
Kekayaan yang telah di dapat Lutfhi hasil dari pemujaan pada genderuwo di dalam keris miliknya. Tidak serta merta membuat Lutfhi puas. Rasanya menjadi orang kaya, tapi tidak memiliki jabatan yang tinggi. Masih cukup kurang bagi seorang Lutfhi. Dia pun berniat menjadi seorang pebisnis sama seperti beberapa orang kaya yang selama ini mengunakan jasanya untuk membeli tanah warga.
Lutfhi begitu percaya diri, sebab dia merasa dengan bantuan genderuwo yang ada di dalam keris. Semua usaha dari Lutfhi itu akan berjalan dengan mudah. Tidak akan ada rintangan berat yang mungkin saja akan di hadapi oleh Lutfhi di hari-hari mendatang.
__ADS_1
Lutfhi mengutarakan keinginannya itu saat sedang sarapan bersama dengan Tini dan kedua anaknya. Lutfhi pun mulai begitu berambisi untuk menjadi seorang pebisnis properti yang kaya raya. Tidak hanya kaya, tapi Lutfhi juga akan menjadi seorang yang terkenal. Mungkin poster wajahnya akan di pajang di setiap sudut jalan. Ucapannya akan di percaya sebagai sebuah kebenaran. Hingga hidupnya akan di anggap lebih baik daripada orang baik sebenarnya. Itu yang ingin di dapat oleh Lutfhi ketika menjadi seorang pebisnis terkenal nantinya.
Usulan dari Lutfhi itu sebenarnya masih belum di yakini oleh Tini dengan sepenuh hati. Tini masih kurang yakin dengan kemampuan bisnis seorang Lutfhi yang masih di level bawah. Sehingga Tini meminta Lutfhi untuk tidak bermacam-macam dengan semua itu. Bagi Tini, Lutfhi sudah menjadi seorang makelar tanah saja sudah cukup. Tini bisa mendapatkan semua yang dia inginkan dengan bisnis makelar tanah yang di jalani oleh Lutfhi. Tanpa harus menjadi seorang pebisnis properti yang sukses seperti yang Lutfhi inginkan.
__ADS_1
Tapi Lutfhi tetap tidak peduli dengan ucapan dari Tini. Dia tetap memantapkan hatinya untuk menjadi seorang pebisnis properti yang sukses. dimana dia siap memulai bisnisnya dengan membangun perumahan yang murah bagi warga. Sehingga dengan perumahan itu Lutfhi akan bisa membuat sebuah bisnis baru nantinya.
Lutfhi pun berjanji untuk bisa melakukan bisnis tersebut sebaik mungkin. Sehingga tidak akan membuat bisnis itu menjadi rugi. Justru sebaliknya, Lutfhi siap membuat bisnis itu akan semakin berkembang dengan baik. Dimana Lutfhi akan semakin menjadi orang kaya dan terkenal di kampungnya. Bahkan mungkin di daerahnya. Nama Lutfhi akan di agungkan oleh beberapa orang yang menganggap kesusksesan seorang Lutfhi itu adalah sebuah kerja keras yang di lakukan oleh Lutfhi.
__ADS_1
Restu Tini sudah Lutfhi dapat. Kini Lutfhi pun tinggal menghubungi salah satu rekannya yang mengajak untuk berbisnis tersebut. Lutfhi begitu bahagia saat mengabarkan jika Lutfhi akan menjadi investor dari rencananya temannya tersebut. Mungkin modal milyaran rupiah akan di rogoh dari dompet Lutfhi untuk memodali proyek perumahan yang di gagas oleh temannya tersebut.
Hal pertama yang di lakukan oleh Lutfhi tentu adalah melakukan pemindahan uang pada temannya tersebut. Lutfhi yang terbujuk rayu dari temannya tersebut. Tanpa berpikir panjang, langsung mengirim sejumlah uang pada rekan bisnisnya tersebut. Lutfhi yang bernafsu untuk menjadi seorang pebisnis, sudah tidak menggunakan logikanya lagi. Dia hanya ingin keinginan dan cita-cita yang selama ini di milikinya dapat terwujud. Menjadi seorang pebisnis sukses di masa depan.
__ADS_1