Jimat Warisan

Jimat Warisan
Lutfhi Mengguna-guna Ibu Baim


__ADS_3

Kecewa dengan Baim yang enggan kembali bekerja di proyeknya. Lutfhi pun mulai menyusun rencana baru untuk Baim. Ini sepertinya akan menjadi rencana yang cukup bagus untuk dirinya. Baim kali ini tidak akan berkutik sama sekali dengan apa yang akan di lakukan oleh dirinya tersebut. Baim harus kembali bekerja di proyek itu sebagai tumbal proyek.


Lutfhi pun mulai menaruh photo dari ibu Baim di atas sebuah tumpukan tanah. Ibu kandung dari Baim itu siap Lutfhi santet dengan media tanah. Di mana nantinya tubuh ibu kandung Baim akan hitam lebam layaknya tanah.


Lutfhi tak hanya menyiapkan tanah saja. Namun dia juga menyiapkan sebuah arang yang berada di atas tanah tersebut. Arang yang sudah Lutfhi bakar itu, akan menjadi media untuk Lutfhi membakar ibu dari Baim. Lutfhi senang dengan apa yang di lakukan oleh dirinya. Itu akan menjadi sebuah pembalasan yang cukup pedih bagi seorang Baim.

__ADS_1


Selain arang dan tanah, Lutfhi juga menyiapkan kelapa muda dan sebuah baju kotor. Ini akan menjadi santet mujarab bagi ibu Baim. Mengingat Lutfhi menyiapkan semuanya dengan begitu baik. Dia membuat semuanya menjadi seperti sebuah santet yang pedih. Sehingga Lutfhi akan membuat ibu Baim itu tidak dapat di obati dengan siapapun. Hingga Baim akan memohon pada Lutfhi untuk bisa membawa ibunya itu berobat ke tempat yang mahal.


Tini setuju dengan apa yang hendak di lakukan oleh Lutfhi. Bagi Tini ini adalah rencana yang cukup baik. Sehingga Tini dan Lutfhi bisa membalas semua perbuatan dari seorang Baim terhadap mereka berdua.


"Aku pikir ini adalah rencana yang baik Sayang. Dia akan kebingungan untuk membawa ibunya berobat. Sehingga solusi terakhir tentu akan meminta pekerjaan itu pada kamu." ujar Tini.

__ADS_1


Lutfhi mulai membaca ajian yang akan di gunakan untuk melakukan guna-guna tersebut. Dia terlihat begitu khusyuk dalam membaca ajian yang akan di kirim untuk ibu Baim. Ini harus menjadi ajian yang manjur untuk ibu Baim. Sehingga dia akan merasakan hal yang tidak akan pernah di pikirkan sebelumnya.


Tini yang hanya melihat Lutfhi melakukan ritual, terlihat sudah tidak sabar menunggu kabar yang akan terjadi pada ibu dari Baim. Mungkin besok akan menjadi berita yang menghebohkan. Semuanya akan membicarakan perihal penyakit aneh yang akan menimpa ibu Baim. Penyakit yang akan membuat ibunya menderita parah.


Tidak terlalu lama bagi seorang Lutfhi untuk melakukan ritual. Ini adalah ritual yang biasa saja. Sehingga Lutfhi membaca ajian dengan sangat baik. Dia pun tak sabar untuk membuat ibu kandung dari Baim menderita dengan guna-guna yang di kirim oleh dirinya. Guna-guna yang akan membuat tubuh ibu Baim menjadi hitam lebam.

__ADS_1


"Aku pikir besok bukan hanya berita heboh yang akan terjadi. Tapi hal buruk mungkin saja akan terjadi. Itu adalah akibat dari kesombongan seorang Baim. Dia harus menerima akibatnya. Jika dia tidak menerima akibatnya, maka dia harus menjadi tumbal proyek terlebih dahulu." ujar Lutfhi dengan wajah liciknya.


"Aku pun akan setia mendengarkan orang-orang yang akan bercerita perihal ibu si Baim tersebut. Ibunya akan menjadi seorang yang pesakitan, akibat ulah dari Lutfhi." Tutup Tini.


__ADS_2