
Kegagalan Lutfhi dalam merayu Kosim, telah membuat Lutfhi cukup kesal. Pasalnya kekuatan yang biasa di lakukan oleh Lutfhi untuk membuat seseorang tunduk pada dirinya. Ternyata tidak mempan untuk seorang Kosim. Itu yang membuat Lutfhi terlihat begitu marah, cukup kesal pada genderuwo miliknya sendiri.
Di depan Tini, Lutfhi memaki genderuwo miliknya sendiri. Dia merasa kekuatan genderuwo itu begitu lemah. Sehingga tidak bisa membuat seorang Kosim luluh. Lutfhi pun terus memaki genderuwo miliknya sendiri.
Sampai makian dari seorang Lutfhi justru berujung menjadi petaka bagi dirinya sendiri. Genderuwo itu juga akhirnya marah pada seorang Lutfhi. Dia tak terima dengan hinaan yang di lontarkan oleh Lutfhi pada dirinya. Hingga sebagai balasan pada seorang Lutfhi, genderuwo itu langsung mencekik leher Lutfhi dengan kuatnya.
Genderuwo itu tidak menampakkan wujudnya. Tapi Lutfhi dapat merasakan cekikan kuat dari genderuwo itu di lehernya. Sehingga Lutfhi tak mampu bernapas dengan cekikan kuat dari genderuwo itu pada dirinya sendiri.
__ADS_1
Tini bingung dengan sikap Lutfhi yang terlihat aneh. Dia seperti seseorang yang sedang di cekik, tapi tidak ada orang yang mencekik seorang Lutfhi. Hingga Tini sempat heran dengan yang terjadi pada seorang Lutfhi. Dia pun kebingungan untuk melakukan sesuatu yang bisa menolong suaminya dari cekikan genderuwo miliknya sendiri.
Sementara Lutfhi sudah terlihat semakin lemas dengan cekikan kuat dari genderuwo miliknya tersebut. Dia pun terus memohon pada genderuwo itu untuk segera melepaskan cekikan darinya. Sehingga Lutfhi bisa bernapas dengan normal kembali.
Permohonan maaf Lutfhi di terima oleh genderuwo itu. Dia pun di lepaskan oleh genderuwo tersebut. Hingga Lutfhi bisa kembali bernapas seperti biasanya. Lutfhi pun akhirnya kembali bisa bernapas dengan normal.
Sisa napas Lutfhi, setelah mendapat cekikan kuat. Suara seperti seorang pria dewasa dengan suara berat, tiba-tiba terdengar oleh Lutfhi dan Tini. Keduanya tidak tahu asal suara itu, sebab hanya ada suara. Tidak ada wujud dari sosok manusia atau makhluk. Tapi sudah jelas, asal suara itu yang berasal dari suara genderuwo milik Lutfhi.
__ADS_1
Tini mendekat ke arah Lutfhi yang masih cukup engap di buat oleh genderuwo itu. Mungkin Tini bisa sedikit menenangkan Lutfhi yang terlihat semakin tidak berdaya di buat oleh genderuwo tersebut. Tini pun berusaha membuat Lutfhi kembali tenang dengan sikapnya.
Genderuwo itu mengatakan jika kekuatan tidak mampu mengalahkan kekuatan Al-Qur'an yang menyertai seorang Kosim. Kosim adalah seorang pria yang tak pernah jauh dari Al-Qur'an. Bibirnya selalu basah untuk berdzikir. Sehingga akan sangat sulit bagi genderuwo itu untuk masuk, mempengaruhi seorang Kosim untuk menjual lahannya pada seorang Lutfhi.
Mungkin satu-satunya yang bisa di lakukan oleh genderuwo itu adalah dengan mengganggu usaha Kosim yang di kenal sebagai seorang pengusaha bakso. Lutfhi bisa melakukan sedikit kejahatan pada usaha milik Kosim tersebut. Hingga Kosim bisa rugi, sebelum akhirnya bangkrut.
Jika Kosim sudah bangkrut, tidak mungkin Kosim akan mempertahankan tanah miliknya tersebut. Sudah pasti, Kosim akan menjual tanahnya tersebut pada seorang Lutfhi. Genderuwo itu yakin.
__ADS_1
Ide yang cukup baik, mengingat Kosim akan menjual seluruh tanahnya jika bangkrut. Tanah yang selama ini coba dia pertahankan. Kosim rasa, tanah itu akan sangat berarti ketika dia masih memiliki banyak uang. Beda jika dirinya sudah tidak memiliki uang sama sekali, akan sangat mudah bagi Kosim untuk menjual lahan strategis tersebut pada seorang Lutfhi.