Jimat Warisan

Jimat Warisan
Lutfhi Mencari Seorang Mandor


__ADS_3

Imam adalah seorang mandor berpengalaman yang di kenal memiliki kinerja yang cukup bagus. Imam juga seorang yang cukup amanah dalam menjalankan tugasnya. Sehingga Imam kemungkinan akan di pilih oleh Lutfhi untuk menjadi mandor dalam proyek pembangunan perumahan miliknya. Ini akan menjadi kabar yang cukup baik bagi Imam, tapi dia juga harus memikirkan apakah dia akan bergabung dengan Lutfhi yang di sudah mendapatkan cap buruk dari para warga, akan pesugihan yang di jalani.


Imam awalnya menerima dengan begitu baik permintaan dari Lutfhi untuk menjadi mandor di perumahan yang akan di bangun oleh Lutfhi. Tapi Imam tidak mampu menolak permintaan dari istrinya yang meminta Imam untuk tidak menjadi mandor di perumahan Lutfhi. Dia khawatir Imam akan menjadi tumbal Lutfhi berikutnya.


Lutfhi sedikit kecewa dengan keputusan dari Imam. Dia berharap Imam akan memikirkan ulang keputusan dari dirinya tersebut. Lutfhi meminta Imam untuk bisa lebih berpikir logis lagi. Sehingga dia tidak langsung percaya pada omongan orang-orang akan Lutfhi yang melakukan pesugihan. Lutfhi tidak melakukan hal yang dituduhkan oleh orang-orang.


Namun Imam lebih nurut pada keputusan istrinya. Sekalipun Lutfhi akan menaikkan bayaran seorang Imam. Namun Imam tetap menolak tawaran untuk menjadi mandor di perumahan Lutfhi. Ini sudah menjadi keputusan yang bulat di ambil oleh Imam.

__ADS_1


Apa boleh buat, Lutfhi tidak bisa memaksa Imam untuk menjadi mandor di perumahan miliknya. Walaupun Lutfhi berharap Imam akan menerima tawaran dari Lutfhi tersebut, namun nyatanya Imam menolak tawaran dari Lutfhi itu secara mentah-mentah.


Lutfhi pulang dari rumah Imam dengan tangan kosong. Tidak ada kesepakatan antara Lutfhi dengan Imam. Padahal Lutfhi begitu berharap ada kesepakatan yang di capai antara dirinya dengan Imam. Namun semua itu menjadi nihil, dengan penolakan yang di lakukan oleh istri Imam.


Lutfhi pun harus mencari kandidat lain yang mungkin akan menerima tawaran mandor yang Lutfhi berikan. Tawaran ini seperti akan menjadi tawaran yang paling menguntungkan. Apalagi Lutfhi siap menggaji siapa pun yang bersedia menjadi mandor dengan gaji 2 kali lipat dari gaji yang biasa mereka dapat. Sehingga tidak heran mereka pun akan tertarik pada tawaran yang di ajukan oleh Lutfhi.


Namun satu persatu rumah mandor yang Lutfhi datangi. Tidak ada satu pun yang menerima tawaran dari seorang Lutfhi. Dengan beragam alasan, mereka menolak permintaan dari Lutfhi untuk menjadi mandor di perumahan yang akan di bangun oleh dirinya.

__ADS_1


Tini mencoba menenangkan Lutfhi dengan segelas kopi kesukaannya. Tini meminta Lutfhi untuk tidak terlalu emosi dengan penolakan yang di lakukan oleh beberapa mandor tersebut. Jika tidak ada orang yang mau menjadi mandor di proyek Lutfhi tersebut. Bukan tidak mungkin akan ada mandor di kampung lain yang akan menerima tawaran dari Lutfhi tersebut. Apalagi gaji yang Lutfhi tawarkan cukup besar, sehingga akan sulit bagi mereka untuk menolak tawaran dari Lutfhi pada mereka.


Lutfhi coba kembali optimis. Tapi Lutfhi menduga penolakan yang di lakukan oleh para mandor itu, akibat ulah dari seorang Firman. Mungkin saja Firman telah membuat para mandor itu percaya, jika Lutfhi melakukan pesugihan. Sehingga mereka takut untuk bergabung dengan proyek yang akan di buat oleh Lutfhi.


Apa yang Lutfhi pikirkan, hampir sama dengan apa yang Tini pikirkan juga. Tini juga mengira Firman di balik penolakan yang di lakukan oleh para mandor itu. Sebab Firman selama ini memang di indikasikan memiliki kebencian pada Tini dan Lutfhi. Apalagi Tini baru saja ribut dengan istri Firman. Hal yang sangat wajar untuk mengarahkan persepsi semuanya pada Firman. Dia adalah orang di balik semuanya, sehingga Firman harus di mintai pertanggungjawaban atas semuanya ini.


Lutfhi pun berniat untuk melabrak balik Firman. Bagi Lutfhi apa yang di lakukan oleh Firman sudah sangat kelewatan. Sehingga Lutfhi harus segera memberikan pelajaran bagi seorang Firman. Jika di hari kemarin Firman berani mendatangi rumah Lutfhi. Kenapa Lutfhi tidak berani juga untuk mendatangi Firman yang yang menginap di rumah ibunya tersebut.

__ADS_1


Tak hanya Lutfhi seorang, Tini pun ikut bersama dengan Lutfhi untuk mengutarakan kekesalannya pada seorang Firman. Bagi Tini Firman bukan sosok kakak yang baik. Dia adalah sosok monster yang selalu berusaha menghancurkan usaha dari Tini dan Lutfhi. Sehingga Tini dan Lutfhi begitu kesal dengan apa yang di lakukan oleh Firman pada mereka berdua.


Tini dan Lutfhi gagal bertemu dengan Firman dan istrinya. Beberapa menit sebelum kedatangan dari Lutfhi dan Tini, Firman lebih dulu pergi bersama dengan istrinya. Lutfhi pun begitu kecewa tidak dapat memberikan pelajaran bagi seorang Firman. Apalagi Firman adalah orang yang cukup kuat, sehingga tidak bisa di santet oleh Lutfhi dengan Genderuwo yang di miliki olehnya.


__ADS_2