
Sedikit mendapat pencerahan dari guru ngajinya, Lukas pulang dengan wajah berseri. Dia terlihat begitu bahagia dapat bersilaturahmi dengan guru ngajinya tersebut. Selain itu, Lukas juga bisa mendapatkan banyak ilmu baru dari guru ngajinya tersebut. Ilmu yang bermanfaat tentunya dalam hidup Lukas ke depannya.
Kepulangan Lukas telah di tunggu oleh Darwis. Dia ingin menceritakan akan gangguan yang masih sering nampak dari sosok mahluk menyerupai Genderuwo di lokasi tanah yang akan di jadikan sekolah. Darwis pun begitu kesal dengan kehadiran dari Genderuwo yang kerap mengganggu para pekerjanya itu. Hingga pekerjaan mereka sedikit terhambat dengan kehadiran dari sosok Genderuwo yang meresahkan tersebut.
__ADS_1
Lukas pun mencoba mencocokkan sosok Genderuwo itu dengan sosok mahluk yang meneror dirinya dalam mimpi. Sosok Genderuwo berbadan hitam, dengan rambut panjang serta dua gigi taringnya yang terlihat begitu panjang. Itu hampir sama seperti yang sering di lihat oleh para pekerja bangunan yang ada di proyek pembuatan sekolah. Sosok yang sama yang meneror para pekerja.
Lukas menjadi penasaran akan sosok Genderuwo berbadan besar itu. Genderuwo itu memang kerap meresahkan para pekerja yang sedang membangun bangunan sekolah di lahan yang di hibahkan oleh neneknya. Sehingga para pekerja itu pun menjadi ketakutan untuk membangun di sana. Mengingat teror Genderuwo yang hampir setiap waktu mengganggu mereka.
__ADS_1
Lukas semakin curiga akan keberadaan Genderuwo itu yang di miliki oleh salah seorang anggota keluarga besarnya. Pasalnya Genderuwo itu memang sudah ada sejak dulu. Itu artinya Genderuwo itu sekarang jatuh pada seseorang yang tak lain berasal dari keluarga besar kakeknya sendiri. Bisa saja, salah satu paman atau bibi Lukas kini memiliki Genderuwo tersebut. Tapi siapa orang yang membuat Genderuwo itu menjadi jahat, pasalnya Genderuwo itu dulunya hanya menjadi peliharaan kakeknya untuk melindungi keluarga besarnya saja. Bukan untuk menyerang orang lain, apalagi membuat orang lain ketakutan.
Lutfhi..... Tapi Lukas tidak mau buru-buru curiga pada sosok Lutfhi. Selain bisa menimbulkan fitnah besar nantinya. Dengan menduga-duga seperti itu, bukan tidak mungkin akan terjadi kesalahpahaman antara dirinya dengan Lutfhi. Sehingga Lukas harus berhati-hati lagi dalam menentukan orang yang memiliki Genderuwo itu saat ini. Mengingat ini merupakan isu yang cukup sensitif, sehingga perlu pertimbangan bagi Lukas dalam menentukan orang yang benar-benar memiliki Genderuwo tersebut.
__ADS_1
Darwis meminta Lukas untuk lebih berhati-hati lagi dengan Genderuwo itu. Pasalnya Genderuwo itu semakin agresif menyerang pekerja di lahan. Genderuwo itu juga kerap membuat para pekerja kesurupan, dengan permintaan dari Genderuwo untuk tidak membangun bangunan sekolah di lahan tersebut. Sebab menurut Genderuwo itu, lahan itu adalah lahan basah yang tidak seharusnya di bangun sekolah. Sehingga Lukas di minta untuk membatalkan rencana dirinya untuk membangun sekolah tersebut.