Jimat Warisan

Jimat Warisan
Demo


__ADS_3

Hasutan Tini di warung benar-benar membuat seluruh warga percaya akan sosok kuntilanak yang mungkin saja akan meneror mereka. Tini mengatakan jika kedua anak Firman masih ada di kampung tersebut. Bukan tidak mungkin kuntilanak itu akan datang ke kampung untuk melakukan teror pada setiap warga kampung.


Beberapa warga yang khawatir dengan kuntilanak peliharaan Firman. Mendatangi kediaman dari pak RT. Kedatangan mereka tak lain untuk meminta pak RT mengusir dua anak Firman yang masih ada di rumah Ima. Mereka khawatir jika keberadaan dari kedua anak Firman akan menimbulkan kekacauan bagi seluruh warga kampung.


Pak RT menerima semua aspirasi yang di sampaikan oleh setiap warga. Namun dia belum bisa memutuskan untuk mengusir kedua anak Firman yang di anggap akan membawa petaka bagi warga kampung. Dia berharap para warga untuk tidak terburu-buru menyimpulkan semuanya. Sebab banyak hal yang harus di pertimbangkan oleh pak RT.

__ADS_1


Apa yang di sampaikan oleh pak RT bukan menjadi keinginan dari para warga. Mereka menginginkan pak RT segera mengusir kedua anak Firman dari kampungnya. Mungkin itu akan jadi solusi paling baik yang seharusnya di lakukan oleh pak RT. ini akan membuat semuanya menjadi lebih baik, bahkan jauh lebih baik lagi. Sehingga tidak akan ada orang yang akan menjadi korban dari kuntilanak Firman tersebut.


Melihat keributan yang terjadi di luar rumahnya. Rosmitha yang awalnya sedang mengerjakan beberapa pekerjaan dari pamannya, terlihat penasaran dengan apa yang terjadi. Mungkin saja Rosmitha bisa membantu pamannya dalam menenangkan para warga yang mulai anarkis tersebut. Dia pun siap membantu pamannya dalam memenangkan para warga yang terus mendesak pak RT.


Akhirnya para warga pun mulai tertib dengan apa yang di sampaikan oleh Rosmitha. Mereka mulai tak anarkis lagi, mengingat Rosmitha mengatakan hal tersebut dengan begitu tegasnya. Dia mengatakan hal yang sangat tegas pada seluruh warga. Itu yang membuat warga menjadi yakin.

__ADS_1


Satu persatu warga itu mulai meninggalkan rumah pak RT. Demo yang di lakukan oleh para warga pun berakhir dengan damai. Tidak ada kerusuhan seperti yang di harapkan oleh Tini. Pendemo yang di dominasi oleh kaum ibu itu berjalan dengan begitu tertib. Tidak sesuai dengan harapan seorang Tini yang menginginkan adanya huru-hara yang terjadi di rumah pak RT, sehingga kedua anak Firman pun akan di usir paksa.


Pak RT pun begitu berterima kasih pada Rosmitha yang merupakan keponakannya. Dia merasa Rosmitha layak menjadi seorang pemimpin, di mana Rosmitha memiliki sebuah ketegasan yang begitu baik. Penguasaan bahasa serta gaya tubuhnya juga begitu baik. Itu yang membuat pak RT yakin Rosmitha akan menjadi salah seorang pemimpin di masa mendatang. Entah menjadi seorang kepala desa, bupati bisa juga seorang gubernur. Namun tak menutup kemungkinan menjadi seorang presiden. Mengingat Rosmitha memiliki sosok yang tegas serta bijak, itu menjadi modal kuat dari seorang pemimpin di masa depan.


Rosmitha hanya tersenyum dengan pujian dari pamannya tersebut. Dia merasa apa yang di sampaikan oleh pamannya sedikit berlebihan. Tapi jika memang itu menjadi sebuah kenyataan di masa mendatang. Mengapa tidak, Rosmitha menyukai apa yang dia sukai di hari ini. Itu yang membuat dia yakin dengan apa yang di katakan oleh pamannya.

__ADS_1


__ADS_2