
Sehari sebelum Sandi kembali ke sekolah. Lukas sudah menyempatkan diri untuk datang ke sekolah. Kedatangan dari Lukas tak lain adalah untuk membuat semua teman-teman Sandi tidak memojokkan seorang Sandi. Lukas mengatakan jika Sandi sangat berusaha untuk bisa keluar dari tekanan yang di hadapi olehnya saat ini.
Lukas begitu berharap para guru serta seluruh siswa bisa menerima seorang Sandi sebagai teman mereka. Tidak mengingatkan Sandi akan ayahnya. Sehingga Sandi bisa sekolah dengan baiknya. Tidak akan ada tekanan yang besar untuk Sandi.
Seluruh guru tentunya setuju dengan apa yang di minta oleh seorang Lukas. Begitu juga para murid yang siap menerima seorang Lukas apa adanya. Tidak ada yang akan mengingatkan seorang Sandi akan apa kesalahan dari ayahnya. Semuanya akan melupakan kesalahan yang telah di lakukan oleh ayahnya. Tidak akan ada orang yang menghina Sandi dengan apa yang di lakukan oleh Firman.
__ADS_1
Sandi yang awalnya ragu saat berada di depan gerbang sekolah. Langsung merasa senang, saat ada seorang teman yang dahulu begitu jahat pada seorang Sandi. Dia pun menerima Sandi apa adanya. Tidak mempersoalkan apa yang telah di lakukan oleh seorang Firman yang melakukan pesugihan terhadap sosok kuntilanak.
Sandi dan temannya itu masuk ke dalam ruang kelas. Di mana sudah ada banyak teman Sandi yang siap menyambut kedatangan dari Sandi ke sekolah. Mereka sudah tidak sabar untuk menerima kedatangan dari Sandi. Hingga Sandi akan merasa senang dengan apa yang akan terjadi. Dia tidak akan merasa terpinggirkan lagi dengan apa yang pernah di rasakan oleh dirinya beberapa hari yang lalu. Itu yang di harapkan oleh seorang Sandi.
Masuk ke ruang kelas, Sandi langsung di kejutkan oleh pemandangan meriah yang di lakukan oleh seluruh teman-temannya. Mereka menghias seluruh ruang kelas dengan pita dan balon. Hingga ruang kelas pun terlihat begitu cantik. Tak hanya itu, ada juga sebuah pita bertuliskan nama seorang Sandi. Di mana nama itu menjadi nama yang begitu indah dengan sebuah pita yang di hiasi lampu yang menyala berwarna-warni.
__ADS_1
Sambutan dari gurunya juga begitu membuat Sandi merasa senang. Dia memeluk Sandi dengan begitu eratnya. Hingga Sandi merasa telah kembali di terima di sekolah dengan baiknya oleh seluruh warga sekolah.
"Selamat datang kembali Sandi di sekolah kita. Ini akan jadi pengalaman yang baik untuk kamu. Ibu harap kamu akan merasa senang. Sehingga kamu akan merasa lebih bahagia lagi." ujar guru kelas.
"Terima kasih Bu. Saya begitu senang dengan apa yang telah di berikan oleh Ibu guru dan teman-teman. Ini begitu berarti untuk saya. Sangat luar biasa untuk Saya. Semoga teman-teman akan menerima Saya dengan baiknya." ucap Sandi dengan mata berkaca-kaca.
__ADS_1
"Petang di kota Kendari. Kota Kendari dekat Palu. Selamat datang duhai Sandi. Kita semua sangat rindu." ujar salah seorang siswa.
Sontak semua siswa pun langsung menyoraki salah seorang siswa yang melemparkan pantun pada Sandi itu. Pantun itu memang mewakili seluruh siswa yang begitu merindukan sosok Sandi yang di kenal pandai dalam bermain sepakbola tersebut.