap lembut pundak seorang Firman. Dia memberikan dukungan sepenuhnya pada seorang Firman. Dukungan yang akan membuat Firman tabah dalam menerima semua takdir yang ada.


Darwis pun mengatakan hal yang sama dengan istrinya tersebut. Dia mengatakan jika memang tidak salah bagi seorang Firman untuk menangisi kepergian dari istrinya tersebut. Tapi untuk terus menangis dengan begitu kuatnya, sepertinya itu adalah hal yang cukup tidak baik juga. Darwis kembali meminta Firman untuk lebih ikhlas dengan semua yang ada. Sehingga Firman bisa semakin baik dalam menerima kepergian dari istrinya tersebut.

__ADS_1


Firman tetaplah Firman, sekalipun Darwis dan Ima telah meminta dia untuk lebih ikhlas lagi. Dia tetap tidak bisa menerima kepergian dari istrinya tersebut. Bagi Firman, kehilangan istrinya adalah kehilangan paling besar dalam hidup seorang Firman. Hingga Firman begitu terpukul dengan apa yang terjadi pada istrinya.


Beberapa pelayat mulai membicarakan perihal Lutfhi dan Tini. Tempo hari Tini dan istri Firman bertengkar dengan begitu hebatnya. Mereka sampai saling jambak-jambakan. Mungkin saja istri Firman itu meninggal akibat pertengkaran dengan Tini. Sehingga Tini yang terima dengan apa yang di lakukan oleh istri Firman, melakukan tindakan yang begitu jahat pada istri Firman.


Dugaan dari seorang Lukas benar adanya. Dia sudah memperkirakan ini akan terjadi. Lukas yakin, semua ini akan benar-benar terjadi pada seorang Tini. Di tambah ketidakhadiran dari seorang Tini untuk melayat ke rumah duka. Semakin menambah kecurigaan dari berbagai pihak atas penyebab kematian dari istri Firman.

__ADS_1


Warga tetaplah warga yang mencoba mencari kebenaran dari apa yang mereka prediksi. Mungkin dari kebetulan satu pada kebetulan lainnya, mereka mulai menciptakan fakta baru yang mereka yakini sebagai sebuah kebenaran adanya.


Firman sendiri meyakini orang yang telah membuat Istrinya tewas adalah Lutfhi dan Tini. Dia begitu yakin Tini dan Lutfhi membalas santet yang Firman kirim. Dia pun siap melakukan hal lainnya yang bisa membuat dia bisa membalaskan dendam pada seorang Lutfhi dan Tini. Ini sudah sangat kelewatan, hingga Firman harus menghabisi Lutfhi dan Tini.


Mungkin Firman akan melakukan tindakan yang lebih kasar lagi. Tidak lagi dengan tindakan halus untuk membalaskan dendam dirinya pada Tini dan Lutfhi. Firman akan menyewa seorang yang mungkin bisa membuat Tini dan Lutfhi babak belur. Mungkin Firman akan melakukan hal tersebut pada Tini dak Lutfhi.

__ADS_1


Tapi apakah cara itu akan berhasil? Tentu Firman juga butuh banyak pertimbangan, dia harus memikirkan banyak hal yang mungkin saja akan dia ambil. Sebab jika Firman salah langkah, bukan tak mungkin dia akan kembali mendapatkan kesialan atas apa yang di lakukan oleh dirinya. Itu harus Firman pikirkan secara matang. Sehingga Firman tidak akan salah langkah kembali.


__ADS_2