Jimat Warisan

Jimat Warisan
Wati Di Marahi Tini


__ADS_3

Wati terus lari menjauhi kerumunan warga, mungkin ini cara yang ampuh bagi Wati untuk tidak di anggap provokator dalam upaya pengusiran dua anak Firman tersebut. Dia takut akan di salahkan oleh pak Kiayi sebagai dalang dari demonstrasi.


Saat Wati terus berlari tanpa tujuan, dia hampir tertabrak oleh Tini yang sedang membawa sebuah mobil mewah. Ketika Wati sudah pasrah akan tertabrak oleh Tini, untung Tini dengan respon cepat. Langsung menghentikan mobilnya, hingga Wati pun akhirnya selamat dari kemungkinan tertabrak oleh mobil Tini.


Wati merasa bersyukur dia tidak tertabrak oleh mobil Tini. Sementara Tini yang juga kaget dengan kemunculan dari Wati. Terlihat begitu marah, sehingga dia langsung turun dari dalam mobilnya. Tini tidak sabar untuk memarahi Wati yang hampir tertabrak oleh mobilnya.


"Kamu itu gak ada mata atau apa!" Tini menggerutu.

__ADS_1


Wati yang takut dengan amukan dari seorang Tini, hanya bisa menunduk. Dia tak mampu menatap wajah Tini yang terlihat begitu marah pada dirinya. Mungkin itu cara paling ampuh bagi seorang Wati untuk menghindari amukan dari seorang Tini yang terlihat sudah memuncak tersebut.


"Kamu kenapa, sepertinya kamu terlihat ketakutan seperti itu?" tanya Tini dengan wajah penasaran.


Wati ingin menjawab pertanyaan dari Tini itu dengan jujur. Tapi dia takut Tini akan marah pada dirinya. Sehingga Wati harus mencari jawaban lain agar Tini tidak marah pada dia.


"Anu Mbak... Saya." Wati bingung.

__ADS_1


"Saya habis di kejar suami saya Mbak." ucap Wati dengan wajah bohongnya.


Tini yang tahu Wati sedang berbohong, tidak langsung percaya dengan apa yang di ucapkan oleh Wati. Dia pun langsung meminta Wati untuk mengatakan hal yang jujur. Jika Wati tidak mengatakan hal yang jujur, mungkin Tini akan marah. Dia tidak akan lagi memberikan Wati uang. Itu yang coba di lakukan oleh Tini agar Wati berkata jujur pada dirinya. Sebab Tini paham, Wati sedang berbohong pada dirinya.


Wati yang ketakutan akan ancaman dari seorang Tini, akhirnya mengatakan hal yang jujur. Dia mengatakan jika dirinya saat ini sedang lari dari kerumunan warga. Sebab Wati gagal dalam mengusir dua anak Firman dari rumah Darwis. Ada pak Kiayi yang berusaha menolong kedua anak Firman. Sehingga upaya dari Wati itu di gagalkan oleh pak Kiayi yang berhasil meredam amarah para warga pada kedua anak Firman. Sontak Wati yang tak berdaya pun akhirnya hanya bisa pasrah dengan apa yang di lakukan oleh pak Kiayi.


Mendengar kegagalan dari seorang Wati. Tini sontak langsung memarahi Wati. Dia terlihat begitu marah pada seorang Wati yang di anggap telah gagal dalam mengusir dua anak Firman dari rumah Darwis. Padahal Tini dan Lutfhi sudah memberikan banyak uang pada Wati untuk membuat para warga marah pada dua anak Firman tersebut. Tapi Wati tetap gagal dalam menjalankan tugasnya tersebut.

__ADS_1


Tini benar-benar kecewa dengan Wati yang tidak mampu menjalankan tugasnya dengan begitu baik. Sehingga kedua anak Firman tidak bisa di usir dari kampung.


Tini juga mengultimatum seorang Wati untuk segera menjalankan tugasnya dengan begitu baik. Jika Wati tidak segera mengusir dua anak Firman. Bukan tidak mungkin Tini akan meminta Wati untuk mengembalikan uangnya dua kali lipat. Wati harus segera mengembalikan uangnya segera, jika dia gagal. Ancaman yang serius dari seorang Tini.


__ADS_2