
Firman terlihat seperti orang linglung di dalam ruangannya. Dia terlihat begitu bingung, tatapannya begitu kosong. Hingga perawat yang berada di ruangan Firman pun berusaha mengajak Firman untuk mengobrol. Namun Firman tak urung berbicara sepatah kata pun.
Perawat itu memancing Firman dengan sebuah gawai. Mungkin Firman akan tertarik pada gawai tersebut. Dia menyalakan gawai itu dengan lagu yang di putar. Tapi Firman tak kunjung merespon apa yang di tunjukkan oleh perawat pria itu pada dirinya. Hingga perawat pria bingung untuk melakukan hal apa lagi untuk membuat Firman merespon keberadaan dari perawat itu.
Perawat itu mencoba menyentuh tubuh Firman, dia berusaha membuat Firman tenang dengan sentuhan yang akan di berikan olehnya. Namun baru juga menyentuh sedikit saja, tangan pegawai itu langsung Firman pukul dengan begitu kerasnya. Sontak pegawai itu terkejut dengan pukulan yang di layangkan oleh Firman pada dirinya. Dia pun merasa begitu kesakitan dengan apa yang di lakukan oleh Firman.
__ADS_1
Firman yang awalnya tak merespon keberadaan dari perawat itu, perlahan langsung marah. Matanya melotot dengan begitu besarnya, Firman bersiap melayangkan pukulan kedua pada perawat itu. Mungkin pukulan itu akan membalas rasa sakit yang ada di dalam diri seorang Firman.
Namun sebelum pukulan dari Firman itu mengenai perawat tadi. Tiba-tiba Firman langsung di buat ketakutan oleh kemunculan dari sosok Sarman yang bersimbah darah. Firman seketika berteriak dengan begitu kerasnya. Dia berlari menjauh dari arwah Sarman tersebut. Hingga perawat yang ada di hadapan Firman di buat kebingungan dengan apa yang terjadi pada seorang Firman.
Arwah Sarman yang hanya bisa di lihat oleh seorang Firman, membuat Firman terus berteriak ketakutan. Dia begitu takut dengan apa yang dia lihat. Sehingga Firman terlihat seperti orang gila di hadapan perawat tersebut.
__ADS_1
Saat perawat itu sudah mendekat ke arah Firman. Dengan segera Firman berlari untuk menghindari arwah gentayangan dari Sarman yang hendak mencekik lehernya. Firman berlari keluar dari dalam ruang perawatan. Dia juga tak henti berteriak untuk melampiaskan ketakutannya tersebut. Dia benar-benar takut dengan arwah gentayangan dari seorang Sarman yang tak henti mengejar dirinya.
Perawat itu terus mengejar Firman yang terus ketakutan dengan arwah gentayangan dari Sarman yang mengejarnya. Perawat itu ingin memastikan Firman dalam keadaan baik-baik saja, dia tidak mengalami hal buruk lainnya. Sehingga Firman harus bisa di pastikan baik-baik saja.
Perawat itu begitu lelah mengejar Firman yang berlari entah ke mana dengan suara teriakan yang cukup kencang. Dia benar-benar ketakutan dengan apa yang ada. Hingga beberapa orang yang melihat kejadian itu langsung iba dengan apa yang terjadi pada Firman. Mereka merasa Firman membutuhkan pertolongan yang lebih untuk bisa kembali membuat dirinya tenang.
__ADS_1
Tak hanya satu perawat saja yang berusaha menenangkan Firman. Ada perawat lain yang juga berusaha menenangkan Firman. Mereka berusaha membantu perawat itu dalam mengendalikan Firman yang tak bisa di kontrol.
Hingga akhirnya Firman kembali masuk ke dalam ruangannya. Dia menutup rapat pintu ruangannya tersebut. Berharap tidak akan ada lagi arwah gentayangan dari Sarman yang menggangu dirinya. Itu yang di harapkan oleh seorang Firman.